<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mekanisme pemilihan PBNU Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/mekanisme-pemilihan-pbnu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/mekanisme-pemilihan-pbnu/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Aug 2026 18:42:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>mekanisme pemilihan PBNU Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/mekanisme-pemilihan-pbnu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Belum Sepakat, Voting Jadi Jalan Keluar</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/30/mekanisme-pemilihan-ketum-pbnu-belum-sepakat-voting-jadi-jalan-keluar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 18:42:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesra]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# ahwa]]></category>
		<category><![CDATA[# gus salam]]></category>
		<category><![CDATA[# PCNU]]></category>
		<category><![CDATA[# PWNU]]></category>
		<category><![CDATA[# Rais Aam]]></category>
		<category><![CDATA[Ahlul Halli wal Aqdi]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Kikin]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Rozin]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Yusuf]]></category>
		<category><![CDATA[mekanisme pemilihan PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Nuh]]></category>
		<category><![CDATA[Muktamar ke-35 NU]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[one man one vote]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[PCINU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Ketua Umum PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[voting Ketum PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[Zulfa Mustofa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135975</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) belum menemukan kesepakatan terkait mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode mendatang. Perbedaan pilihan membuat forum menyiapkan pemungutan suara sebagai penentu. Pimpinan Sidang Pleno III sekaligus Sekretaris Steering Committee Muktamar ke-35 NU, Prof Mohammad Nuh, mengatakan musyawarah mufakat tetap menjadi mekanisme yang diutamakan. Namun, jika kesepakatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/30/mekanisme-pemilihan-ketum-pbnu-belum-sepakat-voting-jadi-jalan-keluar/">Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Belum Sepakat, Voting Jadi Jalan Keluar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) belum menemukan kesepakatan terkait mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode mendatang. Perbedaan pilihan membuat forum menyiapkan pemungutan suara sebagai penentu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pimpinan Sidang Pleno III sekaligus Sekretaris Steering Committee Muktamar ke-35 NU, Prof Mohammad Nuh, mengatakan musyawarah mufakat tetap menjadi mekanisme yang diutamakan. Namun, jika kesepakatan tidak tercapai, keputusan akan ditentukan melalui voting.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kalau enggak ketemu untuk cari mufakat, kita sudah sepakat untuk voting,” kata Mohammad Nuh di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Perbedaan pandangan mengenai mekanisme pemilihan sebelumnya muncul dalam Sidang Komisi Organisasi. Forum tersebut menghasilkan dua opsi yang kemudian dibawa ke Sidang Pleno III di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Opsi pertama mengusulkan pemilihan langsung dengan sistem <em>one man one vote</em>. Dalam skema ini, setiap peserta yang memiliki hak suara dapat menentukan pilihannya, dengan tetap mempertimbangkan persetujuan Rais Aam terpilih.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara opsi kedua mengusulkan mekanisme penjaringan melalui Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU). Nama-nama yang masuk kemudian ditabulasi dan diserahkan kepada Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan calon Ketua Umum PBNU.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pimpinan Sidang Komisi Organisasi Prof Asrorun Niam mengatakan, persyaratan pencalonan Ketua Umum PBNU telah disepakati untuk dibuat lebih fleksibel. Kendati demikian, ketentuan pokok tetap harus mengacu pada AD/ART NU.</p>
<p class="isSelectedEnd">Di tengah pembahasan, lima nama yang disebut sebagai calon Ketua Umum PBNU juga menyatakan sikap. K.H. Zulfa Mustofa mengatakan dirinya bersama K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, K.H. Abdul Ghaffar Ro’in atau Gus Rozin, K.H. Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, dan K.H. Abdussalam Shohib atau Gus Salam sepakat mendukung mekanisme AHWA.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pernyataan tersebut turut mewarnai pembahasan dalam sidang pleno. Setelah itu, Mohammad Nuh menskors persidangan dan menetapkan pemungutan suara mengenai mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU digelar Sabtu malam pukul 19.00 WIB.</p>
<p class="isSelectedEnd">Voting akan dilakukan melalui sistem perwakilan. Hak suara akan diwakili oleh masing-masing ketua PCNU, PWNU, serta Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).</p>
<p>Hasil pemungutan suara tersebut akan menjadi penentu mekanisme yang digunakan dalam pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/30/mekanisme-pemilihan-ketum-pbnu-belum-sepakat-voting-jadi-jalan-keluar/">Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Belum Sepakat, Voting Jadi Jalan Keluar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
