triggernetmedia.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalimantan Barat Samuel mengatakan bulan suci Ramadhan tahun ini tinggal menghitung hari. Ditengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) terus berupaya memenuhi kebutuhan bahan pokok di Kalimantan Barat.
Pihaknya pun bersama pihak terkait telah mengupayakan sebanyak 1500 ton gula pasir impor didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok selama Ramadhan di Kalbar.
“Ternyata gula impor baru bisa didatangkan ke kalbar pada minggu ini, untuk tahap awal yang sedang proses bongkar sebanyak kurang lebih 1500 ton,” ujar Samuel di Pontianak, Senin (20/4/2020).
Samuel berharap kelangkaan gula berangsur teratasi dan akan menurun seiring didatangkannya gula di Kalbar.
“Sekarang yang sudah bongkar sudah didistribusikan,” jelasnya.
Setelah pendistribusian, akan ada lagi pendistribusian kembali untuk memastikan aman hingga hari Raya Idul Fitri. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan kapan pendistribusian selanjutnya akan datang.
“Karena antri di produsen gula. Sehingga belum bisa dipastikan kapan persisnya. Kemudian harga untuk saat ini belum bisa sesuai HET (read; harga eceran tertinggi). Karena pasokan gula belum normal,” ucap Samuel.
Dhesta




