<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title># relawan indonesia Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/relawan-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/relawan-indonesia/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 21:55:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title># relawan indonesia Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/relawan-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Relawan Indonesia Ungkap Dugaan Penyiksaan saat Ditahan Militer Israel</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/25/relawan-indonesia-ungkap-dugaan-penyiksaan-saat-ditahan-militer-israel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 21:55:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# IDF]]></category>
		<category><![CDATA[# relawan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan kemanusiaan Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[flotilla Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Global Sumud Flotilla 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[Herman Budianto]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan militer Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggaran HAM]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[penahanan relawan]]></category>
		<category><![CDATA[penyiksaan relawan]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133420</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Relawan kemanusiaan Indonesia yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0, Herman Budianto, mengungkap dugaan tindakan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan militer Israel selama proses penahanan para aktivis kemanusiaan. Herman mengatakan penyiksaan berlangsung sejak armada kapal dicegat di perairan internasional hingga para relawan dibawa ke penjara. “Penyiksaan yang dilakukan IDF itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/25/relawan-indonesia-ungkap-dugaan-penyiksaan-saat-ditahan-militer-israel/">Relawan Indonesia Ungkap Dugaan Penyiksaan saat Ditahan Militer Israel</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Relawan kemanusiaan Indonesia yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0, Herman Budianto, mengungkap dugaan tindakan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan militer Israel selama proses penahanan para aktivis kemanusiaan.</p>
<p>Herman mengatakan penyiksaan berlangsung sejak armada kapal dicegat di perairan internasional hingga para relawan dibawa ke penjara.</p>
<p>“Penyiksaan yang dilakukan IDF itu nyata, sangat keji dan brutal,” ujar Herman setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (24/5/2026).</p>
<p>Menurut Herman, sekitar 40 relawan dari berbagai negara mengalami cedera serius akibat kekerasan fisik. Beberapa korban disebut mengalami patah tulang hingga luka tembak.</p>
<p>“Ada yang patah rusuk, patah tangan, patah kaki, patah hidung, bahkan ada yang ditembak,” katanya.</p>
<p>Selain kekerasan fisik, Herman juga mengungkap dugaan pelecehan seksual terhadap para tahanan. Selama berada di penjara, para relawan disebut dipaksa berjalan menggunakan lutut sambil menunduk.</p>
<p>“Kami diperlakukan seperti hewan,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menggambarkan kondisi penahanan yang dinilai tidak layak. Para relawan, kata Herman, tidak diberi pakaian ganti maupun perlengkapan tidur sehingga harus tidur di lantai dalam kondisi pakaian basah.</p>
<p>Meski mengalami kekerasan, Herman menilai penderitaan yang mereka alami belum sebanding dengan kondisi rakyat Palestina yang terus menghadapi konflik berkepanjangan.</p>
<p>Ia berharap pengalaman tersebut dapat meningkatkan solidaritas internasional terhadap perjuangan kemanusiaan di Palestina.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/25/relawan-indonesia-ungkap-dugaan-penyiksaan-saat-ditahan-militer-israel/">Relawan Indonesia Ungkap Dugaan Penyiksaan saat Ditahan Militer Israel</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sembilan WNI Relawan Palestina Tiba di Tanah Air usai Ditahan Israel</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/25/sembilan-wni-relawan-palestina-tiba-di-tanah-air-usai-ditahan-israel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 21:49:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# bantuan kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[# hukum internasional]]></category>
		<category><![CDATA[# relawan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Soekarno Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[blokade Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Keamanan PBB]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Global Sumud Flotilla]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Sugiono]]></category>
		<category><![CDATA[tentara israel]]></category>
		<category><![CDATA[WNI ditahan Israel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133417</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Suasana haru menyelimuti Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (24/5/2026) sore, saat sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan kemanusiaan Palestina tiba kembali di Tanah Air setelah sempat ditahan otoritas Israel. Kesembilan WNI tersebut tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang berupaya menyalurkan bantuan logistik ke Palestina melalui jalur laut. Mereka ditangkap sejak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/25/sembilan-wni-relawan-palestina-tiba-di-tanah-air-usai-ditahan-israel/">Sembilan WNI Relawan Palestina Tiba di Tanah Air usai Ditahan Israel</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Suasana haru menyelimuti Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (24/5/2026) sore, saat sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan kemanusiaan Palestina tiba kembali di Tanah Air setelah sempat ditahan otoritas Israel.</p>
<p data-start="348" data-end="619">Kesembilan WNI tersebut tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang berupaya menyalurkan bantuan logistik ke Palestina melalui jalur laut. Mereka ditangkap sejak Senin (18/5/2026) ketika kapal flotilla dicegat militer Israel di perairan internasional.</p>
<p data-start="621" data-end="828">Menteri Luar Negeri RI Sugiono yang menyambut langsung kepulangan para relawan menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan proses diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia bersama sejumlah negara sahabat.</p>
<p data-start="830" data-end="942">“Alhamdulillah pada sore hari ini sembilan saudara-saudara kita tiba dengan selamat di Tanah Air,” ujar Sugiono.</p>
<p data-start="944" data-end="1095">Menurut dia, pembebasan para relawan melibatkan koordinasi lintas sektor serta dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah Turki, Yordania, dan Mesir.</p>
<p data-start="1097" data-end="1233">“Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah Turki yang membantu penjemputan saudara-saudara kita dari Ashdod,” katanya.</p>
<p data-start="1235" data-end="1423">Sugiono juga mengecam tindakan Israel terhadap para relawan Indonesia. Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah, para WNI diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi selama penahanan.</p>
<p data-start="1425" data-end="1551">“Mereka adalah masyarakat sipil yang mengusahakan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Sugiono.</p>
<p data-start="1553" data-end="1720">Ia menegaskan tindakan tersebut telah disampaikan Indonesia dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai bentuk pelanggaran hukum internasional.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/25/sembilan-wni-relawan-palestina-tiba-di-tanah-air-usai-ditahan-israel/">Sembilan WNI Relawan Palestina Tiba di Tanah Air usai Ditahan Israel</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan Indonesia di Kapal Gaza Diduga Diculik, GPCI Lakukan Koordinasi Diplomatik</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/19/relawan-indonesia-di-kapal-gaza-diduga-diculik-gpci-lakukan-koordinasi-diplomatik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 01:03:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# bantuan kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[# relawan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[# Rumah Zakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Juwani]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dompet Dhuafa]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi WNI]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Global Peace Convoy Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Global Sumud Flotilla 2026]]></category>
		<category><![CDATA[GPCI]]></category>
		<category><![CDATA[intersepsi kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kapal kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[KBRI Mesir]]></category>
		<category><![CDATA[KBRI Yordania]]></category>
		<category><![CDATA[KJRI Istanbul]]></category>
		<category><![CDATA[konflik israel palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Laut Mediterania]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[penculikan WNI]]></category>
		<category><![CDATA[Siprus]]></category>
		<category><![CDATA[SMART 171]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit of Aqsa]]></category>
		<category><![CDATA[WNI di Gaza]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133261</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Global Peace Convoy Indonesia bergerak cepat merespons insiden intersepsi yang dilakukan militer Israel terhadap armada kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 di perairan internasional dekat Siprus, Senin (18/5/2026). Pengarah GPCI, Ahmad Juwani, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang diduga diculik dalam insiden tersebut. “Kita sekarang akan memantau [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/19/relawan-indonesia-di-kapal-gaza-diduga-diculik-gpci-lakukan-koordinasi-diplomatik/">Relawan Indonesia di Kapal Gaza Diduga Diculik, GPCI Lakukan Koordinasi Diplomatik</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Global Peace Convoy Indonesia</span></span> bergerak cepat merespons insiden intersepsi yang dilakukan militer <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Israel</span></span> terhadap armada kapal kemanusiaan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Global Sumud Flotilla 2026</span></span> di perairan internasional dekat <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Siprus</span></span>, Senin (18/5/2026).</p>
<p data-start="323" data-end="519">Pengarah GPCI, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Ahmad Juwani</span></span>, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang diduga diculik dalam insiden tersebut.</p>
<p data-start="521" data-end="700">“Kita sekarang akan memantau secara lebih jelas siapa saja yang benar-benar akhirnya diculik dan siapa yang tidak dari tim Indonesia,” ujar Ahmad dalam konferensi pers di Jakarta.</p>
<p data-start="702" data-end="865">Menurut dia, GPCI telah berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan diplomatik Indonesia sebagai langkah antisipasi evakuasi apabila para relawan berhasil dibebaskan.</p>
<p data-start="867" data-end="1032">Koordinasi dilakukan dengan KJRI Istanbul serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Yordania</span></span> dan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Mesir</span></span>.</p>
<p data-start="1034" data-end="1117">“Karena patut diduga nanti kalau dibebaskan akan melalui tiga negara ini,” katanya.</p>
<p data-start="1119" data-end="1263">Ahmad menuturkan pihaknya juga menyiapkan pendampingan bagi keluarga relawan di Indonesia yang mulai cemas terhadap kondisi anggota keluarganya.</p>
<p data-start="1265" data-end="1548">Sembilan WNI yang berada di armada tersebut terdiri dari relawan sejumlah lembaga filantropi, seperti <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Dompet Dhuafa</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rumah Zakat</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Spirit of Aqsa</span></span>, dan SMART 171, serta sejumlah jurnalis media nasional Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/19/relawan-indonesia-di-kapal-gaza-diduga-diculik-gpci-lakukan-koordinasi-diplomatik/">Relawan Indonesia di Kapal Gaza Diduga Diculik, GPCI Lakukan Koordinasi Diplomatik</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Armada Kemanusiaan Gaza Dikepung Kapal Perang Israel, 9 WNI Terancam</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/19/armada-kemanusiaan-gaza-dikepung-kapal-perang-israel-9-wni-terancam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 00:55:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# bantuan kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[# relawan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[armada kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[drone Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Global Peace Convoy Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Global Sumud Flotilla 2026]]></category>
		<category><![CDATA[GPCI]]></category>
		<category><![CDATA[intersepsi Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[kapal bantuan Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[kapal perang Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Laut Mediterania]]></category>
		<category><![CDATA[Maimon Herawati]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[susu bayi dan obat-obatan]]></category>
		<category><![CDATA[WNI di Gaza]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133258</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Armada kapal misi kemanusiaan untuk Gaza yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2026 dilaporkan dikepung kapal perang militer Israel di perairan Laut Mediterania. Akibat insiden tersebut, keselamatan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di dalam armada disebut terancam. Koordinator Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia, Maimon Herawati, mengatakan status bahaya atau red alert [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/19/armada-kemanusiaan-gaza-dikepung-kapal-perang-israel-9-wni-terancam/">Armada Kemanusiaan Gaza Dikepung Kapal Perang Israel, 9 WNI Terancam</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Armada kapal misi kemanusiaan untuk <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Gaza</span></span> yang tergabung dalam <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Global Sumud Flotilla 2026</span></span> dilaporkan dikepung kapal perang militer <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Israel</span></span> di perairan Laut Mediterania. Akibat insiden tersebut, keselamatan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di dalam armada disebut terancam.</p>
<p data-start="381" data-end="562">Koordinator Dewan Pengarah <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Global Peace Convoy Indonesia</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Maimon Herawati</span></span>, mengatakan status bahaya atau red alert telah ditetapkan sejak Minggu malam.</p>
<p data-start="564" data-end="764">“Sebenarnya dari kemarin malam sudah mulai red alert. Sudah terdeteksi kapal-kapal dan drone di sekitar Flotilla,” ujar Maimon melalui siaran Zoom dari pusat komando di Turki, Senin (18/5/2026) malam.</p>
<p data-start="766" data-end="937">Berdasarkan laporan Media Crisis Center GPCI, militer Israel disebut mulai menghambat pergerakan armada bantuan kemanusiaan yang membawa logistik darurat untuk warga Gaza.</p>
<p data-start="939" data-end="1063">Dua kapal, yakni Kapal Joseph dan Kapal Borat, dilaporkan mengalami intersepsi dan diduga dibajak di perairan internasional.</p>
<p data-start="1065" data-end="1155">Maimon menegaskan misi tersebut sepenuhnya bersifat kemanusiaan dan tidak membawa senjata.</p>
<p data-start="1157" data-end="1244">“Kami tidak membawa senjata, yang kami bawa adalah susu bayi dan obat-obatan,” katanya.</p>
<p data-start="1246" data-end="1548">Sembilan WNI yang berada dalam armada tersebut berasal dari sejumlah lembaga filantropi, seperti <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Dompet Dhuafa</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rumah Zakat</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Spirit of Aqsa</span></span>, dan SMART 171. Sejumlah jurnalis media nasional Indonesia juga ikut dalam misi tersebut.</p>
<p data-start="1550" data-end="1690">Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pemantauan dan koordinasi internasional untuk memastikan keselamatan para relawan dan awak kapal.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/19/armada-kemanusiaan-gaza-dikepung-kapal-perang-israel-9-wni-terancam/">Armada Kemanusiaan Gaza Dikepung Kapal Perang Israel, 9 WNI Terancam</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banyak Persoalan Utama yang Harus Dibantu di Gaza, Begini Cerita Relawan Indonesia</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/08/13/banyak-persoalan-utama-yang-harus-dibantu-di-gaza-begini-cerita-relawan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 03:23:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# persoalan]]></category>
		<category><![CDATA[# relawan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=115797</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Setelah sampai di Jalur Gaza, Palestina dalam rangka bantuan kemanusiaan, relawan Indonesia dari Organisasi kerelawanan medis Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) memberikan update kondisi di negara yang tengah dijajah oleh Israel itu. Relawan MER-C di Gaza mengatakan banyak persoalan utama yang harus dibantu oleh dunia, seperti kondisi struktural Rumah Sakit Indonesia di Bait Lahiya, Gaza Utara, masih stabil namun penyediaan sumber listrik itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/08/13/banyak-persoalan-utama-yang-harus-dibantu-di-gaza-begini-cerita-relawan-indonesia/">Banyak Persoalan Utama yang Harus Dibantu di Gaza, Begini Cerita Relawan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Setelah sampai di Jalur <a href="https://www.suara.com/tag/gaza">Gaza</a>, <a href="https://www.suara.com/tag/palestina">Palestina</a> dalam rangka bantuan kemanusiaan, <a href="https://www.suara.com/tag/relawan-indonesia">relawan Indonesia</a> dari Organisasi kerelawanan medis Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) memberikan update kondisi di negara yang tengah dijajah oleh <a href="https://www.suara.com/tag/israel">Israel</a> itu.</p>
<p>Relawan MER-C di Gaza mengatakan banyak <a href="https://www.suara.com/tag/persoalan">persoalan</a> utama yang harus dibantu oleh dunia, seperti kondisi struktural Rumah Sakit Indonesia di Bait Lahiya, Gaza Utara, masih stabil namun penyediaan sumber listrik itu tengah dibutuhkan.</p>
<p>“Setelah kami tinjau, secara umum yang paling membutuhkan perbaikan segera adalah sumber listrik,” ucap relawan MER-C yang bertugas di RS Indonesia dr. Dany Kurniadi Ramdhan, Senin (12/8/2024).</p>
<p>Dany menjelaskan sumber listrik RS Indonesia saat ini hanya berasal dari panel surya yang tersisa dan hanya dapat memproduksi 20 persen dari kapasitas maksimumnya, serta dari generator bensin yang pengoperasiannya amat tergantung dengan pengiriman bahan bakar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).</p>
<p>Ia mengatakan terbatasnya pasokan listrik amat berdampak pada kemampuan RS Indonesia memaksimalkan pelayanan bagi warga Palestina yang terluka akibat pengeboman Israel. Terlebih, pasokan obat-obatan, alat kesehatan, dan prostesis sudah sangat sedikit.</p>
<p>“Saat kami datang pun (pada 9 Agustus), kebetulan saat itu lampu mati saat tindakan operasi sedang berjalan. Akhirnya, operasi tersebut dilanjutkan meski pencahayaan hanya berasal dari lampu ponsel,” kata dokter spesialis bedah saraf itu.</p>
<p>Tidak stabilnya aliran listrik juga berpotensi merusak perangkat kesehatan yang masih digunakan. Padahal, tak sedikit perangkat medis di RS Indonesia, seperti peralatan CT-scan, USG, serta alat tes darah dan tes hepatitis, sudah rusak akibat serangan Israel.</p>
<p>Apalagi, pasukan Israel juga sempat menduduki RS Indonesia dan menjadikannya pangkalan militer.</p>
<p>Sementara itu, Dany mengatakan bahwa kerusakan struktural di RS Indonesia tidak terlalu parah, bahkan usai dua lantai teratas bangunan rumah sakit tersebut terbakar akibat gempuran Israel.</p>
<p>“Secara struktural, gedungnya masih bagus, hanya memang ada beberapa bekas lubang dan kebakaran akibat roket dan ledakan yang harus diperbaiki,” kata dia.</p>
<p>Akses jalan ke RS Indonesia yang hancur dan terhalang bangkai kendaraan yang terbakar juga telah berangsur-angsur dibersihkan, ucap relawan MER-C itu.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/08/13/banyak-persoalan-utama-yang-harus-dibantu-di-gaza-begini-cerita-relawan-indonesia/">Banyak Persoalan Utama yang Harus Dibantu di Gaza, Begini Cerita Relawan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
