<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lab narkotika Bali Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/lab-narkotika-bali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/lab-narkotika-bali/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Mar 2026 05:41:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>lab narkotika Bali Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/lab-narkotika-bali/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bea Cukai–BNN Bongkar Laboratorium Narkotika di Bali, Dua WN Rusia Ditangkap</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/03/08/bea-cukai-bnn-bongkar-laboratorium-narkotika-di-bali-dua-wn-rusia-ditangkap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 05:41:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Narkotika Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[clandestine lab]]></category>
		<category><![CDATA[Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan narkotika internasional]]></category>
		<category><![CDATA[lab narkotika Bali]]></category>
		<category><![CDATA[mefedron]]></category>
		<category><![CDATA[pengungkapan narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[penyelundupan bahan kimia]]></category>
		<category><![CDATA[peredaran narkoba di Bali]]></category>
		<category><![CDATA[warga negara Rusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=131722</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Bea Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap laboratorium narkotika tersembunyi atau clandestine lab di sebuah vila di Kabupaten Gianyar, Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, dua warga negara Rusia ditangkap karena diduga memproduksi narkotika jenis mefedron. Direktur Interdiksi Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, R. Syarif Hidayat, mengatakan pengungkapan itu berawal dari penindakan terhadap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/03/08/bea-cukai-bnn-bongkar-laboratorium-narkotika-di-bali-dua-wn-rusia-ditangkap/">Bea Cukai–BNN Bongkar Laboratorium Narkotika di Bali, Dua WN Rusia Ditangkap</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Bea Cukai bersama <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Badan Narkotika Nasional</span></span> (BNN) mengungkap laboratorium narkotika tersembunyi atau <em data-start="295" data-end="312">clandestine lab</em> di sebuah vila di Kabupaten Gianyar, Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, dua warga negara Rusia ditangkap karena diduga memproduksi narkotika jenis mefedron.</p>
<p data-start="475" data-end="731">Direktur Interdiksi Narkotika <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Direktorat Jenderal Bea dan Cukai</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">R. Syarif Hidayat</span></span>, mengatakan pengungkapan itu berawal dari penindakan terhadap paket kiriman dari luar negeri yang diduga berisi bahan kimia untuk produksi narkotika.</p>
<p data-start="733" data-end="909">“Pengungkapan <em data-start="747" data-end="764">clandestine lab</em> ini merupakan bentuk nyata komitmen Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika,” kata Syarif kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).</p>
<p data-start="911" data-end="1092">Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya difokuskan pada narkotika siap edar, tetapi juga terhadap bahan kimia dan peralatan yang berpotensi digunakan untuk memproduksi narkotika.</p>
<p data-start="1094" data-end="1418">Kasus ini bermula pada 21 Januari 2026 saat Bea Cukai di <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Bandara Internasional Soekarno-Hatta</span></span> menegah paket kiriman dari Tiongkok dengan tujuan Uluwatu, Bali. Paket tersebut berisi dua botol cairan yang diketahui mengandung zat Valerophenone dan 4’-Methylpropiophenone yang dapat digunakan dalam proses pembuatan narkotika.</p>
<p data-start="1420" data-end="1638">Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan tim gabungan yang melibatkan Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT (Bali Nusra), Bea Cukai Soekarno-Hatta, serta BNN.</p>
<p data-start="1640" data-end="1761">Tim gabungan melakukan pengawasan dan pendalaman terhadap pergerakan barang kiriman sejak 28 Januari hingga 5 Maret 2026.</p>
<p data-start="1763" data-end="1987">Dari hasil analisis, petugas menemukan adanya sejumlah pengiriman peralatan laboratorium dan zat kimia, baik dari dalam maupun luar negeri, yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta dan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai</span></span>.</p>
<p data-start="1989" data-end="2096">Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk mendukung kegiatan produksi narkotika di sebuah vila di Bali.</p>
<p data-start="2098" data-end="2342">Pada 6 Maret 2026, tim gabungan menangkap seorang perempuan warga negara Rusia berinisial NT di Vila The Tetamian Bali. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di Vila The Lavana De’Bale Marcapada yang diduga menjadi lokasi produksi narkotika.</p>
<p data-start="2344" data-end="2471">Di lokasi tersebut, petugas menemukan berbagai zat kimia dalam bentuk bubuk dan cair serta narkotika golongan I jenis mefedron.</p>
<p data-start="2473" data-end="2690">Pada waktu yang sama, seorang pria warga negara Rusia berinisial ST juga diamankan di Vila Rena’s Kubu. Penggeledahan di lokasi tersebut menemukan zat kimia cair yang diduga berkaitan dengan proses produksi narkotika.</p>
<p data-start="2692" data-end="2929">Dari operasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa mefedron kristal seberat 644 gram, mefedron cair setengah jadi sebanyak 7.250 mililiter, bahan kimia padat sebanyak 2.600 gram, serta bahan kimia cair sebanyak 219.780 mililiter.</p>
<p data-start="2931" data-end="3042">Selain itu, petugas juga mengamankan 36 item peralatan laboratorium yang digunakan untuk memproduksi narkotika.</p>
<p data-start="3044" data-end="3182">Syarif mengatakan pengungkapan laboratorium narkotika ini menjadi langkah penting untuk memutus rantai produksi narkotika di dalam negeri.</p>
<p data-start="3184" data-end="3442">“Keberadaan <em data-start="3196" data-end="3213">clandestine lab</em> menunjukkan bahwa jaringan narkotika tidak hanya berupaya menyelundupkan barang jadi, tetapi juga memproduksinya di dalam negeri. Dengan pengungkapan ini, potensi peredaran narkotika dapat dicegah sejak tahap produksi,” ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/03/08/bea-cukai-bnn-bongkar-laboratorium-narkotika-di-bali-dua-wn-rusia-ditangkap/">Bea Cukai–BNN Bongkar Laboratorium Narkotika di Bali, Dua WN Rusia Ditangkap</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
