<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ramdan Denny Prakoso Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/ramdan-denny-prakoso/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/ramdan-denny-prakoso/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jul 2026 11:20:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Ramdan Denny Prakoso Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/ramdan-denny-prakoso/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/07/07/cadangan-devisa-indonesia-naik-jadi-1456-miliar-dolar-as-pada-juni-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 11:20:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[BI]]></category>
		<category><![CDATA[cadangan devisa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[cadangan devisa Juni 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Devisa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[impor indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan sektor eksternal]]></category>
		<category><![CDATA[Modal Asing]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tukar rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramdan Denny Prakoso]]></category>
		<category><![CDATA[sistem keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[stabilitas makroekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[utang luar negeri pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=134462</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai 145,6 miliar dolar AS, naik dari 144,9 miliar dolar AS pada akhir Mei 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan peningkatan cadangan devisa didorong oleh penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah serta [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/07/cadangan-devisa-indonesia-naik-jadi-1456-miliar-dolar-as-pada-juni-2026/">Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai 145,6 miliar dolar AS, naik dari 144,9 miliar dolar AS pada akhir Mei 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan peningkatan cadangan devisa didorong oleh penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah serta kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Perkembangan posisi cadangan devisa Juni 2026 tersebut dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah,” kata Ramdan dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut BI, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka itu juga berada di atas standar kecukupan internasional yang berkisar tiga bulan impor.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bank Indonesia menilai cadangan devisa saat ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ke depan, BI memperkirakan ketahanan sektor eksternal tetap terjaga seiring cadangan devisa yang memadai dan berlanjutnya aliran masuk modal asing. Optimisme tersebut didukung persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian Indonesia dan daya tarik imbal hasil investasi di dalam negeri.</p>
<p>“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Ramdan.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/07/cadangan-devisa-indonesia-naik-jadi-1456-miliar-dolar-as-pada-juni-2026/">Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Utang Luar Negeri Indonesia Tembus 434,7 Miliar Dollar AS</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/03/16/utang-luar-negeri-indonesia-tembus-4347-miliar-dollar-as/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 05:37:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pembiayaan APBN]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ULN Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ramdan Denny Prakoso]]></category>
		<category><![CDATA[SBN]]></category>
		<category><![CDATA[surat berharga negara]]></category>
		<category><![CDATA[ULN Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[utang luar negeri indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[utang luar negeri swasta]]></category>
		<category><![CDATA[Utang pemerintah Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=131870</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2026 tercatat mencapai 434,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp7.368 triliun. Data tersebut disampaikan oleh Bank Indonesia melalui laporan terbaru mengenai perkembangan utang luar negeri nasional. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan secara tahunan posisi ULN Indonesia tumbuh sebesar 1,7 persen dibandingkan periode [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/03/16/utang-luar-negeri-indonesia-tembus-4347-miliar-dollar-as/">Utang Luar Negeri Indonesia Tembus 434,7 Miliar Dollar AS</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2026 tercatat mencapai 434,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp7.368 triliun.</p>
<p data-start="381" data-end="523">Data tersebut disampaikan oleh <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Bank Indonesia</span></span> melalui laporan terbaru mengenai perkembangan utang luar negeri nasional.</p>
<p data-start="525" data-end="730">Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Ramdan Denny Prakoso</span></span>, mengatakan secara tahunan posisi ULN Indonesia tumbuh sebesar 1,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p data-start="732" data-end="821">Menurut dia, peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan utang pemerintah.</p>
<p data-start="823" data-end="1046">Posisi ULN pemerintah pada Januari 2026 tercatat sebesar 216,3 miliar dollar AS atau tumbuh 5,6 persen secara tahunan. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Desember 2025 yang sebesar 5,5 persen.</p>
<p data-start="1048" data-end="1295">“Perkembangan ini dipengaruhi oleh penarikan pinjaman untuk mendukung pembiayaan program dan proyek pemerintah serta aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional,” ujar Denny dalam keterangan resminya, Senin (16/3/2026).</p>
<p data-start="1297" data-end="1482">Sementara itu, utang luar negeri sektor swasta justru mengalami penurunan. ULN swasta tercatat terkontraksi sebesar 0,7 persen secara tahunan, lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya.</p>
<p data-start="1484" data-end="1619">Penurunan tersebut menunjukkan sektor swasta cenderung menahan penarikan pembiayaan dari luar negeri di tengah dinamika ekonomi global.</p>
<p data-start="1621" data-end="1758">Bank Indonesia menyatakan perkembangan ULN Indonesia tetap berada pada level yang terkendali dan didukung oleh struktur utang yang sehat.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/03/16/utang-luar-negeri-indonesia-tembus-4347-miliar-dollar-as/">Utang Luar Negeri Indonesia Tembus 434,7 Miliar Dollar AS</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
