<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>usia harapan hidup Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/usia-harapan-hidup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/usia-harapan-hidup/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 04:29:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>usia harapan hidup Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/usia-harapan-hidup/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekda Pontianak: Keberhasilan Program Kesehatan Diukur dari Dampaknya, Bukan Besarnya Anggaran</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/07/15/134772/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 04:23:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesra]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[# IPM Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Amirullah]]></category>
		<category><![CDATA[BAPPERIDA Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[DAU Specific Grant]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan kesehatan Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[pembiayaan berbasis kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan kesehatan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Performance Improvement Plan]]></category>
		<category><![CDATA[PIP kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[program kesehatan Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[usia harapan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[world bank]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=134772</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menegaskan keberhasilan program kesehatan tidak diukur dari besarnya anggaran yang diserap, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, setiap belanja pemerintah harus mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan derajat kesehatan warga. Hal itu disampaikan Amirullah saat membuka Pendampingan Performance Improvement Plan (PIP) Dana Alokasi Umum (Specific Grant/DAU-SG) Bidang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/15/134772/">Sekda Pontianak: Keberhasilan Program Kesehatan Diukur dari Dampaknya, Bukan Besarnya Anggaran</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menegaskan keberhasilan program kesehatan tidak diukur dari besarnya anggaran yang diserap, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, setiap belanja pemerintah harus mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan derajat kesehatan warga.</p>
<p data-start="510" data-end="754">Hal itu disampaikan Amirullah saat membuka Pendampingan <em data-start="566" data-end="596">Performance Improvement Plan</em> (PIP) Dana Alokasi Umum (<em data-start="622" data-end="638">Specific Grant</em>/DAU-SG) Bidang Kesehatan Tahap II Tahun 2026–2027 di Aula A. Muis Amin, Bapperida Kota Pontianak, Rabu (15/7/2026).</p>
<p data-start="756" data-end="989">Amirullah mengatakan, sejak pendampingan tahap pertama, Pemerintah Kota Pontianak telah melakukan berbagai analisis terhadap indikator prioritas kesehatan, mulai dari <em data-start="923" data-end="937">gap analysis</em>, <em data-start="939" data-end="958">fishbone analysis</em>, hingga <em data-start="967" data-end="988">root cause analysis</em>.</p>
<p data-start="991" data-end="1235">Menurut dia, hasil analisis tersebut tidak hanya memetakan berbagai persoalan di sektor kesehatan, tetapi juga menjadi dasar penyusunan peta jalan yang memuat akar masalah, faktor penyebab, peluang perbaikan, dan strategi intervensi yang tepat.</p>
<p data-start="1237" data-end="1429">“Hasilnya bukan hanya daftar permasalahan, tetapi sebuah <em data-start="1294" data-end="1303">roadmap</em> yang menjelaskan akar persoalan, faktor penyebab, peluang perbaikan, serta strategi intervensi yang paling efektif,” ujarnya.</p>
<p data-start="1431" data-end="1679">Pada tahap kedua pendampingan, kata Amirullah, pemerintah daerah memfokuskan penyusunan Rencana Peningkatan Kinerja (RPK) agar selaras dengan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah serta siap diimplementasikan secara terukur dan berkelanjutan.</p>
<p data-start="1681" data-end="1896">Ia menjelaskan, skema DAU-<em data-start="1707" data-end="1723">Specific Grant</em> menerapkan prinsip <em data-start="1743" data-end="1772">performance-based financing</em>, sehingga keberhasilan program ditentukan oleh hasil yang dicapai, bukan semata-mata besarnya anggaran yang direalisasikan.</p>
<p data-start="1898" data-end="2066">“Ukuran keberhasilan bukanlah besarnya anggaran yang diterima daerah, melainkan besarnya perubahan yang mampu diwujudkan melalui penggunaan anggaran tersebut,” katanya.</p>
<p data-start="2068" data-end="2296">Amirullah menilai ukuran keberhasilan pembangunan kini semakin komprehensif. Jika sebelumnya lebih menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi, kini indikator pembangunan juga mencakup kualitas hidup masyarakat, termasuk kesehatan.</p>
<p data-start="2298" data-end="2538">Ia mencontohkan, indikator kesehatan dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) saat ini mengacu pada usia harapan hidup. Kota Pontianak, kata dia, telah mencatatkan IPM sekitar 82 dengan usia harapan hidup masyarakat mencapai sekitar 76 tahun.</p>
<p data-start="2540" data-end="2664">“Artinya, seseorang yang lahir sekarang di Kota Pontianak memiliki harapan hidup hingga sekitar 76 tahun ke depan,” ujarnya.</p>
<p data-start="2666" data-end="3033">Amirullah berharap pendampingan tersebut dapat meningkatkan kualitas perencanaan program kesehatan yang berbasis data dan tepat sasaran. Ia juga meminta peserta memanfaatkan kegiatan itu untuk memahami tahapan penyusunan program, mulai dari identifikasi masalah, analisis penyebab, penyusunan rencana aksi, hingga perhitungan kebutuhan anggaran dan sumber pembiayaan.</p>
<p data-start="3035" data-end="3255">Menurutnya, pendampingan dari Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, dan Bank Dunia menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas perencanaan melalui perspektif dan pengalaman yang lebih luas.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/15/134772/">Sekda Pontianak: Keberhasilan Program Kesehatan Diukur dari Dampaknya, Bukan Besarnya Anggaran</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Pontianak Ingin Lansia di Pontianak Tetap Mandiri dan Produktif</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/06/12/wali-kota-pontianak-ingin-lansia-di-pontianak-tetap-mandiri-dan-produktif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 08:19:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesra]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan sosial lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Car Free Day Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Sosial Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Lanjut Usia Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Hidup Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[kursi roda lansia]]></category>
		<category><![CDATA[lansia mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[lansia Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia Produktif]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Hidup Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[posyandu lansia]]></category>
		<category><![CDATA[ruang terbuka hijau]]></category>
		<category><![CDATA[senam lansia]]></category>
		<category><![CDATA[usia harapan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133889</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia) melalui berbagai program kesehatan, sosial, dan penyediaan ruang publik yang ramah lansia. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah menghadirkan lansia yang tetap mandiri, sehat, produktif, dan bahagia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Yang kita [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/06/12/wali-kota-pontianak-ingin-lansia-di-pontianak-tetap-mandiri-dan-produktif/">Wali Kota Pontianak Ingin Lansia di Pontianak Tetap Mandiri dan Produktif</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia) melalui berbagai program kesehatan, sosial, dan penyediaan ruang publik yang ramah lansia.</p>
<p>Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah menghadirkan lansia yang tetap mandiri, sehat, produktif, dan bahagia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.</p>
<p>“Yang kita harapkan adalah lansia yang mandiri, artinya bisa beraktivitas secara mandiri,” kata Edi saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Indonesia di Kantor Dinas Sosial Kota Pontianak, Jumat (12/6/2026).</p>
<p>Menurut Edi, kondisi lansia tidak seragam. Sebagian masih mampu beraktivitas secara mandiri, sementara sebagian lainnya mulai mengalami ketergantungan ringan hingga berat. Karena itu, menjaga kesehatan sejak dini menjadi langkah penting agar lansia tetap memiliki kualitas hidup yang baik.</p>
<p>Ia mendorong lansia untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga rutin, menjaga pola makan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala di posyandu lansia, puskesmas, maupun rumah sakit.</p>
<p>“Dalam rangka menuju lansia yang produktif dan mandiri, tentu harus dimulai dengan pola hidup sehat,” ujarnya.</p>
<p>Selain menjaga kesehatan, Edi juga mengajak lansia tetap aktif melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan, seperti berkebun, memasak, atau aktivitas kreatif lainnya.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka harapan hidup masyarakat Kota Pontianak mencapai 75,4 tahun. Menurut Edi, capaian tersebut didukung oleh kualitas lingkungan yang semakin baik serta tersedianya ruang terbuka hijau yang mendorong masyarakat untuk aktif bergerak.</p>
<p>Pemerintah Kota Pontianak juga berkomitmen memperluas ruang terbuka hijau dan kawasan car free day yang dinilai mampu meningkatkan kebahagiaan masyarakat melalui aktivitas olahraga, rekreasi, dan interaksi sosial.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, pemerintah turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako, alat rumah tangga, dan kursi roda bagi lansia yang membutuhkan.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/06/12/wali-kota-pontianak-ingin-lansia-di-pontianak-tetap-mandiri-dan-produktif/">Wali Kota Pontianak Ingin Lansia di Pontianak Tetap Mandiri dan Produktif</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
