Terkuak, Faktor Ini yang Bikin Sejumlah Anggota FPI Memilih Jadi Teroris

Trigger Netmedia - 5 Februari 2021
Terkuak, Faktor Ini yang Bikin Sejumlah Anggota FPI Memilih Jadi Teroris
Anggota Densus 88 membawa terduga teroris dari Makasar setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2/2021) - (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

triggernetmedia.com – Pengamat Intelijen dan Terorisme Universitas Indonesia (UI) Ridwan Habib, membeberkan faktor-faktor yang membuat sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) aktif berafiliasi dengan kelompok teroris.

Salah satu faktornya karena mereka tak puas dengan garis perjuangan FPI.

 

“Rata-rata mereka tidak puas dengan organisasi yang ada merasa terlibat lebih jauh buat senjata berperang. Sehingga mereka tidak menemukan itu di FPI,” kata Ridwan saat dihubungi Suara.com, Jumat (5/2/2021).

Ridwan mengatakan, puncak sejumlah anggota FPI berafiliasi dengan kelompok teroris yakni pada saat euforia kemunculan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2015.

Namun, setelah diketahui garis perjuangan ISIS membunuh sesama muslim, FPI berpaling.

“Nah akhirnya mereka kemudian berbaiat. Tetapi setelah ISIS terbukti membunuh sesama muslim, FPI kemudian lewat Habib Rizieq Shihab saat itu 2017 atau 2016 akhir memilih untuk meninggalkan ISIS,” tuturnya.

Sejumlah anggota FPI yang terlanjur berbaiat dengan jaringan teroris ISIS kemudian lebih memilih berpindah organisasi dari FPI ke kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Lebih lanjut, Ridwan menyampaikan, kekinian sudah tidak ada lagi anggota teroris aktif dalam organisasi FPI. Pasalnya, mereka merasa garis perjuangan FPI berbeda dengan ISIS.

“FPI melakukan demonstrasi terbuka, melakukan seminar, melakukan kajian terbuka yang itu bukan cara-cara ISIS gitu loh. Cara-cara ISIS, cara-cara tertutup yang tidak mau melakukan kompromi dengan siapa pun termasuk dengan pemerintah apalagi,” katanya.

 

Sebelumnya, 26 terduga teroris dari Makassar dan Gorontalo dibawa ke Jakarta. Sebagain dari mereka disebut anggota FPI.

 

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, tujuh terduga teroris ditangkap di Gorontalo. Sedangkan, sisanya ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan.

“19 anggota yang tertangkap, semua terlibat atau menjadi anggota dari FPI di Makassar. Mereka sangat aktif dalam kegiatan-kegiatan FPI yang ada di Makassar,” kata Rusdi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (4/2/2021).

Menurut Rusdi, tujuh terduga teroris yang ditangkap di Gorontalo merupakan kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah atau JAD yang dikenal dengan Ikhwan Pahuwato. Mereka diduga terafiliasi dengan kelompok ISIS.

“Mereka telah mempersiapkan diri melakukan latihan fisik, latihan bela diri, kemudian latihan memanah, melempar pisau, dan juga latihan menembak senapan angin. Dan tentunya kelompok ini punya kemampuan untuk merakit bom,” ungkapnya.

Kemudian, 19 terduga teroris yang ditangkap di Makassar juga diketahui merupakan kelompok teroris jaringan JAD yang terafiliasi dengan ISIS. Kelompok mereka, salah satunya terlibat dalam aksi bom Gereja Katedral Zulu di Filipina pada 2019.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Sektor Pertanian Tumbuh di Tengah Pandemi, Indonesia Terpilih Jadi Anggota FAO 2021-2024

Sektor Pertanian Tumbuh di Tengah Pandemi, Indonesia Terpilih Jadi Anggota FAO 2021-2024

Ekonomi   Headline   Internasional   Maritim   Nasional   News
Ramai Wacana Jokowi Tiga Periode, Gerindra: Belum Waktunya Ngomong Pilpres

Ramai Wacana Jokowi Tiga Periode, Gerindra: Belum Waktunya Ngomong Pilpres

Headline   Nasional   News   Politik   Sorotan
Jelang Vonis Rizieq di Kasus RS UMMI, PA 212 Kirim Surat Terbuka ke PN Jaktim, Ini Isinya

Jelang Vonis Rizieq di Kasus RS UMMI, PA 212 Kirim Surat Terbuka ke PN Jaktim, Ini Isinya

Headline   News   Sorotan   Sospolhukam
DPR Minta Pemerintah Kaji Matang Opsi Lockdown untuk Tekan Laju Covid-19

DPR Minta Pemerintah Kaji Matang Opsi Lockdown untuk Tekan Laju Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ultah ke-60 Tahun, Jokowi Tetap Kerja Seperti Biasa, Tak Ada Perayaan di Istana

Ultah ke-60 Tahun, Jokowi Tetap Kerja Seperti Biasa, Tak Ada Perayaan di Istana

Headline   Nasional   News   Politik   Sorotan
Info Terbaru Kartu Prakerja Gelombang 18: Kuota, Syarat dan Tata Cara Registrasi

Info Terbaru Kartu Prakerja Gelombang 18: Kuota, Syarat dan Tata Cara Registrasi

Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik
Hari Ini Eks Mensos Juliari akan Digugat Warga Korban Korupsi Bansos Corona

Hari Ini Eks Mensos Juliari akan Digugat Warga Korban Korupsi Bansos Corona

Headline   Kesra   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Hasil Copa America 2021: Venezuela Tahan Imbang Ekuador 2-2

Hasil Copa America 2021: Venezuela Tahan Imbang Ekuador 2-2

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Kasus Aktif Naik, Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Juga Menurun

Kasus Aktif Naik, Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Juga Menurun

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Timnas Basket Indonesia Hantam Thailand di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021

Timnas Basket Indonesia Hantam Thailand di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com