<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sektor perdagangan Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/sektor-perdagangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/sektor-perdagangan/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 May 2026 00:04:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Sektor perdagangan Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/sektor-perdagangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Forum SIKADA Bahas Inflasi, UMKM, hingga Investasi di Kalbar</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/22/forum-sikada-bahas-inflasi-umkm-hingga-investasi-di-kalbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 00:04:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# Keuangan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Arus modal asing]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[belanja daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Doni Septadijaya]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi regional Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Harga minyak dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Harisson]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan moneter]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[LPG subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Otoritas Jasa Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[SIKADA Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Stabilitas ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Kalbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133362</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah daerah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan sektor perbankan diminta memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, saat membuka Forum Group Discussion Hasil Sinergi Keuangan Daerah (SIKADA) Regional Kalimantan Barat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Kamis (21/5/2026). “Di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/22/forum-sikada-bahas-inflasi-umkm-hingga-investasi-di-kalbar/">Forum SIKADA Bahas Inflasi, UMKM, hingga Investasi di Kalbar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pemerintah daerah, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Bank Indonesia</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Otoritas Jasa Keuangan</span></span>, dan sektor perbankan diminta memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global.</p>
<p data-start="250" data-end="538">Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kalimantan Barat</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Harisson</span></span>, saat membuka Forum Group Discussion Hasil Sinergi Keuangan Daerah (SIKADA) Regional Kalimantan Barat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Kamis (21/5/2026).</p>
<p data-start="540" data-end="781">“Di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan, penguatan koordinasi antar lembaga menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Harisson.</p>
<p data-start="783" data-end="940">Menurut dia, forum SIKADA menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan fiskal, moneter, dan sektor jasa keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.</p>
<p data-start="942" data-end="1107">Ia menilai sejumlah isu seperti pengendalian inflasi, penguatan UMKM, peningkatan investasi, dan perluasan akses keuangan masyarakat perlu menjadi perhatian bersama.</p>
<p data-start="1109" data-end="1328">Harisson juga memaparkan realisasi keuangan daerah Kalimantan Barat hingga akhir 2025. Berdasarkan data unaudited per 31 Desember 2025, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp6,10 triliun atau 100,97 persen dari target.</p>
<p data-start="1330" data-end="1439">Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp5,91 triliun atau 93,10 persen dari target Rp6,35 triliun.</p>
<p data-start="1441" data-end="1573">Adapun hingga 15 Mei 2026, realisasi pendapatan daerah tercatat sebesar Rp1,79 triliun atau 32,89 persen dari target tahun berjalan.</p>
<p data-start="1575" data-end="1798">Kepala Perwakilan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Bank Indonesia</span></span> Provinsi Kalimantan Barat, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Doni Septadijaya</span></span>, mengatakan ekonomi global saat ini masih dipengaruhi gejolak harga minyak dunia dan arus modal asing.</p>
<p data-start="1800" data-end="1897">Menurut dia, kondisi tersebut berdampak pada nilai tukar dan perekonomian nasional maupun daerah.</p>
<p data-start="1899" data-end="2042">Meski demikian, Doni menilai pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat masih relatif baik dengan dukungan sektor perdagangan besar dan pertambangan.</p>
<p data-start="2044" data-end="2217">Namun, ia mengingatkan adanya risiko yang perlu diantisipasi, mulai dari penurunan lahan pertanian, tantangan ekspor, hingga disparitas harga LPG subsidi di sejumlah daerah.</p>
<p data-start="2219" data-end="2327">Doni juga mendorong penguatan sektor UMKM agar ekonomi Kalimantan Barat lebih tahan terhadap gejolak global.</p>
<p data-start="2329" data-end="2483">“UMKM relatif lebih tangguh dan memiliki peluang pasar yang lebih beragam. Ini bisa menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di Kalbar,” katanya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/22/forum-sikada-bahas-inflasi-umkm-hingga-investasi-di-kalbar/">Forum SIKADA Bahas Inflasi, UMKM, hingga Investasi di Kalbar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Realisasi Investasi Pontianak 2025 Capai Rp1,55 Triliun, Lampaui Target Hingga 170 Persen</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/02/11/realisasi-investasi-pontianak-2025-capai-rp155-triliun-lampaui-target-hingga-170-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 01:58:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[DPMPTSP Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Iklim investasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[LKPM]]></category>
		<category><![CDATA[OSS-RBA]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerapan tenaga kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Perizinan usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan usaha baru]]></category>
		<category><![CDATA[PMA Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[PMDN Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Realisasi investasi 2025]]></category>
		<category><![CDATA[sektor pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor perdagangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=130953</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Realisasi investasi di Kota Pontianak sepanjang 2025 mencapai Rp1,55 triliun. Angka ini melampaui target Provinsi Kalimantan Barat untuk Kota Pontianak sebesar Rp910,24 miliar atau mencapai 170,4 persen. Target yang ditetapkan Pemerintah Kota Pontianak sebesar Rp561,05 miliar juga terlampaui hingga 276,4 persen. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pontianak, Erma [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/11/realisasi-investasi-pontianak-2025-capai-rp155-triliun-lampaui-target-hingga-170-persen/">Realisasi Investasi Pontianak 2025 Capai Rp1,55 Triliun, Lampaui Target Hingga 170 Persen</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Realisasi investasi di Kota Pontianak sepanjang 2025 mencapai Rp1,55 triliun. Angka ini melampaui target Provinsi Kalimantan Barat untuk Kota Pontianak sebesar Rp910,24 miliar atau mencapai 170,4 persen. Target yang ditetapkan Pemerintah Kota Pontianak sebesar Rp561,05 miliar juga terlampaui hingga 276,4 persen.</p>
<p data-start="612" data-end="825">Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pontianak, Erma Suryani, mengatakan capaian tersebut mencerminkan iklim investasi yang tetap kondusif di tengah dinamika ekonomi global.</p>
<p data-start="827" data-end="1027">“Iklim usaha di Pontianak semakin sehat dan transparan. Walaupun realisasi investasi 2025 turun 6,9 persen dibandingkan 2024, capaian terhadap target tetap sangat tinggi,” kata Erma, Rabu (11/2/2026).</p>
<p data-start="1029" data-end="1366">Berdasarkan jenis investasi, Penanaman Modal Asing (PMA) mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 78,9 persen menjadi Rp373,09 miliar. Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tetap menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp1,17 triliun. Aktivitas investasi tersebut menyerap tenaga kerja sebanyak 81.137 orang sepanjang 2025.</p>
<p data-start="1368" data-end="1608">Dari sisi wilayah, Kecamatan Pontianak Tenggara menjadi daerah dengan nilai investasi tertinggi, yakni Rp490,7 miliar atau 31,2 persen dari total investasi kota. Capaian ini menunjukkan pemerataan pembangunan antarwilayah di Kota Pontianak.</p>
<p data-start="1610" data-end="1941">Sepanjang 2025, tercatat 19.428 usaha baru tumbuh di Kota Pontianak. Kecamatan Pontianak Kota menyumbang jumlah usaha terbanyak sebesar 24,9 persen, disusul Pontianak Barat dan Pontianak Selatan. Jenis usaha yang mendominasi antara lain perdagangan eceran makanan, minuman, dan tembakau, kedai makanan, serta industri roti dan kue.</p>
<p data-start="1943" data-end="2149">Dari sisi sektor, perdagangan mencatat nilai investasi tertinggi sebesar Rp430,1 miliar, diikuti sektor energi dan sumber daya mineral sebesar Rp374,7 miliar, serta sektor pariwisata sebesar Rp293,9 miliar.</p>
<p data-start="2151" data-end="2362">Kesadaran pelaku usaha dalam melaporkan kegiatan investasi juga meningkat. Jumlah Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang masuk mencapai 5.417 laporan atau meningkat 68 persen dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/02/11/realisasi-investasi-pontianak-2025-capai-rp155-triliun-lampaui-target-hingga-170-persen/">Realisasi Investasi Pontianak 2025 Capai Rp1,55 Triliun, Lampaui Target Hingga 170 Persen</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
