<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Toleransi di Kalimantan Barat Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/toleransi-di-kalimantan-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/toleransi-di-kalimantan-barat/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Feb 2026 23:38:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Toleransi di Kalimantan Barat Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/toleransi-di-kalimantan-barat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Harmoni Malam Perayaan Imlek dan Pawai Obor Sambut Ramadhan di Pontianak</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/02/17/harmoni-malam-perayaan-imlek-dan-pawai-obor-sambut-ramadhan-di-pontianak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 23:35:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# pawai obor]]></category>
		<category><![CDATA[# pawai obor ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya lokal Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[festival religi]]></category>
		<category><![CDATA[Harmoni Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Keberagaman budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan umat beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata budaya dan religi]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan dan Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi di Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi menyambut Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=131148</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Malam di Pontianak, Senin (16/2/2026), memantulkan wajah keberagaman yang hidup. Di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Karet, obor-obor menyala beriringan, diiringi lantunan takbir menyambut datangnya Bulan Ramadan. Pada saat yang sama, di ruas Jalan Gajah Mada, lampion-lampion merah tergantung anggun. Petasan dan kembang api sesekali memecah langit khatulistiwa, menandai pergantian Tahun Baru Imlek. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/17/harmoni-malam-perayaan-imlek-dan-pawai-obor-sambut-ramadhan-di-pontianak/">Harmoni Malam Perayaan Imlek dan Pawai Obor Sambut Ramadhan di Pontianak</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Malam di <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Pontianak</span></span>, Senin (16/2/2026), memantulkan wajah keberagaman yang hidup. Di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Karet, obor-obor menyala beriringan, diiringi lantunan takbir menyambut datangnya Bulan Ramadan.</p>
<p data-start="509" data-end="696">Pada saat yang sama, di ruas Jalan Gajah Mada, lampion-lampion merah tergantung anggun. Petasan dan kembang api sesekali memecah langit khatulistiwa, menandai pergantian Tahun Baru Imlek.</p>
<p data-start="698" data-end="763">Dua perayaan, dua tradisi, hadir bersamaan dalam satu ruang kota.</p>
<p data-start="765" data-end="997">Wali Kota Pontianak <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Edi Rusdi Kamtono</span></span> menyebut peristiwa ini sebagai potret toleransi yang nyata. Pawai obor menyambut Ramadan 1447 Hijriah berjalan berdampingan dengan perayaan Imlek tanpa saling meniadakan.</p>
<p data-start="999" data-end="1224">“Ini adalah kegiatan budaya dan keagamaan. Kita menyambut Ramadan dengan sebaik-baiknya, namun tetap menghormati saudara-saudara kita yang merayakan Imlek,” kata Edi usai mengikuti pawai obor di halaman Masjid Raya Mujahidin.</p>
<p data-start="1226" data-end="1460">Menurut dia, pawai obor bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan simbol kesiapan spiritual umat Islam dalam menyambut bulan suci. Pemerintah Kota Pontianak sebelumnya juga menggelar Pawai Ta’aruf sebagai bagian dari rangkaian Ramadan.</p>
<p data-start="1462" data-end="1681">Meski demikian, Edi mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan selama perayaan berlangsung. Ia mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan, keselamatan berlalu lintas, serta menjunjung nilai toleransi.</p>
<p data-start="1683" data-end="1853">Sementara itu, Festival Pawai Obor 2026 juga digelar di Kecamatan Pontianak Barat. Ratusan peserta berparade dari Jalan Karet hingga GOR Bulu Tangkis Jalan Tabrani Ahmad.</p>
<p data-start="1855" data-end="2015">Wakil Wali Kota Pontianak <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Bahasan</span></span> mengatakan pawai obor memiliki potensi sebagai daya tarik wisata berbasis budaya dan religi.</p>
<p data-start="2017" data-end="2136">“Kegiatan ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat kearifan lokal dan persaudaraan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p data-start="2138" data-end="2297">Di kota yang dialiri <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Sungai Kapuas</span></span>, cahaya obor dan lampion menjadi simbol kebersamaan. Berbeda warna, namun menyatu dalam harmoni.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/17/harmoni-malam-perayaan-imlek-dan-pawai-obor-sambut-ramadhan-di-pontianak/">Harmoni Malam Perayaan Imlek dan Pawai Obor Sambut Ramadhan di Pontianak</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Krisantus: Tak Ada Tempat untuk Intoleransi di Kalbar</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/07/18/krisantus-tak-ada-tempat-untuk-intoleransi-di-kalbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 22:30:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Kubu Raya]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kubu Raya Sujiwo]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Kubu Raya ke-18]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kabupaten Kubu Raya 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Intoleransi di Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi dan kesejahteraan masyarakat Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan Bupati Sujiwo]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Pemprov dan Pemkab Kubu Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Kubu Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerataan pembangunan Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah dukung UMKM lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Kubu Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Pendirian rumah ibadah di Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan Hari Ulang Tahun Kubu Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Program CSR di Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sambutan Wagub Kalbar HUT Kubu Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi di Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara HUT Kabupaten Kubu Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=125294</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com, KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya ke-18 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (17/7/2025). Dalam pidatonya, Krisantus mengapresiasi capaian pembangunan Kubu Raya dan menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama. “Selamat ulang tahun ke-18 untuk Kabupaten Kubu Raya. Usia muda bukan penghalang, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/07/18/krisantus-tak-ada-tempat-untuk-intoleransi-di-kalbar/">Krisantus: Tak Ada Tempat untuk Intoleransi di Kalbar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com, KUBU RAYA – </strong>Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya ke-18 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (17/7/2025). Dalam pidatonya, Krisantus mengapresiasi capaian pembangunan Kubu Raya dan menegaskan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama.</p>
<p data-start="615" data-end="798">“Selamat ulang tahun ke-18 untuk Kabupaten Kubu Raya. Usia muda bukan penghalang, justru menjadi momentum untuk terus bergerak maju,” ujar Krisantus di hadapan ribuan peserta upacara.</p>
<p data-start="800" data-end="1004">Ia menganalogikan usia 18 tahun sebagai masa awal kedewasaan bagi sebuah daerah. “Kubu Raya ini seperti anak muda berprestasi yang siap lulus dengan cumlaude di bawah kepemimpinan Bupati Sujiwo,” ujarnya.</p>
<p data-start="1006" data-end="1267">Dalam sambutannya, Krisantus juga menyoroti tantangan geografis Kubu Raya yang sebagian wilayahnya sulit dijangkau melalui jalur darat. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat dalam merencanakan pembangunan.</p>
<p data-start="1269" data-end="1305"><strong data-start="1269" data-end="1305">Sikap Tegas terhadap Intoleransi</strong></p>
<p data-start="1307" data-end="1490">Wagub Kalbar juga menyampaikan sikap tegas terhadap segala bentuk intoleransi. Ia menyinggung laporan terkait penolakan pembangunan rumah ibadah di Desa Kapur oleh forum RT setempat.</p>
<p data-start="1492" data-end="1707">“Tidak boleh ada lagi yang melarang pendirian rumah ibadah, apapun agamanya. Kita tidak memberikan ruang bagi intoleransi di Kalbar. Toleransi adalah fondasi penting untuk menjaga perdamaian dan kemajuan,” tegasnya.</p>
<p data-start="1709" data-end="1892">Krisantus juga menekankan pentingnya rasa aman dalam mendorong iklim investasi. Ia menolak eksploitasi sumber daya alam tanpa kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.</p>
<p data-start="1894" data-end="2062">“Jika ada investor yang hanya mengambil kekayaan alam dan tidak memberi manfaat bagi warga sekitar, saya tidak segan bersikap. Kalbar bukan objek eksploitasi,” ujarnya.</p>
<p data-start="2064" data-end="2248">Ia juga mendorong perusahaan agar menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR), menyerap tenaga kerja lokal, dan memberi peran kepada sumber daya manusia (SDM) Kalbar yang terdidik.</p>
<p data-start="2250" data-end="2278"><strong data-start="2250" data-end="2278">Respons Pemkab Kubu Raya</strong></p>
<p data-start="2280" data-end="2515">Menanggapi hal tersebut, Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan pihaknya telah menindaklanjuti laporan intoleransi di Desa Kapur. Ia mengaku langsung memerintahkan Sekretaris Daerah untuk memanggil camat, kepala desa, dan forum RT terkait.</p>
<p data-start="2517" data-end="2664">“Saya tegaskan, tidak ada ruang bagi kelompok yang menolak toleransi. Kita akan selesaikan ini sesuai aturan dan prinsip kebhinekaan,” kata Sujiwo.</p>
<p data-start="2666" data-end="2802">Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri Kubu Raya dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi membangun daerah.</p>
<p data-start="2804" data-end="2992">“Kubu Raya bisa seperti sekarang bukan hanya karena pemerintah, tapi karena peran serta masyarakat. Ke depan, kami akan terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat,” ujar Sujiwo.</p>
<p data-start="2994" data-end="3159">Setelah upacara, Wakil Gubernur Kalbar menghadiri ramah tamah bersama jajaran Pemkab Kubu Raya, Forkopimda, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/07/18/krisantus-tak-ada-tempat-untuk-intoleransi-di-kalbar/">Krisantus: Tak Ada Tempat untuk Intoleransi di Kalbar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
