<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Widiyanti Putri Wardhana Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/widiyanti-putri-wardhana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/widiyanti-putri-wardhana/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Oct 2026 02:27:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.7</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Widiyanti Putri Wardhana Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/widiyanti-putri-wardhana/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenpar Jajaki Pengembangan Pesawat Amfibi, Perluas Akses Wisata ke Pulau Terpencil</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/10/21/kemenpar-jajaki-pengembangan-pesawat-amfibi-perluas-akses-wisata-ke-pulau-terpencil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 02:27:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pesona Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Traveling & Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[konektivitas pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat amfibi]]></category>
		<category><![CDATA[Santai Seaplane]]></category>
		<category><![CDATA[seaplane Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Widiyanti Putri Wardhana]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bali]]></category>
		<category><![CDATA[wisata pulau terpencil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=137468</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong peningkatan konektivitas menuju destinasi wisata pesisir dan pulau-pulau terpencil guna mempercepat pemerataan pembangunan sektor pariwisata di Indonesia. Salah satu langkah yang tengah dijajaki adalah pengembangan layanan pesawat amfibi atau seaplane melalui kerja sama dengan Santai Seaplane, bagian dari Seaplane Asia. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, kondisi geografis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/10/21/kemenpar-jajaki-pengembangan-pesawat-amfibi-perluas-akses-wisata-ke-pulau-terpencil/">Kemenpar Jajaki Pengembangan Pesawat Amfibi, Perluas Akses Wisata ke Pulau Terpencil</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>triggernetmedia.com –</p>
<p data-pm-slice="1 1 []">Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong peningkatan konektivitas menuju destinasi wisata pesisir dan pulau-pulau terpencil guna mempercepat pemerataan pembangunan sektor pariwisata di Indonesia.</p>
<p>Salah satu langkah yang tengah dijajaki adalah pengembangan layanan pesawat amfibi atau <em>seaplane</em> melalui kerja sama dengan Santai Seaplane, bagian dari Seaplane Asia.</p>
<p>Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan inovasi transportasi yang mampu menjangkau kawasan wisata dengan akses terbatas.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran layanan pesawat amfibi berpotensi menjadi solusi untuk menghubungkan destinasi wisata terpencil dengan pusat-pusat transportasi utama secara lebih efektif dan efisien.</p>
<p>“Geografi kepulauan Indonesia yang luas membutuhkan solusi transportasi yang inovatif dan fleksibel. Kemitraan dengan Santai Seaplane memungkinkan destinasi pesisir terpencil terhubung secara lebih efisien dengan pusat-pusat transportasi utama, membuka peluang baru bagi pariwisata bernilai tinggi dan mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat kepulauan,” ujar Widiyanti dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).</p>
<p>Layanan pesawat amfibi tersebut diproyeksikan menjadi alternatif transportasi bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan pesisir dan kepulauan yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun penerbangan konvensional.</p>
<p>Berbeda dengan pesawat pada umumnya, pesawat amfibi memiliki kemampuan untuk melakukan pendaratan di perairan sehingga dapat menjangkau destinasi yang belum memiliki infrastruktur bandar udara memadai.</p>
<p>Pengoperasian awal layanan ini direncanakan dimulai dari Bali pada 2026. Sejumlah lokasi juga tengah dijajaki sebagai titik pendaratan di perairan, antara lain Benoa di Bali, Pantai Sira dan Mandalika di Lombok, Labuan Bajo, Kepulauan Kangean, Maluku Utara, serta Danau Toba.</p>
<p>Selain itu, Kementerian Pariwisata mendorong penjajakan pembukaan rute menuju Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. Pengembangan akses transportasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan, termasuk menjelang penyelenggaraan konferensi kuliner yang direncanakan berlangsung pada 2027.</p>
<p>Sementara itu, CEO Santai Seaplane Wirmandi Sugriat menyampaikan bahwa pengembangan jaringan penerbangan pesawat amfibi diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan untuk menjelajahi berbagai destinasi unggulan Indonesia.</p>
<p>Tidak hanya mempermudah mobilitas wisatawan, layanan tersebut juga diharapkan memberikan peluang bagi pelaku usaha pariwisata dan masyarakat lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.</p>
<p>Peningkatan konektivitas antardestinasi dinilai berpotensi mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal, meningkatkan aktivitas perjalanan ke sejumlah kawasan wisata, sekaligus memperbesar dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.</p>
<p>Kendati demikian, pengembangan jaringan penerbangan pesawat amfibi tersebut masih berada dalam tahap persiapan dan penjajakan rute sebelum dapat direalisasikan secara operasional.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/10/21/kemenpar-jajaki-pengembangan-pesawat-amfibi-perluas-akses-wisata-ke-pulau-terpencil/">Kemenpar Jajaki Pengembangan Pesawat Amfibi, Perluas Akses Wisata ke Pulau Terpencil</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisatawan Nusantara ke Bali Menurun saat Nataru 2025, Jawa Justru Meningkat</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/12/27/wisatawan-nusantara-ke-bali-menurun-saat-nataru-2025-jawa-justru-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 09:58:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[# kunjungan wisata]]></category>
		<category><![CDATA[# wisatawan nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca dan pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[jawa barat]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[menteri pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru 2025]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata bali]]></category>
		<category><![CDATA[pulau jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Widiyanti Putri Wardhana]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata domestik.]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=129709</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah mencatat terjadinya penurunan kunjungan wisatawan nusantara ke Bali selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Penurunan tersebut terjadi di tengah meningkatnya pergerakan wisata domestik di sejumlah wilayah lain, khususnya di Pulau Jawa. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, data pergerakan wisata menunjukkan adanya perubahan pola perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/12/27/wisatawan-nusantara-ke-bali-menurun-saat-nataru-2025-jawa-justru-meningkat/">Wisatawan Nusantara ke Bali Menurun saat Nataru 2025, Jawa Justru Meningkat</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pemerintah mencatat terjadinya penurunan kunjungan wisatawan nusantara ke Bali selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Penurunan tersebut terjadi di tengah meningkatnya pergerakan wisata domestik di sejumlah wilayah lain, khususnya di Pulau Jawa.</p>
<p data-start="484" data-end="740">Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, data pergerakan wisata menunjukkan adanya perubahan pola perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun. Bali masih menjadi tujuan utama wisata domestik, namun pertumbuhannya tidak sekuat daerah lain.</p>
<p data-start="742" data-end="911">“Untuk Bali, wisatawan mancanegara tetap meningkat hingga 6,8 juta orang, dengan target sekitar 7 juta kunjungan,” kata Widiyanti di Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).</p>
<p data-start="913" data-end="1120">Widiyanti mengakui, kunjungan wisatawan nusantara ke Bali mengalami koreksi dibandingkan periode sebelumnya. Menurut dia, sejumlah faktor turut memengaruhi keputusan masyarakat untuk bepergian selama Nataru.</p>
<p data-start="1122" data-end="1231">“Wisatawan nusantara sedikit menurun, kemungkinan dipengaruhi oleh informasi cuaca dan faktor lain,” ujarnya.</p>
<p data-start="1233" data-end="1395">Sebaliknya, pergerakan wisata domestik di luar Bali menunjukkan tren positif. Beberapa provinsi di Pulau Jawa mencatat peningkatan kunjungan selama libur panjang.</p>
<p data-start="1397" data-end="1525">“Pergerakan wisata di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta justru meningkat cukup signifikan,” kata Widiyanti.</p>
<p data-start="1527" data-end="1738">Meski demikian, pemerintah menilai penurunan kunjungan wisatawan nusantara ke Bali masih dalam batas wajar. Koreksi kunjungan disebut hanya sekitar 2 persen dan tidak mengganggu aktivitas pariwisata secara umum.</p>
<p data-start="1740" data-end="1804">“Bali tetap ramai meskipun ada penurunan kecil,” ujar Widiyanti.</p>
<p data-start="1806" data-end="2003">Pemerintah menilai dinamika tersebut mencerminkan redistribusi perjalanan wisata domestik. Masyarakat dinilai mulai memilih destinasi alternatif yang lebih dekat atau menawarkan pengalaman berbeda.</p>
<p data-start="2005" data-end="2236">Sementara itu, Bali tetap menjadi penyumbang utama kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pemerintah optimistis target kunjungan wisatawan asing secara nasional tetap tercapai meskipun terjadi fluktuasi pada wisata domestik.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/12/27/wisatawan-nusantara-ke-bali-menurun-saat-nataru-2025-jawa-justru-meningkat/">Wisatawan Nusantara ke Bali Menurun saat Nataru 2025, Jawa Justru Meningkat</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pariwisata Bisa Jadi Penopang Ekonomi Indonesia Hadapi Tarif Trump</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/04/07/pariwisata-bisa-jadi-penopang-ekonomi-indonesia-hadapi-tarif-trump/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 06:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[menteri pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Dagang]]></category>
		<category><![CDATA[tarif dagang]]></category>
		<category><![CDATA[Tarif Resiprokal]]></category>
		<category><![CDATA[Tarif Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Widiyanti Putri Wardhana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=122973</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menekankan bahwa sektor pariwisata bisa menjadi alat pertahanan ekonomi nasional dalam menghadapi tekanan eksternal akibat kebijakan tarif dagang yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada sejumlah negara. Sebelumnya diketahui, AS telah menetapkan biaya barang impor atau tarif resiprokal dari Indonesia senilai 32 persen, angka tersebut termasuk yang tinggi untuk negara-negara di Asia. Merespons [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/04/07/pariwisata-bisa-jadi-penopang-ekonomi-indonesia-hadapi-tarif-trump/">Pariwisata Bisa Jadi Penopang Ekonomi Indonesia Hadapi Tarif Trump</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/menteri-pariwisata">Menteri Pariwisata</a> (Menpar) <a href="https://www.suara.com/tag/widiyanti-putri-wardhana">Widiyanti Putri Wardhana</a> menekankan bahwa sektor pariwisata bisa menjadi alat pertahanan ekonomi nasional dalam menghadapi tekanan eksternal akibat kebijakan <a href="https://www.suara.com/tag/tarif-dagang">tarif dagang</a> yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada sejumlah negara.</p>
<p>Sebelumnya diketahui, AS telah menetapkan biaya barang impor atau <a href="https://www.suara.com/tag/tarif-resiprokal">tarif resiprokal</a> dari Indonesia senilai 32 persen, angka tersebut termasuk yang tinggi untuk negara-negara di Asia.</p>
<p>Merespons kebijakan Pemerintahan Donald Trump tersebut, Widiyanti meyakini bahwa Indonesia akan mampu mengoptimalisasi potensi besar pada sektor pariwisata sebagai sumber devisa utama yang bebas dari hambatan perdagangan.</p>
<p>Menurut keyakinannya, sektor pariwisata tidak terdampak kebijakan perdagangan luar negeri Amerika Serikat.</p>
<p>“Ketika ekspor barang terkena tarif tinggi, kita harus melihat sektor lain yang bisa menjadi penyeimbang. Pariwisata adalah bentuk ekspor jasa yang tidak terganggu oleh kebijakan tarif dagang,” ujar Widiyanti dalam keterangannya, dikutip Senin (7/4/2025).</p>
<p>Salah satu upaya yang bisa dilakukan Kemenpar dari sektor pariwisata, yakni dengan menarik lebih banyak wisatawan asing datang ke Indonesia.</p>
<p>“Dengan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, kita dapat menjaga stabilitas rupiah dan cadangan devisa,” katanya.</p>
<p>Langkah-langkah yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut kemudian dibeberkan Menpar Widiyanti.</p>
<p>Hal tersebut bertujuan untuk mengajak para pemangku kepentingan di sektor pariwisata dengan memperhatikan tiga strategi utama dalam menghadapi dinamika perdagangan global yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini.</p>
<p>Pertama, pariwisata sebagai ‘ekspor jasa’ Penyeimbang. Widiyanti mengingatkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam, seni budaya, dan kreativitas masyarakat yang berpotensi inheren sangat tinggi.</p>
<p>Namun, menurutnya, persebaran 13,9 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia saat ini masih sangat terpusat di destinasi tertentu dan belum merata.</p>
<p><strong>Memanfaatkan Peluang</strong></p>
<p>Lantaran itu, ia meminta pelaku usaha pariwisata di seluruh daerah untuk bisa memanfaatkan peluang dari perubahan dinamika global untuk menggiatkan Indonesia sebagai destinasi wisata dunia.</p>
<p>Selain itu, kesiapan destinasi, produk wisata, usaha pariwisata, tenaga kerja, hingga promosi yang terarah perlu diupayakan secara terintegrasi.</p>
<p>Kemudian yang kedua, yakni optimalisasi UMKM dan ekonomi lokal penyedia jasa pariwisata.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, Kemenpar mengingatkan bahwa seluruh pemangku kepentingan, potensi pariwisata Indonesia yang luas, tidak hanya terbatas di destinasi tertentu saja, tetapi juga dimulai dari kawasan perdesaan.</p>
<p>Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk mendistribusikan manfaat ekonomi secara merata dan mengurangi ketergantungan terhadap sektor ekspor manufaktur yang kini mulai terkena dampak <a href="https://www.suara.com/tag/tarif-trump">Tarif Trump</a>.</p>
<figure class="image"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/08/15/78932-tempat-wisata-di-labuan-bajo.jpg" alt="Tempat Wisata di Labuan Bajo (pexels.com/@iqxazmi)" width="653" height="366" /><figcaption>Tempat Wisata di Labuan Bajo (pexels.com/@iqxazmi)</figcaption></figure>
<p>Ketiga, fokus pada pengembangan ‘<em>high-quality tourism</em>‘. Dalam hal ini, pelaku usaha pariwisata di semua destinasi diminta tidak hanya mengejar jumlah kunjungan wisatawan saja.</p>
<p>Namun juga mengusahakan adanya pengalaman wisata yang berkualitas sehingga bisa menarik pengeluaran berwisata lebih tinggi.</p>
<p>Berdasarkan data historis yang dimiliki Kemenpar menunjukkan, bahwa segmen wisatawan yang rela mengeluarkan biaya untuk pengalaman wisata berkualitas relatif memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap fluktuasi harga global.</p>
<p>Kemenpar juga mengidentifikasi bahwa ruang bagi pelaku usaha pariwisata Indonesia untuk mengembangkan sejumlah langkah tersebut masih terbuka luas.</p>
<p>“Dengan langkah-langkah ini, saya optimistis bahwa sektor pariwisata tidak hanya mampu menopang perekonomian nasional di tengah tekanan eksternal, tetapi juga menjadikan Indonesia sebagai destinasi unggulan di kancah global,” kata Widiyanti.</p>
<p>Untuk diketahui kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) menurut Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Oktober 2024 mencapai 11,6 juta kunjungan.</p>
<p>Kemudian wisatawan nusantara (wisnus), jumlah pergerakan pada Januari hingga Oktober 2024 mencapai 839,4 juta perjalanan dan diyakini akan bertumbuh hingga akhir tahun.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/04/07/pariwisata-bisa-jadi-penopang-ekonomi-indonesia-hadapi-tarif-trump/">Pariwisata Bisa Jadi Penopang Ekonomi Indonesia Hadapi Tarif Trump</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
