<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wasit Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/wasit/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/wasit/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Jun 2024 05:06:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Wasit Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/wasit/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suhu Hampir 100 Derajat, Wasit Copa America Pingsan Kepanasan di Laga Peru vs Kanada</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/06/26/suhu-hampir-100-derajat-wasit-copa-america-pingsan-kepanasan-di-laga-peru-vs-kanada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2024 05:06:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[# copa america 2024]]></category>
		<category><![CDATA[# Humberto Panjoj]]></category>
		<category><![CDATA[pingsan]]></category>
		<category><![CDATA[Wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=113613</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Asisten wasit pertandingan antara Peru dan Kanada di ajang Copa America 2024 pingsan akibat cuaca panas dan lembab yang melanda Children’s Mercy Park di Kansas City, Rabu (26/6/2024) pagi WIB. Humberto Panjoj yang berasal dari Guatemala ambruk di penghujung babak pertama. Beruntung, kiper Kanada, Maxime Crépeau sigap melihat kejadian itu dan segera memberi tahu wasit utama, Mario Escobar, untuk meminta [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/06/26/suhu-hampir-100-derajat-wasit-copa-america-pingsan-kepanasan-di-laga-peru-vs-kanada/">Suhu Hampir 100 Derajat, Wasit Copa America Pingsan Kepanasan di Laga Peru vs Kanada</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Asisten <a href="https://www.suara.com/tag/wasit">wasit</a> pertandingan antara Peru dan Kanada di ajang <a href="https://www.suara.com/tag/copa-america-2024">Copa America 2024</a> <a href="https://www.suara.com/tag/pingsan">pingsan</a> akibat cuaca panas dan lembab yang melanda Children’s Mercy Park di Kansas City, Rabu (26/6/2024) pagi WIB.</p>
<p><a href="https://www.suara.com/tag/humberto-panjoj">Humberto Panjoj</a> yang berasal dari Guatemala ambruk di penghujung babak pertama. Beruntung, kiper Kanada, Maxime Crépeau sigap melihat kejadian itu dan segera memberi tahu wasit utama, Mario Escobar, untuk meminta bantuan medis.</p>
<p>Merujuk <em>New York Times</em>, suhu udara di stadion saat itu mencapai 32 derajat Celcius (91 derajat Fahrenheit), dengan suhu terasa mencapai 38 derajat Celcius (101 derajat Fahrenheit) dan kelembaban udara 51%.</p>
<p>Kondisi ini memang dianggap tidak bersahabat bagi para pemain dan official pertandingan.</p>
<p>Panjoj sempat ditangani di pinggir lapangan dan terlihat bisa berdiri sejenak. Namun, demi keamanan, ia akhirnya ditandu keluar lapangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Posisi Panjoj kemudian digantikan oleh Ricardo Fabian Baren Cordova dari Ekuador saat babak kedua dimulai.</p>
<p>Menariknya, sebagian besar lapangan selama babak pertama tertutup bayangan dari tribun penonton. Sayangnya, sisi lapangan tempat Panjoj bertugas saat itu tidak terkena bayangan tersebut.</p>
<p>Akibat sengatan panas, penonton di sisi barat stadion pun berbondong-bondong mencari tempat duduk yang teduh pada saat jeda pertandingan.</p>
<p>CONMEBOL, selaku penyelenggara Copa America 2024 di Amerika Serikat, telah mengeluarkan protokol untuk menghadapi cuaca panas. Hal ini wajar mengingat beberapa stadion penyelenggara berpotensi dilanda suhu dan kelembaban yang tinggi.</p>
<p>Dari 14 stadion yang digunakan, delapan di antaranya merupakan stadion terbuka yang terpapar langsung oleh terik matahari.</p>
<p>Sebelumnya, bek Uruguay, Ronald Araujo, terpaksa ditarik keluar lapangan saat pertandingan pembuka melawan Panama. Pemain berusia 25 tahun itu mengalami dehidrasi akibat cuaca panas.</p>
<p>Araujo yang bermain penuh di babak pertama pertandingan yang dimenangkan Uruguay 3-1 tersebut mengaku kepalanya masih terasa pusing setelah laga usai. Tekanan darahnya turun dan dokter memvonis ia tidak bisa melanjutkan pertandingan karena dehidrasi.</p>
<p>Untungnya, pada laga Peru vs Kanada, tidak ada pemain yang mengalami hal serupa dengan Araujo. Kanada berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 berkat gol Jonathan David di babak kedua. Kemenangan ini diraih setelah Peru harus bermain dengan 10 pemain usai Miguel Araujo mendapat kartu merah.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/06/26/suhu-hampir-100-derajat-wasit-copa-america-pingsan-kepanasan-di-laga-peru-vs-kanada/">Suhu Hampir 100 Derajat, Wasit Copa America Pingsan Kepanasan di Laga Peru vs Kanada</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ferarri Anggap Keputusan Wasit Janggal usai Anulir Golnya ke Gawang Uzbekistan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/04/30/ferarri-anggap-keputusan-wasit-janggal-usai-anulir-golnya-ke-gawang-uzbekistan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 18:57:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[# Muhammad Ferarri]]></category>
		<category><![CDATA[# Piala Asia U-23 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia U-23]]></category>
		<category><![CDATA[uzbekistan]]></category>
		<category><![CDATA[Wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=110306</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Timnas Indonesia U-23 harus menerima kekalahan 0-2 melawan Uzbekistan dalam laga semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Senin (29/4/2024) malam WIB. Bek Garuda Muda Muhammad Ferarri merasa janggal dengan beberapa keputusan wasit di laga ini setelah golnya tak disahkan wasit. Timnas Indonesia U-23 memang tampil tidak seperti ketika bersua Korea Selatan di perempat final. Sejak awal laga, Garuda [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/04/30/ferarri-anggap-keputusan-wasit-janggal-usai-anulir-golnya-ke-gawang-uzbekistan/">Ferarri Anggap Keputusan Wasit Janggal usai Anulir Golnya ke Gawang Uzbekistan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/timnas-indonesia-u-23">Timnas Indonesia U-23</a> harus menerima kekalahan 0-2 melawan <a href="https://www.suara.com/tag/uzbekistan">Uzbekistan</a> dalam laga semifinal <a href="https://www.suara.com/tag/piala-asia-u-23-2024">Piala Asia U-23 2024</a> di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Senin (29/4/2024) malam WIB.</p>
<p>Bek Garuda Muda <a href="https://www.suara.com/tag/muhammad-ferarri">Muhammad Ferarri</a> merasa janggal dengan beberapa keputusan <a href="https://www.suara.com/tag/wasit">wasit</a> di laga ini setelah golnya tak disahkan wasit.</p>
<p>Timnas Indonesia U-23 memang tampil tidak seperti ketika bersua Korea Selatan di perempat final. Sejak awal laga, Garuda Muda sudah ditekan oleh pemain-pemain Uzbekistan.</p>
<p>Sempat menahan imbang Uzbekistan 0-0 sampai babak pertama selesai, Muhammad Ferarri sempat mencetak gol pada menit 61. Sayangnya, gol pemain Persija Jakarta itu dianggap offside oleh wasit usai cek VAR.</p>
<p>Setelah itu, Uzbekistan justru mencetak gol pada menit ke-68. Khusayin Norchaev mencatatkan namanya di papan skor. Kemudian, Uzbekistan menggandakan keunggulan setelah Pratama Arhan mencetak gol bunuh diri.</p>
<p>“Setelah saya mencetak gol, padahal saya masih bisa dibilang beruntung untuk hari ini. Tapi ada kejanggalan bagi saya dari pihak wasit yang tidak menguntungkan buat kita,” kata Ferarri dalam wawancaranya bersama AFC usai laga.</p>
<figure class="image"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/04/29/77553-muhammad-ferarri-timnas-indonesia-u-23.jpg" alt="Ekspresi bek Timnas Indonesia U-23, Muhammad Ferarri (tengah) pada laga semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024) malam WIB. [KARIM JAAFAR / AFP]" width="653" height="366" /><figcaption>Ekspresi bek Timnas Indonesia U-23, Muhammad Ferarri (tengah) pada laga semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024) malam WIB. [KARIM JAAFAR / AFP]</figcaption></figure>
<p>Namun, ia tidak mau terlalu menyalahkan kepemimpinan pengadil lapangan tersebut. Masih ada pertandingan selanjutnya untuk mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024.</p>
<p>Garuda Muda –julukan Timnas Indonesia U-23– akan berlaga dalam perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024. Lawannya adalah tim yang kalah dari laga antara Jepang vs Irak yang bertanding dini hari nanti.</p>
<p>“Tapi ke depannya kita untuk peringkat ketiga kita bakal berusaha untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade Paris,” jelasnya.</p>
<p>“Kita sudah bermain bagus, tapi hanya keberuntungan yang tidak ada di kita,” pungkas pemain yang juga anggota Polri itu.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/04/30/ferarri-anggap-keputusan-wasit-janggal-usai-anulir-golnya-ke-gawang-uzbekistan/">Ferarri Anggap Keputusan Wasit Janggal usai Anulir Golnya ke Gawang Uzbekistan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpin Laga Timnas Indonesia U-23 Kontra Uzbekistan, Wasit Shen Yinhao Jadi Sorotan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/04/30/pimpin-laga-timnas-indonesia-u-23-kontra-uzbekistan-wasit-shen-yinhao-jadi-sorotan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 18:53:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[# Piala Asia U-23 2024]]></category>
		<category><![CDATA[# shen yinhao]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia U-23]]></category>
		<category><![CDATA[uzbekistan]]></category>
		<category><![CDATA[Wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=110303</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Timnas Indonesia U-23 dikalahkan Uzbekistan 2-0 di laga semifinal Piala Asia U-23 2024 yang digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024) malam WIB. Pada menit ke-68, Uzbekistan berhasil mencetak gol melalui tendangan Khusain Norchaev. Gol tersebut bermula dari umpan Mukhammadkodir Khamraliev dari sisi kiri pertahanan timnas Indonesia U-23. Uzbekistan berhasil memperbesar keunggulan mereka pada menit ke-86. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/04/30/pimpin-laga-timnas-indonesia-u-23-kontra-uzbekistan-wasit-shen-yinhao-jadi-sorotan/">Pimpin Laga Timnas Indonesia U-23 Kontra Uzbekistan, Wasit Shen Yinhao Jadi Sorotan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com –</strong><strong> </strong><a href="https://www.suara.com/tag/timnas-indonesia-u-23">Timnas Indonesia U-23</a> dikalahkan <a href="https://www.suara.com/tag/uzbekistan">Uzbekistan</a> 2-0 di laga semifinal <a href="https://www.suara.com/tag/piala-asia-u-23-2024">Piala Asia U-23 2024</a> yang digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024) malam WIB.</p>
<p>Pada menit ke-68, Uzbekistan berhasil mencetak gol melalui tendangan Khusain Norchaev.</p>
<p>Gol tersebut bermula dari umpan Mukhammadkodir Khamraliev dari sisi kiri pertahanan timnas Indonesia U-23.</p>
<p>Uzbekistan berhasil memperbesar keunggulan mereka pada menit ke-86. Arhan, dengan kesalahan dalam memprediksi arah bola yang liar, tanpa sengaja membuat gawang Ernando bergetar sekali lagi.</p>
<p>Kekalahan timnas Indonesia U-23 semakin menyakitkan karena diiringi oleh dua kontroversi. Berikut ulasannya.</p>
<p><strong>1. Gol Ferarri Dianulir</strong></p>
<figure class="image"><img decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/04/29/47719-muhammad-ferarri-timnas-indonesia.jpg" alt="Bek Indonesia Muhammad Ferarri (2 kiri) dijaga oleh gelandang Uzbekistan Umarali Rakhmonaliev (kiri) saat ia mencoba mencetak gol pada pertandingan semifinal Piala Asia U23 AFC Qatar 2024 antara Indonesia dan Uzbekistan di Stadion Abdullah Bin Khalifa di Doha pada bulan April 29 Agustus 2024.KARIM JAAFAR / AFP" width="653" height="366" /><figcaption>Bek Indonesia Muhammad Ferarri (2 kiri) dijaga oleh gelandang Uzbekistan Umarali Rakhmonaliev (kiri) saat ia mencoba mencetak gol pada pertandingan semifinal Piala Asia U23 AFC Qatar 2024 antara Indonesia dan Uzbekistan di Stadion Abdullah Bin Khalifa di Doha pada bulan April 29 Agustus 2024.KARIM JAAFAR / AFP</figcaption></figure>
<p>Pada menit ke-61, Timnas Indonesia U-23 berhasil membuka keunggulan.</p>
<p>Gol tersebut dipicu oleh tendangan keras Marselino Ferdinan dari luar kotak penalti.</p>
<p>Meskipun kiper Uzbekistan berhasil menghalau bola, namun bola langsung disambar oleh Ferarri untuk mencetak gol.</p>
<p>Tidak lama kemudian, <a href="https://www.suara.com/tag/wasit">wasit</a> <a href="https://www.suara.com/tag/shen-yinhao">Shen Yinhao</a> melakukan pemeriksaan VAR.</p>
<p>Setelah itu, gol Ferarri dibatalkan karena Sananta tercatat dalam posisi offside sebelum gol tercipta.</p>
<p><strong>2. Rizky Ridho Kartu Merah</strong></p>
<figure class="image"><img decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/04/29/83825-rizky-ridho-timnas-indonesia.jpg" alt="Bek Indonesia Rizky Ridho (kanan) mengawal penyerang Uzbekistan Ulugbek Khoshimov pada pertandingan semifinal Piala Asia U23 AFC Qatar 2024 antara Indonesia dan Uzbekistan di Stadion Abdullah Bin Khalifa di Doha pada 29 April 2024.KARIM JAAFAR / AFP" width="653" height="366" /><figcaption>Bek Indonesia Rizky Ridho (kanan) mengawal penyerang Uzbekistan Ulugbek Khoshimov pada pertandingan semifinal Piala Asia U23 AFC Qatar 2024 antara Indonesia dan Uzbekistan di Stadion Abdullah Bin Khalifa di Doha pada 29 April 2024.KARIM JAAFAR / AFP</figcaption></figure>
<p>Pada menit ke-82, wasit sekali lagi melakukan peninjauan VAR terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh Rizky Ridho terhadap Jasurbek Jaloliddinov.</p>
<p>Akibat pelanggaran tersebut, wasit kemudian memberikan kartu merah kepada Rizky Ridho, yang juga merupakan kapten timnas Indonesia U-23.</p>
<p>Selain dua hal itu, Shin Tae-yong juga sempat diganjar kartu kuning karena dianggap melakukan protes berlebihan.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/04/30/pimpin-laga-timnas-indonesia-u-23-kontra-uzbekistan-wasit-shen-yinhao-jadi-sorotan/">Pimpin Laga Timnas Indonesia U-23 Kontra Uzbekistan, Wasit Shen Yinhao Jadi Sorotan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Piala Asia U-23: Timnas Indonesia Dibungkam Qatar Dua Gol Tanpa Balas</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/04/16/piala-asia-u-23-timnas-indonesia-dibungkam-qatar-dua-gol-tanpa-balas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2024 21:02:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[# hasil piala asia u-23]]></category>
		<category><![CDATA[# Ivar Jenner]]></category>
		<category><![CDATA[# Nasrullah Kabirov]]></category>
		<category><![CDATA[# Piala Asia U-23]]></category>
		<category><![CDATA[# Rizky Ridho]]></category>
		<category><![CDATA[# Sananta]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[timnas indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=109586</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan dua gol tanpa balas dari Qatar di matchday pertama Grup A Piala Asia U-23 2024 yang berlangsung di Stadion Jassim Bin Hamad, Senin (16/4/2024) malam WIB. Di laga tersebut, tidak sedikit keputusan wasit Nasrullah Kabirov yang dinilai merugikan Timnas Indonesia. Keputusan berbau kontroversi tersebut pun memaksa Indonesia bermain dengan sembilan pemain di babak kedua usai Ivar Jenner dan Ramadhan Sananta di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/04/16/piala-asia-u-23-timnas-indonesia-dibungkam-qatar-dua-gol-tanpa-balas/">Piala Asia U-23: Timnas Indonesia Dibungkam Qatar Dua Gol Tanpa Balas</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/timnas-indonesia">Timnas Indonesia</a> U-23 menelan kekalahan dua gol tanpa balas dari <a href="https://www.suara.com/tag/qatar">Qatar</a> di matchday pertama Grup A <a href="https://www.suara.com/tag/piala-asia-u-23">Piala Asia U-23</a> 2024 yang berlangsung di Stadion Jassim Bin Hamad, Senin (16/4/2024) malam WIB.</p>
<p>Di laga tersebut, tidak sedikit keputusan <a href="https://www.suara.com/tag/wasit">wasit</a> <a href="https://www.suara.com/tag/nasrullah-kabirov">Nasrullah Kabirov</a> yang dinilai merugikan Timnas Indonesia. Keputusan berbau kontroversi tersebut pun memaksa Indonesia bermain dengan sembilan pemain di babak kedua usai <a href="https://www.suara.com/tag/ivar-jenner">Ivar Jenner</a> dan Ramadhan <a href="https://www.suara.com/tag/sananta">Sananta</a> di usir keluar lapangan.</p>
<p>Dengan hasil ini, Qatar untuk sementara memuncaki Grup A dengan tiga poin. Sementara Indonesia berada di posisi juru kunci dengan nol poin.</p>
<p>Gagal mendulang poin, di laga kedua Timnas Indonesia akan menghadapi Australia pada Kamis (18/4/2024).</p>
<figure class="image"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/04/16/88330-marselino-ferdinan-timnas-indonesia.jpg" alt="Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Marselino Ferdinan (kanan) membayangi pergerakan dari pesepak bola Timnas U-23 Qatar Saifeldeen Hassan Fadlalla (kiri) pada Kualifikasi Grup A Piala Asia U-23 2024 di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Qatar, Senin (15/4/2024). ANTARA FOTO/HO-PSSI/mrh/YU " width="653" height="366" /><figcaption>Pesepak bola Timnas U-23 Indonesia Marselino Ferdinan (kanan) membayangi pergerakan dari pesepak bola Timnas U-23 Qatar Saifeldeen Hassan Fadlalla (kiri) pada Kualifikasi Grup A Piala Asia U-23 2024 di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Qatar, Senin (15/4/2024). ANTARA FOTO/HO-PSSI/mrh/YU</figcaption></figure>
<p>Jalannya Pertandingan</p>
<p>Sepuluh menit pertandingan berjalan, aliran bola dikuasai Qatar. Namun, tuan rumah kesulitan bongkar pertahanan Timnas Indonesia U-23.</p>
<p>Timnas Indonesia U-23 tidak cuma bertahan. Percobaan lewat serangan balik dilakukan, tapi memang belum berhasil menembus pertahanan Qatar.</p>
<p>Hingga menit ke-15, sisi kanan pertahanan Timnas Indonesia U-23 yang diisi Ilham Rio Fahmi beberapa kali menjadi titik lemah. Untungnya setiap ancaman yang datang berhasil diredam.</p>
<p>Lemparan Pratama Arhan hampir berbuah gol pada menit ke-25. Sayang, tandukan Muhammad Ferarri mudah saja ditangkap Yousef Abdullah.</p>
<p>Memasuki menit ke-35, Timnas Indonesia U-23 mulai mengimbangi permainan lawan. Peluang emas didapat pada menit ke-38. Sayangnya, tendangan melengkung Rafael Struick dimentahkan tiang gawang.</p>
<p>Qatar mendapat hadiah penalti pada menit ke-45 usai mengecek VAR. <a href="https://www.suara.com/tag/rizky-ridho">Rizky Ridho</a> dianggap melakukan pelanggaran kepada pemain lawan di kotak terlarang.</p>
<p>Bergerak mundur dan menabrak pemain lawan, kapten Timnas Indonesia itu terlihat mengibaskan tangan ke wajah penyerang Qatar. Wasit pun tanpa ragu menunjuk titik putih usai melihat layar VAR.</p>
<p>Khaled Ali yang dipercaya sebagai algojo berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-0. Ernando Ari mati langkah lantaran bola melaju ke arah berlawanan.</p>
<p>Skor 1-0 untuk keunggulan Qatar bertahan hingga turun minum.</p>
<p>Babak kedua baru dimulai, Timnas Indonesia U-23 harus bermain dengan 10 pemain. Ivar Jenner diganjar kartu kuning kedua setelah dianggap melanggar pemain Qatar yang membuat sang pemain harus mandi lebih cepat.</p>
<p>Dikeluarkannya Ivar membuat STY mengubah komposisi pemain. Komang Teguh ditarik keluar dan digantikan oleh Nathan Tjoe-A-On.</p>
<p>Qatar menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-54. Tembakan free-kick Ahmed Al Rawi masuk ke dalam gawang yang dikawal Ernando Ari.</p>
<p>Kalah skor dan jumlah pemain tidak membuat Timnas Indonesia U-23 mengendurkan serangan. Namun, memang sulit sekali menyerang lantaran kokohnya pertahanan lawan.</p>
<p>Marselino Ferdinan hampir saja mencetak gol pada menit ke-62. Sayang bola hasil tendangan jarak jauhnya ditepis oleh Yousef Abdullah.</p>
<p>Sampai dengan menit ke-75 masih belum ada gol tambahan. Beberapa kali wasit Nasrullah Kabirov membuat keputusan kontroversial yang merugikan Timnas Indonesia U-23.</p>
<p>Pemain-pemain Qatar juga mulai menguji mental bermain Timnas Indonesia U-23 dengan melambatkan permainan. Beberapa kali mereka tidur-tiduran di lapangan demi mengulur waktu pertandingan.</p>
<p>Timnas Indonesia U-23 harus berlaga dengan sembilan pemain di menit 95. Ramadhan Sananta diusir wasit karena dianggap melakukan pelanggaran, menginjak kaki pemain Qatar saat berebut bola.</p>
<p>Di sisa waktu pertandingan, upaya yang dilakukan anak asuh Shin Tae-yong tidak membuahkan hasil. Hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan skor 2-0 untuk kemenangan Qatar bertahan.</p>
<p>Susunan Pemain</p>
<p>Qatar U-23 (4-2-3-1): Yousef Abdullah; Saifeldeen Hassan, Mohamed Emad, Alhashmi Mohialdi, Abdulla Al Yazidi; Moustafa Tarek, Naif Alhadhrami, Mahdi Salem, Jassem Gaber; Khaled Ali, Ahmed Alrawi.</p>
<p>Pelatih: Ilidio Vale.</p>
<p>Timnas Indonesia U-23 (3-5-2): Ernando Ari; Muhammad Ferarri, Rizky Ridho, Komang Teguh; Rio Fahmi, Arkhan Fikri, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, Rafael Struick.</p>
<p>Pelatih: Shin Tae-yong.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/04/16/piala-asia-u-23-timnas-indonesia-dibungkam-qatar-dua-gol-tanpa-balas/">Piala Asia U-23: Timnas Indonesia Dibungkam Qatar Dua Gol Tanpa Balas</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menguntit Pusat Pelatihan Wasit Piala Dunia 2022, Keputusan yang Tepat dan Keadilan Dimulai dari Sini</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/11/20/menguntit-pusat-pelatihan-wasit-piala-dunia-2022-keputusan-yang-tepat-dan-keadilan-dimulai-dari-sini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2022 11:09:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=87841</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pagi itu para wasit Piala Dunia 2022 berkumpul untuk sesi latihan terakhir jelang dimulainya pesta sepak bola terbesar di jagad raya, Minggu 20 November 2022. Mereka mempersiapkan segala sesuatu di Stadion Klub Olahraga Qatar, tempat pelatihan wasit elit FIFA. Pelatihan wasit terakhir itu dibantu oleh Michael Oliver dari Inggris, Antonio Miguel Mateu Lahoz dari Spanyol dan Danny Makkelie [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/11/20/menguntit-pusat-pelatihan-wasit-piala-dunia-2022-keputusan-yang-tepat-dan-keadilan-dimulai-dari-sini/">Menguntit Pusat Pelatihan Wasit Piala Dunia 2022, Keputusan yang Tepat dan Keadilan Dimulai dari Sini</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pagi itu para <a href="https://www.suara.com/tag/wasit">wasit</a> <a href="https://www.suara.com/tag/piala-dunia-2022">Piala Dunia 2022</a> berkumpul untuk sesi latihan terakhir jelang dimulainya pesta sepak bola terbesar di jagad raya, Minggu 20 November 2022. Mereka mempersiapkan segala sesuatu di Stadion Klub Olahraga Qatar, tempat pelatihan wasit elit <a href="https://www.suara.com/tag/fifa">FIFA</a>.</p>
<p>Pelatihan wasit terakhir itu dibantu oleh Michael Oliver dari Inggris, Antonio Miguel Mateu Lahoz dari Spanyol dan Danny Makkelie dari Belanda.</p>
<p>Tugas para pemain itu membuat kesalahan. Mereka didorong untuk melakukan pelanggaran hingga menarik baju.</p>
<p>Sorotan kemudian pada wasit untuk membuat keputusan yang tepat dan memberikan hukuman yang tepat.</p>
<figure class="image"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/20/81607-wasit-piala-dunia-2022-di-camp-pelatihan-di-stadion-klub-olahraga-qatar-afp.jpg" alt="Wasit Piala Dunia 2022 di camp pelatihan di Stadion Klub Olahraga Qatar. (AFP)" width="653" height="366" /><figcaption>Wasit Piala Dunia 2022 di camp pelatihan di Stadion Klub Olahraga Qatar. (AFP)</figcaption></figure>
<p>“Ini adalah bagian terakhir dari persiapan kami dan lebih kepada mengulangi apa yang sudah kami lakukan. Keseragaman itu penting,” kata Makkelie, dikutip dari <a href="https://www.espn.com/soccer/qatar/story/4806520/qatar-coach-felix-sanchez-on-bribery-claims-the-internet-is-very-dangerous"><strong>BBC</strong></a>.</p>
<p>“Tapi suhunya sangat tinggi, kelembabannya juga, jadi ini tentang membiasakan semuanya termasuk fasilitasnya,” tambahnya.</p>
<p>“Tentu saja ada tekanan. Tidak ada panggung yang lebih besar, tapi Anda harus memperlakukannya sama. Itu 11 lawan 11, penonton dan stadion. Saya mencoba melupakan berapa banyak orang yang menonton, saya mencoba melupakan betapa pentingnya permainan ini karena jika Anda terlalu memikirkannya, Anda akan menambah tekanan.”</p>
<figure class="image"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/20/39933-wasit-piala-dunia-2022-di-camp-pelatihan-di-stadion-klub-olahraga-qatar-afp.jpg" alt="Wasit Piala Dunia 2022 di camp pelatihan di Stadion Klub Olahraga Qatar. (AFP)" width="653" height="366" /><figcaption>Wasit Piala Dunia 2022 di camp pelatihan di Stadion Klub Olahraga Qatar. (AFP)</figcaption></figure>
<p>Ada 129 wasit pertandingan dari 47 negara di turnamen tersebut – termasuk enam wanita. Terlebih di Piala Dunia 2022 Qatar menjadi pertama kalinya seorang wanita menjadi wasit pertandingan Piala Dunia pria senior.</p>
<p>Salah satu wasit wanita, Salima Mukansanga sangat menyadari peran yang akan dia mainkan saat dia memimpin permainan yang ditugaskan kepadanya. Terutama dengan latar belakang perdebatan yang sedang berlangsung di Timur Tengah tentang hak-hak perempuan.</p>
<p>“Keputusan selalu keputusan. Dan itu harus diambil. Jadi menjadi perempuan di sini tidak masalah. Yang penting performa,” kata dia.</p>
<figure class="image"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/20/27301-wasit-piala-dunia-2022-di-camp-pelatihan-di-stadion-klub-olahraga-qatar-afp.jpg" alt="Wasit Piala Dunia 2022 di camp pelatihan di Stadion Klub Olahraga Qatar. (AFP)" width="653" height="366" /><figcaption><a href="https://www.suara.com/tag/wasit">Wasit</a> <a href="https://www.suara.com/tag/piala-dunia-2022">Piala Dunia 2022</a> di camp pelatihan di Stadion Klub Olahraga Qatar. (AFP)</figcaption></figure>
<p>Tugas wasit di Piala Dunia 2022 ini makin terbantu. Karena ada VAR, akan ada lebih banyak kamera dan sensor, hingga teknologi offside semi-otomatisnya.</p>
<p>Lalu juga penempatan microchip di dalam bola dan melacak pemain. Ini lah yang memudahkan wasit menentukan pelanggaran.</p>
<p>“Teknologi yang kami miliki luar biasa,” kata Beath. “Mungkin ada penundaan, tapi keseimbangan yang bagus antara akurasi dan kecepatan,” kata dia.</p>
<figure class="image"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/20/59659-wasit-piala-dunia-2022-di-camp-pelatihan-di-stadion-klub-olahraga-qatar-afp.jpg" alt="Wasit Piala Dunia 2022 di camp pelatihan di Stadion Klub Olahraga Qatar. (AFP)" width="653" height="366" /><figcaption>Wasit Piala Dunia 2022 di camp pelatihan di Stadion Klub Olahraga Qatar. (AFP)</figcaption></figure>
<p> </p>
<p><strong>Piala Dunia 2022 Qatar Dimulai Hari Ini</strong></p>
<p>Piala Dunia 2022 Qatar dimulai hari ini, Minggu 20 November 2022. Ini merupakan pesta sepak bola dunia yang pertama kali digelar di daratan Timur Tengah yang mempunyai cuaca panas. Selain itu, Piala Dunia 2022 digelar di akhir tahun, bukan di pertengahan tahun, Mei, Juni atau Juli.</p>
<p>Piala Dunia 2022 Qatar akan digelar selama 29 hari, lebih singkat dari biasanya. Laga pembuka hari ini akan menggelar laga Timnas Qatar dan Ekuador di Stadion Al Bayt, Al Khor. Final akan diadakan pada 18 Desember 2022, Hari Nasional Qatar.</p>
<p>Piala Dunia 2022 banyak menampilkan kontroversi. Di antaranya perlakuan Qatar terhadap pekerja migran, hak asasi manusia yang buruk, diskriminasi terhadap orang LGBT. Selain itu iklim Qatar yang panas.</p>
<p>Bahkan mantan Presiden <a href="https://www.suara.com/tag/fifa">FIFA</a> Sepp Blatter telah dua kali mengatakan bahwa memberikan hak tuan rumah Qatar adalah sebuah “kesalahan”.</p>
<p>Seperti dinukil dari laman s<a href="https://www.suara.com/bola/2022/11/20/114500/intip-pusat-pelatihan-wasit-piala-dunia-2022-keputusan-yang-tepat-dan-keadilan-dimulai-dari-sini?page=all"><em>uara.com</em></a>, sebanyak 32 tim akan bertanding memperebutkan trofi Piala Dunia 2022.</p>
<p> </p>
<p><strong>Lokasi Pertandingan : </strong></p>
<p>Grup A, B, E, F: Al Bayt Stadium, Khalifa International Stadium, Al Thumama Stadium, Ahmad bin Ali Stadium</p>
<p>Grup C, D, G, H: Lusail Iconic Stadium, Stadium 974, Education City Stadium, Al Janoub Stadium</p>
<p>Pemenang <a href="https://www.suara.com/tag/piala-dunia-2022">Piala Dunia 2022</a> akan mendapatkan total hadiah 440 juta dolar AS. Ini lebih besar 40 juta dolar AS dari Piala Dunia sebelumnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/11/20/menguntit-pusat-pelatihan-wasit-piala-dunia-2022-keputusan-yang-tepat-dan-keadilan-dimulai-dari-sini/">Menguntit Pusat Pelatihan Wasit Piala Dunia 2022, Keputusan yang Tepat dan Keadilan Dimulai dari Sini</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PSSI Dalami 6 Keputusan Kontroversial Wasit di Liga 1, Termasuk Laga Persija Vs Arema FC</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/10/20/pssi-dalami-6-keputusan-kontroversial-wasit-di-liga-1-termasuk-laga-persija-vs-arema-fc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2021 14:02:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Superliga]]></category>
		<category><![CDATA[Arema]]></category>
		<category><![CDATA[bri liga 1]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Iriawan]]></category>
		<category><![CDATA[Oki Dwi Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Persija]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Wasit]]></category>
		<category><![CDATA[wasit kontroversial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=60681</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – PSSI akan segera menindaklanjuti keputusan-keputusan kontroversial wasit di sepanjang gelaran BRI Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021. Salah satunya adalah kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra di laga Persija Jakarta vs Arema FC di Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021). Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan telah menugaskan Ketua Komite Wasit, Ahmad Riyadh untuk melakukan evaluasi terhadap wasit yang dinilai bermasalah. Akan ada penelusuran yang dilakukan terlebih dahulu sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/20/pssi-dalami-6-keputusan-kontroversial-wasit-di-liga-1-termasuk-laga-persija-vs-arema-fc/">PSSI Dalami 6 Keputusan Kontroversial Wasit di Liga 1, Termasuk Laga Persija Vs Arema FC</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/pssi">PSSI</a> akan segera menindaklanjuti keputusan-keputusan kontroversial <a href="https://www.suara.com/tag/wasit">wasit</a> di sepanjang gelaran <a href="https://www.suara.com/tag/bri-liga-1">BRI Liga 1</a> 2021/2022 dan Liga 2 2021. Salah satunya adalah kepemimpinan wasit <a href="https://www.suara.com/tag/oki-dwi-putra">Oki Dwi Putra</a> di laga <a href="https://www.suara.com/tag/persija">Persija</a> Jakarta vs <a href="https://www.suara.com/tag/arema">Arema</a> FC di Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021).</p>
<p>Ketua Umum PSSI, <a href="https://www.suara.com/tag/mochamad-iriawan">Mochamad Iriawan</a> telah menugaskan Ketua Komite Wasit, Ahmad Riyadh untuk melakukan evaluasi terhadap wasit yang dinilai bermasalah. Akan ada penelusuran yang dilakukan terlebih dahulu sebelum memberikan keputusan.</p>
<div>
<p>Jika terbukti bersalah, wasit tersebut tinggal menunggu sanksi sesuai dengan tingkat kesalahan dari mulai diistirahatkan beberapa pertandingan, diturunkan menjadi wasit di Liga 2, hingga diberhentikan dari tugas.</p>
</div>
<figure class="image"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://media.suara.com/pictures/original/2021/10/20/89582-oki-dwi-putra.jpg" alt="Pesepak bola Barito Putera Beni Okto (kedua kiri) beradu mulut dengan wasit Oki Dwi Putra saat bertanding melawan Bhayangkara FC pada laga lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (3/10/2021). Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Bhayangkara FC dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp." width="653" height="366" /><figcaption>Pesepak bola Barito Putera Beni Okto (kedua kiri) beradu mulut dengan wasit Oki Dwi Putra saat bertanding melawan Bhayangkara FC pada laga lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (3/10/2021). Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Bhayangkara FC dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.</figcaption></figure>
<p>“Kesalahan fatal ini jika tindakan wasit ini bisa mengubah pertandingan. Misal seharusnya kedudukan 1-1, tetapi karena kesalahan wasit bisa menjadi 2-1,” kata Ahmad Riyadh dalam rilisnya, Rabu (20/10/2021).</p>
<p>“PSSI ingin agar semua wasit yang bertugas di Liga 1 dan 2 lebih fokus sehingga tidak ada kesalahan elementer yang kemudian menjadi respons negatif dari klub, netizen, sponsor, bahkan pemerintah,” terangnya.</p>
<p>Riyadh memastikan sanksi nanti akan mengacu aturan dari FIFA, AFC, dan AFF. Selain di BRI Liga 1, komite wasit juga menelusuri putusan kontroversi di Liga 2 2021.</p>
<p>“Kalau human error, itu bisa dibina. Kecuali jika ditemukan indikasi match fixing atau kesalahan fatal lainnya. Nanti tunggu saja investigasi yang kami lakukan,” jelas Riyadh.</p>
<p>“Masih banyak lagi keputusan wasit yang akan kita investigasi. Pada saatnya nanti kita akan memberikan keputusan kepada wasit-wasit yang dianggap melakukan kesalahan,” pungkasnya.</p>
<p>Berikut beberapa keputusan wasit yang dianggap kontroversial di BRI Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021 seperti dirilis PSSI</p>
<p>1.Persik menghadapi Bali United (27 Agustus 2021 di Stadion Madya, Jakarta)</p>
<p>Persik mendapat hadiah penalti pada menit ke-12. Namun, Youssef Ezzejjari yang menjadi eksekutor gagal memanfaatkan peluang itu menjadi gol. Proses penalti itu menjadi sorotan karena ada pemain Bali United yang masuk kotak penalti sebelum bola dieksekusi. Wasit yang bertugas, Yudi Nurcahya, membiarkan permainan tetap berjalan alias play on. Padahal, menurut aturan FIFA, wasit berhak mengulang penalti tersebut.</p>
<p>2. Penalti Bhayangkara FC vs Persiraja (31 September 2021 di Indomilk Arena)</p>
<p>Bhayangkara mendapat penalti pada masa injury time karena bek Persiraja Zamzani melakukan pelanggaran handball. Eksekusi 12 pas diambil Ezechiel N’Douassel dan berbuah gol. Namun, proses penalti itu menjadi sorotan karena ada pemain dari masing-masing tim yang masuk ke kotak 16 sebelum Ezechiel mengeksekusi bola. Meskipun sudah gol, penalti itu seharusnya diulang jika merujuk pada aturan FIFA, wasit Musthofa Umarella tetap mengesahkan gol tersebut.</p>
<p>3. Persija Jakarta Vs Arema FC (17 Oktober di Stadion Manahan)</p>
<p>Ada beberapa insiden yang menjadi sorotan seperti keputusannya tidak memberikan hadiah penalti saat pemain Persija, Rio Fahmi dijatuhkan pemain Arema. Oki Dwi Putra juga melayangkan kartu merah ke Kushedya Hari Yudo. Striker andalan timnas itu dinilai diving karena terjatuh saat duel dengan pemain Persija.</p>
<p>Paling menjadi sorotan, yaitu saat gol Marko Simic dianulir. Striker Persija awalnya berhasil mencetak gol di masa injury time, tapi dia dianggap melakukan pelanggaran ke kiper Arema, sehingga golnya tidak disahkan.</p>
<p>4. Kalteng Putra dan PSBS</p>
<p>Ada tendangan ke arah badan pemain Kalteng Putra. Namun, wasit hanya memberikan kartu kuning. Padahal tendangan Kungfu pemain PSBS bisa berbahaya terhadap karier pemain lawan.</p>
<p>5. Rans Cilegon vs Badak Lampung</p>
<p>Dalam tayangan ulang terlihat pemain Badak Lampung tidak menyentuh penalti di kotak terlarang. Namun, wasit justru memberikan penalti ke Rans Cilegon.</p>
<p>6. Borneo FC vs Persita (2 Oktober di Stadion Pakansari)</p>
<p>Ada satu keputusan wasit Iwan Sukoco yang disorot. Pada menit ke-44 sang pengadil mengeluarkan kartu merah tidak langsung untuk pemain Persita Irsyad Maulana, yang dianggap melakukan diving di daerah pertahanan Borneo. Padahal, dalam tayangan ulang, Irsyad Maulana sejatinya benar-benar dilanggar. Nuruddin Davronov yang melakukan tekel pun mengisyaratkan bahwa dia benar melanggar Irsyad.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="https://www.suara.com/bola/2021/10/20/203605/pssi-dalami-6-keputusan-kontroversial-wasit-di-liga-1-termasuk-laga-persija-vs-arema-fc"><em>Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/20/pssi-dalami-6-keputusan-kontroversial-wasit-di-liga-1-termasuk-laga-persija-vs-arema-fc/">PSSI Dalami 6 Keputusan Kontroversial Wasit di Liga 1, Termasuk Laga Persija Vs Arema FC</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mane Jatuh Dicuekin, Jurgen Klopp Murka dengan Wasit</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/04/07/mane-jatuh-dicuekin-jurgen-klopp-murka-dengan-wasit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ariz]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2021 03:04:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Superliga]]></category>
		<category><![CDATA[jurgen klopp]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Real Madrid]]></category>
		<category><![CDATA[real madrid vs liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[sadio mane]]></category>
		<category><![CDATA[Wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=40148</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menuding wasit mungkin memiliki masalah pribadi dengan salah satu penyerangnya, Sadio Mane. Ketika Mane jatuh, wasit dianggapnya enggan memberikan hadiah pelanggaran. Sadio Mane tampil penuh saat Liverpool dihajar Real Madrid dengan skor 1-3 dalam pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions 2020/2021, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB. Penyerang asal Senegal itu memang tak menciptakan gol ataupun assist dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/04/07/mane-jatuh-dicuekin-jurgen-klopp-murka-dengan-wasit/">Mane Jatuh Dicuekin, Jurgen Klopp Murka dengan Wasit</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Manajer <a href="https://www.suara.com/tag/liverpool">Liverpool</a>, <a href="https://www.suara.com/tag/jurgen-klopp">Jurgen Klopp</a> menuding <a href="https://www.suara.com/tag/wasit">wasit</a> mungkin memiliki masalah pribadi dengan salah satu penyerangnya, <a href="https://www.suara.com/tag/sadio-mane">Sadio Mane</a>. Ketika Mane jatuh, wasit dianggapnya enggan memberikan hadiah pelanggaran.</p>
<div class="aries_stage aries_horizontalAxis">
<div class="aries_proscenium aries_hcenter aries_vcenter aries_rollAnimation aries_collapsed">
<div class="aries_videoWrapper">
<div class="aries_videoPlayer aries_prepared"><img class="aries_aspectRatio" />Sadio Mane tampil penuh saat Liverpool dihajar <a href="https://www.suara.com/tag/real-madrid">Real Madrid</a> dengan skor 1-3 dalam pertandingan leg pertama babak perempat final <a href="https://www.suara.com/tag/liga-champions">Liga Champions</a> 2020/2021, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB.</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Penyerang asal Senegal itu memang tak menciptakan gol ataupun assist dalam laga ini, tetapi pergerakannya mampu menyulitkan barisan pertahanan Real Madrid.</p>
<p>Selama 90 menit, Mane mencatatkan 95 persen umpan sukses dan dua kali melakukan <em>take-ons</em> atau dribble sukses dari tiga kali percobaan.</p>
<p>Lini belakang Real Madrid pun terpaksa melanggar Mane pada menit ke-35, tetapi wasit bergeming dan tetap melanjutkan pertandingan.</p>
<p>Keputusan wasit membuat Jurgen Klopp meradang lantaran tak lama berselang, Real Madrid mencetak gol kedua lewat Marco Asensio.</p>
<p>“Situasi dengan Sadio, apa yang dilakukan wasit malam ini, saya harus katakan bahwa saya tidak mengerti,” kata Jurgen Klopp dikutip dari <em>BBC Sport</em>, Rabu (7/4/2021).</p>
<div><center></p>
<div id="div-ad-read_body_1" class="widget-ads3" data-ad-type="desktop_read_body_1" data-google-query-id="CKS-mLmS6-8CFUgZtwAdw1QP4g">
<div id="google_ads_iframe_/148558260/SuaraDesktop_21__container__">
<div id="aries_div_3962853760" class="aries_div" style="text-align: left;">Bago saya, hal ini bersifat pribadi karena wasit melihat situasi Sadio, yang jelas pelanggaran, sebagai upaya diving atau apapun.”</div>
</div>
</div>
<p></center></div>
<p>“Sejak saat itu, setiap kali Sadio terjatuh, dia tidak mendapatkan apa-apa. Itu tidak benar. Itulah yang saya katakan kepadanya [wasit] setelah pertandingan, bahwa saya pikir dia tidak adil dengan Sadio,” tambah Klopp.</p>
<p>Jurgen Klopp menekankan bahwa protesnya terhadap wasit bukanlah bentuk alasan atas kekalahan dari Real Madrid. Terlepas dari adil tidaknya wasit, Liverpool dianggapnya memang tak pantas menang.</p>
<p>“Itu tidak mengubah apa pun. Dia [<a href="https://www.suara.com/tag/wasit">wasit</a>] tidak kalah dalam pertandingan. Kami tidak cukup bagus untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, tetapi pada saat-saat ini Anda hanya perlu wasit ‘OK’. Itu akan cukup,” tandasnya.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="https://www.suara.com/bola/2021/04/07/083133/mane-jatuh-dicuekin-jurgen-klopp-murka-dengan-wasit"><em>Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/04/07/mane-jatuh-dicuekin-jurgen-klopp-murka-dengan-wasit/">Mane Jatuh Dicuekin, Jurgen Klopp Murka dengan Wasit</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
