<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kenaikan biaya platform Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/kenaikan-biaya-platform/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/kenaikan-biaya-platform/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 19:14:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>kenaikan biaya platform Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/kenaikan-biaya-platform/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menteri UMKM Sebut Kenaikan Charging Fee E-Commerce Tidak Fair</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/22/menteri-umkm-sebut-kenaikan-charging-fee-e-commerce-tidak-fair/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 19:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Abuse market]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya layanan e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Cash flow UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Charging fee]]></category>
		<category><![CDATA[dominasi pasar]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan biaya platform]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Pengawas Persaingan USaha]]></category>
		<category><![CDATA[Maman Abdurrahman]]></category>
		<category><![CDATA[Marketplace Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang online Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Persaingan usaha]]></category>
		<category><![CDATA[platform digital]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[Seller online]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok Shop]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133356</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Menteri Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengkritik kebijakan salah satu platform e-commerce yang menaikkan biaya layanan atau charging fee secara mendadak. Menurut Maman, kebijakan tersebut memberatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di platform digital, termasuk TikTok Shop. Ia mengatakan banyak pelaku usaha kecil mengeluhkan kenaikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/22/menteri-umkm-sebut-kenaikan-charging-fee-e-commerce-tidak-fair/">Menteri UMKM Sebut Kenaikan Charging Fee E-Commerce Tidak Fair</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Menteri <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah Republik Indonesia</span></span>, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Maman Abdurrahman</span></span>, mengkritik kebijakan salah satu platform e-commerce yang menaikkan biaya layanan atau charging fee secara mendadak.</p>
<p data-start="226" data-end="402">Menurut Maman, kebijakan tersebut memberatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di platform digital, termasuk <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">TikTok Shop</span></span>.</p>
<p data-start="404" data-end="553">Ia mengatakan banyak pelaku usaha kecil mengeluhkan kenaikan biaya layanan yang dilakukan tanpa jadwal dan komunikasi yang jelas kepada para penjual.</p>
<p data-start="555" data-end="860">“Kalau transaksional hitung-hitungan, beban charging fee yang dibayar itu sah-sah saja. Tapi pada saat harganya terus naik tanpa ada schedule waktu, tanpa timeline yang tepat atau disepakati, akhirnya mengganggu cash flow pengusaha mikro kecil kita di tanah air,” ujar Maman di Jakarta, Kamis (21/5/2026).</p>
<p data-start="862" data-end="1051">Menurut dia, persoalan tersebut membuat pihaknya berkoordinasi langsung dengan <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia</span></span> guna membahas pengawasan ekosistem digital dan perlindungan pelaku UMKM.</p>
<p data-start="1053" data-end="1203">Maman mencontohkan adanya platform e-commerce yang menaikkan biaya layanan dua kali dalam waktu berdekatan, yakni pada 18 Mei dan kembali pada 1 Juni.</p>
<p data-start="1205" data-end="1306">Ia menilai praktik tersebut berpotensi mengarah pada abuse market atau penyalahgunaan dominasi pasar.</p>
<p data-start="1308" data-end="1431">Karena itu, Maman berencana membawa persoalan tersebut ke <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Komisi Pengawas Persaingan Usaha</span></span> untuk dibahas lebih lanjut.</p>
<p data-start="1433" data-end="1672">“Saya minta kepada e-commerce yang memang cenderung punya potensi melakukan abuse market, ingat keberadaan kami Kementerian UMKM akan melakukan positioning pembelaan kepada kepentingan pengusaha mikro dan kecil di Tanah Air kita,” katanya.</p>
<p data-start="1674" data-end="1838">Maman menegaskan pemerintah tidak anti terhadap e-commerce. Namun, menurut dia, ekosistem digital harus dibangun secara adil antara platform dan pelaku usaha kecil.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/22/menteri-umkm-sebut-kenaikan-charging-fee-e-commerce-tidak-fair/">Menteri UMKM Sebut Kenaikan Charging Fee E-Commerce Tidak Fair</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Larang Kenaikan Biaya Platform E-Commerce Sementara Regulasi Disusun</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/05/16/pemerintah-larang-kenaikan-biaya-platform-e-commerce-sementara-regulasi-disusun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 10:55:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# ekonomi digital indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[# menteri umkm]]></category>
		<category><![CDATA[biaya komisi]]></category>
		<category><![CDATA[biaya layanan]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan biaya platform]]></category>
		<category><![CDATA[komisi dinamis]]></category>
		<category><![CDATA[Maman Abdurrahman]]></category>
		<category><![CDATA[marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku usaha mikro kecil]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[penindakan marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[penjual online]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[regulasi UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok Shop]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=133237</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap platform e-commerce yang menaikkan biaya layanan di tengah proses penyusunan regulasi perlindungan UMKM. Ia mengatakan pemerintah telah memanggil seluruh perusahaan marketplace untuk memastikan tidak ada kenaikan biaya tambahan sebelum aturan baru diterbitkan. “Kemarin kita sudah panggil seluruh perusahaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/16/pemerintah-larang-kenaikan-biaya-platform-e-commerce-sementara-regulasi-disusun/">Pemerintah Larang Kenaikan Biaya Platform E-Commerce Sementara Regulasi Disusun</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Maman Abdurrahman</span></span>, menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap platform e-commerce yang menaikkan biaya layanan di tengah proses penyusunan regulasi perlindungan UMKM.</p>
<p data-start="320" data-end="475">Ia mengatakan pemerintah telah memanggil seluruh perusahaan marketplace untuk memastikan tidak ada kenaikan biaya tambahan sebelum aturan baru diterbitkan.</p>
<p data-start="477" data-end="637">“Kemarin kita sudah panggil seluruh perusahaan marketplace. Saya sudah sampaikan tidak boleh ada kenaikan dulu. Itu sudah tegas,” kata Maman, Jumat (15/5/2026).</p>
<p data-start="639" data-end="858">Menurut dia, pemerintah telah memperoleh komitmen dari sejumlah platform e-commerce terkait kebijakan biaya layanan tersebut. Namun, pemerintah akan mengambil tindakan jika masih ada platform yang melanggar kesepakatan.</p>
<p data-start="860" data-end="961">“Kalau sampai ada marketplace yang mencoba menaikkan biaya setelah rapat, kita akan tindak,” ujarnya.</p>
<p data-start="963" data-end="1056">Sebelumnya, pelaku UMKM mengeluhkan kenaikan biaya layanan platform yang dinilai memberatkan.</p>
<p data-start="1058" data-end="1274"><span class="" data-state="closed"><a class="decorated-link" href="https://shop.tiktok.com?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noopener">TikTok Shop</a></span> disebut mengubah kebijakan Biaya Komisi Dinamis dengan batas maksimal komisi naik dari Rp40 ribu menjadi Rp650 ribu per item. Kebijakan itu dijadwalkan berlaku mulai 18 Mei 2026.</p>
<p data-start="1276" data-end="1383">Selain itu, terdapat penyesuaian biaya pengiriman untuk pengembalian barang yang dibebankan kepada penjual.</p>
<p data-start="1385" data-end="1467">Maman menegaskan pemerintah akan tetap berpihak pada pelaku UMKM di ruang digital.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/05/16/pemerintah-larang-kenaikan-biaya-platform-e-commerce-sementara-regulasi-disusun/">Pemerintah Larang Kenaikan Biaya Platform E-Commerce Sementara Regulasi Disusun</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
