<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>logistik bencana Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/logistik-bencana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/logistik-bencana/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Aug 2026 09:00:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>logistik bencana Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/logistik-bencana/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gempa M7,7 Guncang NTT, 47 Orang Meninggal dan 5.000 Warga Mengungsi</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/16/gempa-m77-guncang-ntt-47-orang-meninggal-dan-5-000-warga-mengungsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 09:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# Gempa NTT]]></category>
		<category><![CDATA[# Kabupaten Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[341 gempa susulan]]></category>
		<category><![CDATA[47 orang meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[5.000 warga mengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas publik rusak]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi 15 Agustus 2026]]></category>
		<category><![CDATA[gempa di NTT]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[gempa susulan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sikka]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[korban gempa]]></category>
		<category><![CDATA[logistik bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[pengungsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[tanggap darurat]]></category>
		<category><![CDATA[tenda darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135677</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Bencana tersebut menyebabkan 47 orang meninggal dunia, lebih dari 100 orang luka-luka, serta memaksa sekitar 5.000 warga mengungsi. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan data sementara per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB menunjukkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/16/gempa-m77-guncang-ntt-47-orang-meninggal-dan-5-000-warga-mengungsi/">Gempa M7,7 Guncang NTT, 47 Orang Meninggal dan 5.000 Warga Mengungsi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Bencana tersebut menyebabkan 47 orang meninggal dunia, lebih dari 100 orang luka-luka, serta memaksa sekitar 5.000 warga mengungsi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan data sementara per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB menunjukkan jumlah pengungsi tersebar di sejumlah wilayah terdampak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kabupaten Sikka menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 3.356 jiwa. Mereka terdiri atas 1.356 jiwa yang mengungsi di GOR Samador dan 2.000 jiwa lainnya yang mengungsi secara mandiri di 10 titik.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Para pengungsi di GOR Samador sebanyak 1.356 jiwa dan mandiri 2.000 jiwa di 10 titik pengungsian,” kata Berton dalam keterangannya, Minggu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Kabupaten Manggarai mencatat 2.078 jiwa mengungsi. Pengungsi lainnya tercatat di Kabupaten Nagekeo sebanyak 500 jiwa, serta sejumlah wilayah di luar NTT, yakni Bima dan Kepulauan Selayar.</p>
<h3>BNPB Prioritaskan Kebutuhan Pengungsi</h3>
<p class="isSelectedEnd">Berton menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar dan distribusi bantuan logistik menjadi prioritas selama masa tanggap darurat. Sejumlah wilayah masih membutuhkan perlengkapan untuk menunjang kebutuhan para penyintas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Khusus di Kabupaten Manggarai, kebutuhan mendesak meliputi puluhan tenda darurat, 30 ton beras, obat-obatan, 1.000 selimut, 1.000 velbed, 1.000 lembar tikar, tandon air bersih, serta genset.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kondisi di lapangan juga diperberat oleh aktivitas gempa susulan. BNPB mencatat sedikitnya 341 kali gempa susulan terjadi setelah gempa utama.</p>
<h3>47 Orang Meninggal Dunia</h3>
<p class="isSelectedEnd">Gempa tersebut menimbulkan korban jiwa di sejumlah kabupaten. Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan korban meninggal terbanyak, yakni 23 orang, disusul Manggarai Timur sebanyak 17 orang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Korban meninggal lainnya tercatat di Sikka sebanyak empat orang, Manggarai Barat satu orang, Ende satu orang, dan Nagekeo satu orang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain korban meninggal, sedikitnya 101 warga dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam.</p>
<h3>Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak</h3>
<p class="isSelectedEnd">Gempa yang berpusat di laut tersebut juga menimbulkan kerusakan cukup besar pada bangunan dan fasilitas publik di sejumlah wilayah NTT.</p>
<p class="isSelectedEnd">Data sementara mencatat 914 unit rumah mengalami rusak berat, 126 unit rusak sedang, dan 317 unit rusak ringan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kerusakan juga terjadi pada fasilitas publik. Sebanyak 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan, dan 38 kantor pemerintahan dilaporkan terdampak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemerintah bersama unsur penanggulangan bencana terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi warga, pemenuhan kebutuhan dasar, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.</p>
<p>Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat aktivitas gempa susulan masih terjadi. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap mengikuti arahan petugas dan mengutamakan keselamatan selama proses penanganan bencana berlangsung.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/16/gempa-m77-guncang-ntt-47-orang-meninggal-dan-5-000-warga-mengungsi/">Gempa M7,7 Guncang NTT, 47 Orang Meninggal dan 5.000 Warga Mengungsi</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Kerahkan Helikopter untuk Percepat Distribusi Bantuan di Sumbar</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/12/02/pemerintah-kerahkan-helikopter-untuk-percepat-distribusi-bantuan-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 04:45:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Agam pendataan pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[akses darat terputus]]></category>
		<category><![CDATA[banjir dan longsor Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan bencana Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pangan dan non-pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas HR-3684]]></category>
		<category><![CDATA[distribusi bantuan udara]]></category>
		<category><![CDATA[helikopter BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Solok bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[logistik bencana]]></category>
		<category><![CDATA[operasi kemanusiaan udara]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah pusat tanggap darurat]]></category>
		<category><![CDATA[pengungsi Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[TNI AU bantu pengiriman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=129013</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah pusat mengerahkan helikopter sebagai alutsista untuk mempercepat distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat (Sumbar). Langkah ini diambil karena sejumlah jalur darat masih terputus pascabencana. Pada Senin (1/12), BNPB bersama TNI dan Basarnas menyalurkan sekitar 4 ton bantuan menuju Kabupaten Solok, Agam, dan Pasaman Barat. Helikopter Basarnas HR-3684 lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/12/02/pemerintah-kerahkan-helikopter-untuk-percepat-distribusi-bantuan-di-sumbar/">Pemerintah Kerahkan Helikopter untuk Percepat Distribusi Bantuan di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pemerintah pusat mengerahkan helikopter sebagai alutsista untuk mempercepat distribusi bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat (Sumbar). Langkah ini diambil karena sejumlah jalur darat masih terputus pascabencana.</p>
<p data-start="343" data-end="629">Pada Senin (1/12), BNPB bersama TNI dan Basarnas menyalurkan sekitar 4 ton bantuan menuju Kabupaten Solok, Agam, dan Pasaman Barat. Helikopter Basarnas HR-3684 lebih dulu mengirim 360 kg bantuan ke Solok, berisi makanan kemasan, beras, air mineral, bahan pangan, kasur, dan obat-obatan.</p>
<p data-start="631" data-end="845">Di Pasaman Barat, bantuan seberat 1,34 ton diterbangkan oleh helikopter TNI AU menuju Maligi. Bantuan yang dikirim terdiri atas makanan olahan, makanan bayi, makanan siap saji, air mineral, family kit, dan selimut.</p>
<p data-start="847" data-end="1081">Sementara itu, Kabupaten Agam juga menerima bantuan melalui udara. Sebanyak 2,3 ton logistik diterjunkan ke Tiku dan Sungai Puar. Bantuan meliputi air mineral, makanan ringan, makanan bayi, sembako, makanan olahan, selimut, dan kasur.</p>
<p data-start="1083" data-end="1391">Data sementara per 1 Desember menunjukkan BPBD Kabupaten Solok mencatat 958 KK atau 3.949 jiwa mengungsi, dari total 4.750 KK yang terdampak. Di Pasaman Barat, terdapat 338 KK atau 1.491 jiwa yang mengungsi, dan 14.808 KK atau 57.948 jiwa terdampak. BPBD Kabupaten Agam masih melanjutkan pendataan pengungsi.</p>
<p data-start="1393" data-end="1599">BNPB memastikan distribusi bantuan terus dimaksimalkan melalui jalur darat, laut, dan udara. Pemerintah juga mengerahkan alat berat untuk membuka kembali akses darat agar pengiriman logistik semakin lancar.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/12/02/pemerintah-kerahkan-helikopter-untuk-percepat-distribusi-bantuan-di-sumbar/">Pemerintah Kerahkan Helikopter untuk Percepat Distribusi Bantuan di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
