<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus Pemerkosaan Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/kasus-pemerkosaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/kasus-pemerkosaan/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Mar 2024 21:14:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Kasus Pemerkosaan Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/kasus-pemerkosaan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perkosa PRT Asal Indonesia, Eks Anggota Dewan  Dihukum 8 Tahun Penjara dan 2 Cambukan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/03/04/perkosa-prt-asal-indonesia-eks-anggota-dewan-dihukum-8-tahun-penjara-dan-2-cambukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Mar 2024 21:14:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# Pengadilan Banding]]></category>
		<category><![CDATA[# Pengadilan Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[# PRT asal Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=107634</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Upaya banding mantan anggota dewan di Malaysia, Paul Yong Choo Kiong, yang sebelumnya dinyatakan bersalah memperkosa pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia pada Juli 2019, ditolak Pengadilan Tingkat Banding Malaysia. Panel beranggotakan tiga hakim Pengadilan Banding di Putrajaya, Jumat (1/3/2024), dengan keputusan mayoritas 2-1, menolak banding yang diajukan oleh mantan anggota dewan (ADUN) Tronoh. Majelis [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/04/perkosa-prt-asal-indonesia-eks-anggota-dewan-dihukum-8-tahun-penjara-dan-2-cambukan/">Perkosa PRT Asal Indonesia, Eks Anggota Dewan  Dihukum 8 Tahun Penjara dan 2 Cambukan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Upaya banding mantan anggota dewan di Malaysia, Paul Yong Choo Kiong, yang sebelumnya dinyatakan bersalah memperkosa pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia pada Juli 2019, ditolak Pengadilan Tingkat Banding Malaysia.</p>
<p>Panel beranggotakan tiga hakim <a href="https://www.suara.com/tag/pengadilan-banding">Pengadilan Banding</a> di Putrajaya, Jumat (1/3/2024), dengan keputusan mayoritas 2-1, menolak banding yang diajukan oleh mantan anggota dewan (ADUN) Tronoh.</p>
<p>Majelis hakim memutuskan Pengadilan Tinggi Ipoh tidak melakukan kesalahan dalam menghukum dan menjatuhkan hukuman terhadap pemohon banding. Pembela dianggap gagal menimbulkan keraguan atas tuntutan terhadap mantan anggota dewan tersebut.</p>
<p>Namun, Pengadilan Banding mengurangi hukuman penjara Paul Yong dari 13 tahun dan dua cambukan menjadi delapan tahun dengan dua cambukan.</p>
<p>Yong didakwa memperkosa PRT berusia 23 tahun di Taman Meru Desa, Ipoh, Perak, antara pukul 20.15 hingga 21.15 pada 7 Juli 2019 lalu. Ia didakwa berdasarkan Pasal 376 (1) KUHP dan diancam hukuman penjara hingga 20 tahun dan hukuman cambuk.</p>
<p>Sementara itu, Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur Yoshi Iskandar mengatakan tentunya KBRI menghormati putusan hakim mahkamah.</p>
<p>KBRI Kuala Lumpur, menurut dia, juga berupaya menghubungi keluarga korban terkait putusan pengadilan tersebut.</p>
<p><strong><em>Sumber:</em> Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/04/perkosa-prt-asal-indonesia-eks-anggota-dewan-dihukum-8-tahun-penjara-dan-2-cambukan/">Perkosa PRT Asal Indonesia, Eks Anggota Dewan  Dihukum 8 Tahun Penjara dan 2 Cambukan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswi di Kazakhstan Diculik Sopir Taksi, Empat Hari  Digilir 17 Pria</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/11/06/siswi-di-kazakhstan-diculik-sopir-taksi-empat-hari-digilir-17-pria/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 23:44:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[gadis Kazakhstan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pemerkosaan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kazakhstan]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=62564</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Seorang siswi di Kazakstan menjadi korban pemerkosaan oleh 17 pria selama empat hari setelah ia dibius oleh sopir taksi. Menyadur The Sun Jumat (5/11/2021), korban yang tidak diungkapkan identitasnya tersebut mengaku jika ia diperkosa di tepi sungai di Kazakhstan selatan. Gadis itu mengatakan dia diculik oleh sopir taksi setelah berbelanja di sebuah pasar di Saryagash pada bulan Mei. Dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/11/06/siswi-di-kazakhstan-diculik-sopir-taksi-empat-hari-digilir-17-pria/">Siswi di Kazakhstan Diculik Sopir Taksi, Empat Hari  Digilir 17 Pria</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Seorang siswi di Kazakstan menjadi korban pemerkosaan oleh 17 pria selama empat hari setelah ia dibius oleh <a href="https://www.suara.com/tag/sopir">sopir</a> taksi.</p>
<p>Menyadur <em>The Sun</em> Jumat (5/11/2021), korban yang tidak diungkapkan identitasnya tersebut mengaku jika ia diperkosa di tepi sungai di <a href="https://www.suara.com/tag/kazakhstan">Kazakhstan</a> selatan.</p>
<p>Gadis itu mengatakan dia diculik oleh sopir taksi setelah berbelanja di sebuah pasar di Saryagash pada bulan Mei.</p>
<p>Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba sopir taksi membawanya melalui jalur yang tidak biasa. Ketika dia ketakutan dan menangis, sang sopir menawarinya sebotol air minum.</p>
<p>Korban mengungkapkan jika dia pingsan setelah minum beberapa teguk minuman yang diberikan oleh sopir tersebut.</p>
<p>“Saya terbangun di tepi sungai. Saya berbaring di tanah dalam keadaan telanjang bulat dan dikelilingi oleh beberapa pria,” ungkap korban kepada stasiun TV KTK.</p>
<p>“Mereka memerkosa saya di tepi sungai kemudian membawa saya ke sebuah rumah. Di sana, mereka memerkosa saya lagi dan menelepon teman-teman mereka dan berkata, ‘kemari, kami punya anak perempuan'” sambungnya.</p>
<p>Korban mengungkapkan jika ia kembali diperkosa secara bergantian oleh pria yang berbeda di sebuah ruangan tempat ia disandera.</p>
<p>“Mereka memukuli saya dan mengancam akan menenggelamkan saya di sungai ketika saya mencoba melawan mereka,” ungkap korban.</p>
<p>Setelah empat hari, para pelaku akhirnya membebaskan korban. Ia berhasil pulang dan langsung mengadu ke orang tuanya.</p>
<p>Korban mengungkapkan jika ia mengidentifikasi 17 pria yang memerkosanya. Ruang gerak para pelaku telah dibatasi, namun tidak ditangkap.</p>
<p>“Kasus pidana dibuka lima bulan lalu. Tidak ada yang ditangkap sejak itu,” ungkap ibu korban.</p>
<p>Saltanat Karakozova, juru bicara kepolisian daerah Turkestan, mengatakan jika para pelaku hingga kini masih diperiksa.</p>
<p>“Serangkaian pemeriksaan sedang berlangsung. Investigasi sedang berlangsung,” ungkap Saltanat.</p>
<p>Saltanat juga mengungkapkan jika petugas terhambat oleh ibu korban yang menghancurkan barang bukti penting.</p>
<p>Ibu korban menjelaskan bahwa dia membakar pakaian putrinya ketika ia diperkosa karena untuk menghilangkan kenangan buruk.</p>
<p>Menurut media lokal, ibu korban juga dikatakan telah menerima uang sebesar Rp 266 juta dari para pelaku pemerkosaan.</p>
<p>Ibu korban mengklaim jika polisi mengatakan kepadanya untuk tutup mulut setelah menerima uang tersebut, namun dia tetap ingin para pelaku dipenjara.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="https://www.suara.com/news/2021/11/05/155433/seorang-siswi-di-kazakhstan-diculik-sopir-taksi-dan-digilir-17-pria-selama-empat-hari"><em>Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/11/06/siswi-di-kazakhstan-diculik-sopir-taksi-empat-hari-digilir-17-pria/">Siswi di Kazakhstan Diculik Sopir Taksi, Empat Hari  Digilir 17 Pria</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku Pemerkosaan di Kereta Api AS yang Ditonton Penumpang Lain Tertangkap</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/10/22/pelaku-pemerkosaan-di-kereta-api-as-yang-ditonton-penumpang-lain-tertangkap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2021 17:18:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Pemerkosaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=60818</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Seorang pria yang tega memerkosa penumpang di dalam kereta di Amerika Serikat dan hanya ditonton oleh warga sekitar akhirnya ditangkap. Menyadur The Sun Kamis (21/10/2021), Fiston Ngoy ditangkap polisi dan telah didakwa dengan kasus pemerkosaan. Pria 35 tahun tersebut diyakini seharusnya dideportasi kembali ke Kongo tahun lalu karena terjerat kasus yang sama. Ngoy adalah warga negara Kongo yang masuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/22/pelaku-pemerkosaan-di-kereta-api-as-yang-ditonton-penumpang-lain-tertangkap/">Pelaku Pemerkosaan di Kereta Api AS yang Ditonton Penumpang Lain Tertangkap</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Seorang pria yang tega memerkosa penumpang di dalam kereta di <a href="https://www.suara.com/tag/amerika-serikat">Amerika Serikat</a> dan hanya ditonton oleh warga sekitar akhirnya ditangkap.</p>
<p>Menyadur <em>The Sun</em> Kamis (21/10/2021), Fiston Ngoy ditangkap polisi dan telah didakwa dengan <a href="https://www.suara.com/tag/kasus-pemerkosaan">kasus pemerkosaan</a>.</p>
<p>Pria 35 tahun tersebut diyakini seharusnya dideportasi kembali ke Kongo tahun lalu karena terjerat kasus yang sama.</p>
<p>Ngoy adalah warga negara Kongo yang masuk ke AS menggunakan visa pelajar pada tahun 2012 dan masih tinggal meskipun masa berlaku visanya habis pada tahun 2015.</p>
<p>Polisi mengatakan Ngoy melakukan aksi bejatnya di kereta Southeastern Pennsylvania Transportation Authority (SEPTA) di dekat pinggiran kota Philly di Upper Darby.</p>
<p>Diyakini tidak ada seorang pun di dalam kereta yang menelepon 911 atau memanggil kontak darurat untuk menolong korban.</p>
<p>Polisi mengklaim bahwa beberapa penumpang malah menggunakan ponsel mereka untuk merekam serangan tersebut.</p>
<p>Inspektur Polisi Upper Darby Timothy Bernhardt mengatakan, miris mengetahui penumpang lain melihat serangan itu dan tidak melakukan apa pun untuk membantu.</p>
<p>“Saya tidak bisa berkata-kata. Saya tidak bisa membayangkan melihat apa yang Anda lihat sendiri,” ujar Timothy Bernhardt.</p>
<p>Timothy Bernhardt juga menegaskan bahwa siapa pun yang merekam serangan itu menggunakan ponsel pribadi bisa menghadapi tuntutan pidana.</p>
<p>“Saya terkejut dengan mereka yang tidak melakukan apa pun untuk membantu korban. Siapa pun yang berada di kereta itu harus melihat ke cermin dan bertanya mengapa mereka tidak melakukan intervensi atau mengapa mereka tidak melakukan sesuatu,” sambungnya.</p>
<p>Kepala Polisi Transit Thomas Nestel juga ikut mengecam aksi nekad pelaku dan menyayangkan sikap para penumpang lain.</p>
<p>Polisi belum merilis rekaman kamera keamanan atau mengungkapkan berapa banyak penumpang yang ada di sekitar tempat kejadian.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="https://www.suara.com/news/2021/10/21/220739/pelaku-pemerkosaan-di-kereta-api-as-yang-ditonton-penumpang-lain-akhirnya-tertangkap"><em>Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/22/pelaku-pemerkosaan-di-kereta-api-as-yang-ditonton-penumpang-lain-tertangkap/">Pelaku Pemerkosaan di Kereta Api AS yang Ditonton Penumpang Lain Tertangkap</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Prancis Terima 49 Laporan Pemerkosaan Anak Setiap Hari</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/10/14/polisi-prancis-terima-49-laporan-pemerkosaan-anak-setiap-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2021 04:36:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pemerkosaan anak]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=60020</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Polisi Prancis tiap hari menerima rata-rata sekitar 49 laporan pemerkosaan yang melibatkan anak di bawah umur pada 2021, menurut laporan media setempat RTL. Melansir laman kantor berita Anadolu, Kamis (14/10/2021), lembaga penegak hukum juga melaporkan rata-rata 68 kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur setiap hari. Lebih dari 200 personel polisi dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/14/polisi-prancis-terima-49-laporan-pemerkosaan-anak-setiap-hari/">Polisi Prancis Terima 49 Laporan Pemerkosaan Anak Setiap Hari</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Polisi Prancis tiap hari menerima rata-rata sekitar 49 laporan <a href="https://www.suara.com/tag/pemerkosaan">pemerkosaan</a> yang melibatkan anak di bawah umur pada 2021, menurut laporan media setempat RTL.</p>
<p>Melansir laman kantor berita <em>Anadolu</em>, Kamis (14/10/2021), lembaga penegak hukum juga melaporkan rata-rata 68 kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur setiap hari.</p>
<p>Lebih dari 200 personel polisi dan gendarmerie dilatih untuk menangani tugas sensitif yang memungkinkan korban anak-anak menceritakan pengalaman traumatis dan melakukan pengaduan hukum, kata RTL.</p>
<p>Laporan tentang tingginya jumlah <a href="https://www.suara.com/tag/kasus-pemerkosaan">kasus pemerkosaan</a> yang melibatkan anak di bawah umur muncul setelah undang-undang yang diadopsi oleh parlemen pada April yang mengkriminalisasi hubungan seks terhadap anak-anak di bawah usia 15 tahun.</p>
<p>Para pelaku menghadapi hukuman penjara hingga 20 tahun.</p>
<p>Investigasi baru-baru ini menemukan 216.000 anak di bawah umur mengalami pelecehan seksual di dalam Gereja Katolik Prancis dari tahun 1950 hingga 2020.</p>
<p>Prancis juga mencatat peningkatan kasus pemerkosaan menyusul gerakan #MeToo.</p>
<p>Menurut data Kementerian Dalam Negeri pada 2019, diperkirakan 19.200 pemerkosaan dan 28.900 kasus kekerasan seksual terjadi pada 2018 — naik dari 16.400 kasus pemerkosaan dan 24.000 kasus kekerasan seksual pada 2017.</p>
<p> </p>
<p>Sumber :<a href="https://www.suara.com/news/2021/10/14/112247/ngeri-polisi-prancis-terima-49-laporan-pemerkosaan-anak-setiap-hari"><em> Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/14/polisi-prancis-terima-49-laporan-pemerkosaan-anak-setiap-hari/">Polisi Prancis Terima 49 Laporan Pemerkosaan Anak Setiap Hari</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tagar Percuma Lapor Polisi Menggema Imbas Kasus Pemerkosaan Oleh ASN di Luwu Timur</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/10/08/tagar-percuma-lapor-polisi-menggema-imbas-kasus-pemerkosaan-oleh-asn-di-luwu-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2021 02:21:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Parlementaria]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu Timur]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Percuma Lapor Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=59439</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Komisi III DPR meminta Polri membuka kembali penyelidikan atas dugaan kasus pemerkosaan terhadap tiga anak oleh ayah kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Ayah sang anak diduga merupakan aparatur sipil negara (ASN) di pemerintaah daerah setempat. Ibu korban pada 2019 telah berupaya melaporkan kejadian yang menimpa anaknya. Namun sampai pada tingkat kepolisian daerah, Polda Sulawesi Selatan mengamini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/08/tagar-percuma-lapor-polisi-menggema-imbas-kasus-pemerkosaan-oleh-asn-di-luwu-timur/">Tagar Percuma Lapor Polisi Menggema Imbas Kasus Pemerkosaan Oleh ASN di Luwu Timur</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Komisi III DPR meminta Polri membuka kembali penyelidikan atas dugaan <a href="https://www.suara.com/tag/kasus-pemerkosaan">kasus pemerkosaan</a> terhadap tiga anak oleh ayah kandungnya di <a href="https://www.suara.com/tag/luwu-timur">Luwu Timur</a>, Sulawesi Selatan. Ayah sang anak diduga merupakan aparatur sipil negara (<a href="https://www.suara.com/tag/asn">ASN</a>) di pemerintaah daerah setempat.</p>
<p>Ibu korban pada 2019 telah berupaya melaporkan kejadian yang menimpa anaknya. Namun sampai pada tingkat kepolisian daerah, Polda Sulawesi Selatan mengamini Polres Luwu Timur yang memutuskan mengehentikan proses penyelidikan.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menilai sikap polisi tidak proaktif dalam menindak laporan kekerasan seksual. Sebagai Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI, ia sangat menyayangkan sikap kepolisian.</p>
<p>Sebab sikap tersebut sudah barang pasti memunculkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.</p>
<p>“Sekarang seiring dengan mencuatnya berita ini, muncul pula tagar #PercumaLaporPolisi, karena memang laporannya malah ditolak. Ini sangat disayangkan, karena justru tugas polisi adalah melindungi dan melayani masyarakat,” kata Sahroni kepada wartawan dikutip Jumat (8/10/2021).</p>
<p>Sahroni memandang perlu pembukaan kembali penyelidikan kasus yang kini menyita perhatian publik lantaran kadung <a href="https://www.suara.com/tag/viral">viral</a> di <a href="https://www.suara.com/tag/media-sosial">media sosial</a>. Di sisi lain, ia meminta Polri memberikan perlindungan kepada ibu korban dan ketiga anaknya, yang merupakan pelapor sekaligus korban.</p>
<p>“Karenanya saya akan minta dan pantau terus agar yang pertama dilakukan Polri adalah melindungi pelapor dan korban. Lalu buka dan usut kasus ini kembali. Jangan sampai kasus seperti ini diacuhkan, yang akan membuat masyarakat malah malas mengadu, hingga tindakan kekerasan maupun kriminalitas jadi merajalela,” kata Sahroni.</p>
<p>Sebelumnya, Ahmad Sahroni memandang Propam harus turun tangan menyikapi keputusan Kapolres Luwu Timur dan Kapolda Sulawesi Selata. Keputusan itu ialah terkait penghentian penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan terhadap tiga anak oleh ayah kandung di Luwu Timur.</p>
<p>Sahroni meminta agar kapolres dan kapolda dapat menjelaskan duduk perkara secara jelas dan transparan. Mengapa kemudian mereka mengklaim bahwa penyetopan penyelidikan kasus tersebut sudah sah dan sesuai prosedur.</p>
<p>“Kapolres dan Kapolda harus bisa menjelaskan alasan di balik keputusan ini, kalau perlu libatkan Propam. Jangan sampai kita melenggangkan tindak pidana kekerasan seksual seolah ini adalah masalah ringan,” kata Sahroni.</p>
<p> </p>
<p>Sumber :<a href="https://www.suara.com/news/2021/10/08/072551/tagar-percuma-lapor-polisi-menggema-imbas-kasus-pemerkosaan-oleh-asn-di-luwu-timur"><em> Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/08/tagar-percuma-lapor-polisi-menggema-imbas-kasus-pemerkosaan-oleh-asn-di-luwu-timur/">Tagar Percuma Lapor Polisi Menggema Imbas Kasus Pemerkosaan Oleh ASN di Luwu Timur</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Pemerkosaan Anak di Lotim, DPR: Propam Perlu Periksa Kapolres dan Kapolda</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/10/08/kasus-pemerkosaan-anak-di-lotim-dpr-propam-perlu-periksa-kapolres-dan-kapolda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2021 02:18:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Parlementaria]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# kasus pemerkosaan di luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan 3 Anak di Luwu Timur]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pemerkosaan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=59436</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wakil Ketua Komisi III DPR yang membidangi hukum, Ahmad Sahroni memandang Propam harus turun tangan menyikapi keputusan Kapolres Luwu Timur dan Kapolda Sulawesi Selata. Keputusan itu ialah terkait penghentian penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan terhadap tiga anak oleh ayah kandung di Luwu Timur. Sahroni meminta agar kapolres dan kapolda dapat menjelaskan duduk perkara secara jelas dan transparan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/08/kasus-pemerkosaan-anak-di-lotim-dpr-propam-perlu-periksa-kapolres-dan-kapolda/">Kasus Pemerkosaan Anak di Lotim, DPR: Propam Perlu Periksa Kapolres dan Kapolda</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Wakil Ketua Komisi III DPR yang membidangi hukum, Ahmad Sahroni memandang Propam harus turun tangan menyikapi keputusan Kapolres <a href="https://www.suara.com/tag/luwu-timur">Luwu Timur</a> dan Kapolda Sulawesi Selata. Keputusan itu ialah terkait penghentian penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan terhadap tiga anak oleh ayah kandung di Luwu Timur.</p>
<p>Sahroni meminta agar kapolres dan kapolda dapat menjelaskan duduk perkara secara jelas dan transparan. Mengapa kemudian mereka mengklaim bahwa penyetopan penyelidikan kasus tersebut sudah sah dan sesuai prosedur.</p>
<p>“Kapolres dan Kapolda harus bisa menjelaskan alasan di balik keputusan ini, kalau perlu libatkan Propam. Jangan sampai kita melenggangkan tindak pidana kekerasan seksual seolah ini adalah masalah ringan,” kata Sahroni kepada wartawan dikutip Jumat (8/10/2021).</p>
<p>Sebelumnya <a href="https://www.suara.com/tag/kasus-pemerkosaan">kasus pemerkosaan</a> ayah kandung terhadap anaknya sendiri itu viral diperbincangkan publik. Kisah terkait hal itu tayang dalam artikel “Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya Lapor ke Polisi. Polisi Menghentikan Penyelidikan” yang diterbitkan Projectmultatuli.org pada hari Rabu 6 Oktober 2021, lalu diterbitkan ulang Suara.com keesokan harinya.</p>
<p>Ahmad Sahroni mengaku sangat menyesalkan sikap Kapolres Luwu Timur maupun Kapolda Sulawesi Selatan. Sikap yang dimaksud ialah lantaran kedua pihak tersebut dianggap tidak serius menanggapi laporan dugaan pemerkosaan tiga orang anak oleh ayah kandungnya di Luwu Timur pada 2019.</p>
<p>Selain menyayangkan sikap kepolisian, Sahroni sekaligus menyampaikan kecamannha terhadap tindakan pelaku yang tidak beradab.</p>
<p>“Tindakan pelaku ini sangat biadab dan harus dihukum seberat-beratnya. Di sisi lain, saya juga ingin menyoroti sikap dari Polres Luwu Timur dan Polda Sulawesi Selatan yang kalau menurut pemberitaannya, sama sekali tidak membantu. Tidak ada perspektif melindungi korban, yang ada justru membuat korban makin trauma. Ini adalah preseden buruk yang sangat disayangkan,” kata Sahroni kepada wartawan dikutip Jumat (8/10/2021).</p>
<p>Kekinian diketahui baik kepolisian resor maupun kepolisan daerah setempat memutuskan tidak melanjutkan kaporan dengan menghentikan penyelidikan kasus tersebut. Menanggapi itu, Sahronimenilai bahwa sikap kepolisian patut dipertanyakan.</p>
<p>Mengingat kata Sahroni ibu korban sudah membawa alat bukti berupa rekaman, barang bukti celana, hingga pengakuan anak-anaknya serta keternagan yang konsisten.</p>
<p>“Kalau memang sesuai dengan yang diberitakan, maka saya tidak mengerti kenapa Kapolres dan Kapolda-nya malah menghentikan laporannya? Ini kasus kekerasan terhadap anak yang efeknya tidak main-main, bisa bikin trauma seumur hidup. Udah mau laporan saja sudah syukur, tapi kalau sudah lapor tapi polisi malah tidak melanjutkan, ini keterlaluan,” ujarnya.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="https://www.suara.com/news/2021/10/08/070919/kasus-pemerkosaan-anak-di-lotim-dpr-propam-perlu-periksa-kapolres-dan-kapolda"><em>Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/08/kasus-pemerkosaan-anak-di-lotim-dpr-propam-perlu-periksa-kapolres-dan-kapolda/">Kasus Pemerkosaan Anak di Lotim, DPR: Propam Perlu Periksa Kapolres dan Kapolda</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPR Pertanyakan Sikap Polres dan Polda Soal Kasus Pemerkosaan 3 Anak Oleh Ayah di Lotim</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/10/08/dpr-pertanyakan-sikap-polres-dan-polda-soal-kasus-pemerkosaan-3-anak-oleh-ayah-di-lotim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2021 02:16:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Parlementaria]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# kasus pemerkosaan di luwu timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan 3 Anak di Luwu Timur]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pemerkosaan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=59433</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni sangat menyesalkan sikap Kapolres Luwu Timur maupun Kapolda Sulawesi Selatan. Sikap yang dimaksud ialah lantaran kedua petinggi polisi itu dinilai tidak serius terkait laporan dugaan pemerkosaan tiga orang anak oleh ayah kandungnya di Luwu Timur pada 2019. Sebelumnya, kasus dugaan pemerkosaan ayah kandung terhadap anaknya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/08/dpr-pertanyakan-sikap-polres-dan-polda-soal-kasus-pemerkosaan-3-anak-oleh-ayah-di-lotim/">DPR Pertanyakan Sikap Polres dan Polda Soal Kasus Pemerkosaan 3 Anak Oleh Ayah di Lotim</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni sangat menyesalkan sikap Kapolres <a href="https://www.suara.com/tag/luwu-timur">Luwu Timur</a> maupun Kapolda Sulawesi Selatan. Sikap yang dimaksud ialah lantaran kedua petinggi polisi itu dinilai tidak serius terkait laporan dugaan pemerkosaan tiga orang anak oleh ayah kandungnya di Luwu Timur pada 2019.</p>
<p>Sebelumnya, kasus dugaan pemerkosaan ayah kandung terhadap anaknya sendiri itu viral diperbincangkan publik.</p>
<p>Kisah terkait hal itu tayang dalam artikel “Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya Lapor ke Polisi. Polisi Menghentikan Penyelidikan” yang diterbitkan Projectmultatuli.org pada hari Rabu 6 Oktober 2021, lalu diterbitkan ulang <em>Suara.com</em> keesokan harinya.</p>
<p>Selain menyayangkan sikap kepolisian, Sahroni sekaligus menyampaikan kecamannya terhadap tindakan pelaku yang tidak beradab.</p>
<p>“Tindakan pelaku ini sangat biadab dan harus dihukum seberat-beratnya. Di sisi lain, saya juga ingin menyoroti sikap dari Polres Luwu Timur dan Polda Sulawesi Selatan yang kalau menurut pemberitaannya, sama sekali tidak membantu. Tidak ada perspektif melindungi korban, yang ada justru membuat korban makin trauma. Ini adalah preseden buruk yang sangat disayangkan,” kata Sahroni kepada wartawan dikutip Jumat (8/10/2021).</p>
<p>Kekinian diketahui, baik kepolisian resor maupun kepolisan daerah setempat memutuskan tidak melanjutkan kaporan dengan menghentikan penyelidikan kasus tersebut. Menanggapi itu, Sahronimenilai bahwa sikap kepolisian patut dipertanyakan.</p>
<p>Mengingat, ibu korban sudah membawa alat bukti berupa rekaman, barang bukti celana, hingga pengakuan anak-anaknya serta keterangan yang konsisten.</p>
<p>“Kalau memang sesuai dengan yang diberitakan, maka saya tidak mengerti kenapa Kapolres dan Kapolda-nya malah menghentikan laporannya? Ini kasus kekerasan terhadap anak yang efeknya tidak main-main, bisa bikin trauma seumur hidup. Udah mau laporan saja sudah syukur, tapi kalau sudah lapor, tapi polisi malah tidak melanjutkan, ini keterlaluan,” ujarnya.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="https://www.suara.com/news/2021/10/08/070413/dpr-pertanyakan-sikap-polres-dan-polda-soal-kasus-pemerkosaan-3-anak-oleh-ayah-di-lotim"><em>Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/08/dpr-pertanyakan-sikap-polres-dan-polda-soal-kasus-pemerkosaan-3-anak-oleh-ayah-di-lotim/">DPR Pertanyakan Sikap Polres dan Polda Soal Kasus Pemerkosaan 3 Anak Oleh Ayah di Lotim</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Wanita Perkosa Pria dan Merekamnya, Dipenjara 4 Tahun</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/08/18/seorang-wanita-perkosa-pria-dan-merekamnya-dipenjara-4-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2021 23:06:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[penjara]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[Yordania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=54028</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Seorang wanita di Yordania harus mendekam di dalam penjara setelah memerkosa seorang pria. Ia merekamnya dan menjadikan video tersebut untuk memeras korban. Menyadur Gulf News Selasa (17/8/2021), wanita Yordania tersebut dijatuhi hukuman penjara hingga empat tahun oleh Pengadilan Kriminal Tinggi Yordania. Wanita itu menipu dan memerkosa seorang pria berusia 68 tahun. Ia melakukan kejahatan tersebut dengan bantuan teman-temannya. Menurut dokumen pengadilan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/08/18/seorang-wanita-perkosa-pria-dan-merekamnya-dipenjara-4-tahun/">Seorang Wanita Perkosa Pria dan Merekamnya, Dipenjara 4 Tahun</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Seorang <a href="https://www.suara.com/tag/wanita">wanita</a> di <a href="https://www.suara.com/tag/yordania">Yordania</a> harus mendekam di dalam <a href="https://www.suara.com/tag/penjara">penjara</a> setelah memerkosa seorang pria. Ia merekamnya dan menjadikan video tersebut untuk memeras korban.</p>
<p>Menyadur <em>Gulf News</em> Selasa (17/8/2021), wanita Yordania tersebut dijatuhi hukuman penjara hingga empat tahun oleh Pengadilan Kriminal Tinggi Yordania.</p>
<p>Wanita itu menipu dan memerkosa seorang pria berusia 68 tahun. Ia melakukan kejahatan tersebut dengan bantuan teman-temannya.</p>
<p>Menurut dokumen pengadilan, wanita itu awalnya menelepon korban untuk meminta bantuan. Tanpa menaruh curiga, pria tersebut membeli bahan makanan dan pergi ke rumah wanita itu.</p>
<p>Setibanya, wanita itu memintanya untuk masuk ke rumah. Ia berdalih jika pintunya terbuka, kucing peliharaannya akan kabur.</p>
<p>Begitu dia masuk, wanita itu langsung mengunci pintu dan meminta pria itu untuk menanggalkan pakaiannya, atau dia akan berteriak.</p>
<p>Merasa terancam, pria itu melepas pakaiannya dan diperkosa oleh wanita itu. Sementara itu, teman-temannya merekam kejadian tersebut.</p>
<p>Wanita itu kemudian membebaskan pria tersebut setelah melakukan tindakan bejatnya.</p>
<p>Tiga hari setelah kejadian, wanita itu meminta uang sebesar 1.000 Dinar Jordan (JD) atau sekitar Rp 20 juta kepada pria tersebut.</p>
<p>Wanita itu mengancam akan membagikan video ketika ia diperkosa jika tidak segera menyerahkan uang tebusan tersebut.</p>
<p>Pria yang hanya memiliki JD 300 (Rp 6 juta) itu setuju untuk membayar sejumlah uang agar video tersebut dihapus. Beberapa hari kemudian, wanita itu meneleponnya lagi dan meminta uang, dan dia memberinya JD 150 (Rp 3 juta).</p>
<p>Beberapa hari kemudian, dua orang juga menghubungi pria itu secara terpisah dan meminta uang kepadanya, Mereka juga membuat ancaman yang sama dengan wanita itu.</p>
<p>Wanita itu terus menyuruh orang lain untuk memeras pria tersebut. Akhirnya, pria itu memberanikan diri melaporkannya ke polisi.</p>
<p>Tak lama setelah dilaporkan, wanita itu dan teman-temannya ditangkap dan langsung dijadikan tersangka utama.</p>
<p>Kasus ini dirujuk ke Pengadilan Kriminal Tinggi dan akhirnya wanita itu dan komplotannya dijatuhi hukuman penjara empat tahun.</p>
<p> </p>
<p>Sumber :<a href="https://www.suara.com/news/2021/08/17/203132/seorang-wanita-perkosa-pria-dan-merekamnya-dipenjara-4-tahun"><em> Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/08/18/seorang-wanita-perkosa-pria-dan-merekamnya-dipenjara-4-tahun/">Seorang Wanita Perkosa Pria dan Merekamnya, Dipenjara 4 Tahun</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjual Sayur di India Jadi Korban Pemerkosaan, Pelaku Langsung Dibekuk</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/06/16/penjual-sayur-di-india-jadi-korban-pemerkosaan-pelaku-langsung-dibekuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2021 02:59:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[nenek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=46980</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Seorang pria di India ditangkap setelah memerkosa seorang penjual sayur berusia 62 tahun di dalam rumahnya dan kemudian menikamnya hingga tewas. Insiden yang menimpa seorang nenek itu, menyadur Indian Express Selasa (15/6/2021), terjadi di Delhi Timur pada hari Minggu (13/6). Polisi mengatakan tersangka berhasil diidentifikasi dari rekaman CCTV dan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa dia menikam korban sebanyak 25 kali. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/06/16/penjual-sayur-di-india-jadi-korban-pemerkosaan-pelaku-langsung-dibekuk/">Penjual Sayur di India Jadi Korban Pemerkosaan, Pelaku Langsung Dibekuk</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Seorang pria di <a href="https://www.suara.com/tag/india">India</a> ditangkap setelah memerkosa seorang penjual sayur berusia 62 tahun di dalam rumahnya dan kemudian menikamnya hingga tewas.</p>
<p>Insiden yang menimpa seorang <a href="https://www.suara.com/tag/nenek">nenek</a> itu, menyadur <em>Indian Express</em> Selasa (15/6/2021), terjadi di Delhi Timur pada hari Minggu (13/6).</p>
<p>Polisi mengatakan tersangka berhasil diidentifikasi dari rekaman CCTV dan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa dia menikam korban sebanyak 25 kali.</p>
<p>“Kami telah mendaftarkan FIR pembunuhan setelah kami menerima laporan dari putra korban dan menangkap tersangka, yang diidentifikasi sebagai Vipin Singh. Prime facie, tampaknya ini adalah kasus penyerangan seksual.” jelas DCP (Distrik Timur) Priyanka Kashyap.</p>
<p>Polisi mengatakan korban tinggal bersama putranya, yang bekerja sebagai satpam, dan cucunya di rumahnya yang terletak di Delhi Timur.</p>
<p>“Insiden itu terungkap pada Minggu sore (waktu setempat) ketika putra korban kembali dari kerja dan menemukannya terbaring dalam genangan darah.</p>
<p>“Dia segera memberi tahu polisi, yang bergegas ke tempat itu bersama dengan ahli forensik,” kata seorang perwira senior polisi.</p>
<p>Selama penyelidikan, polisi mengetahui bahwa korban sedang berada di tokonya bersama cucunya sebelum dia pulang sekitar pukul 12.00 malam waktu setempat untuk memasak.</p>
<p>“Polisi memeriksa semua kamera CCTV di sekitar lokasi; rekaman dari satu kamera menunjukkan tersangka. Dengan bantuan staf keamanan setempat, mereka mengidentifikasi dan menangkapnya pada Minggu malam,” kata seorang petugas.</p>
<p>Selama interogasi, pelaku berusia 30 tahun tersebut mengaku kepada polisi bahwa dia pertama kali memerkosa korban dan kemudian menikamnya beberapa kali untuk mengelabui polisi.</p>
<p>“Dia ditangkap karena upaya tulus yang dilakukan oleh SHO dan khususnya staf keamanan, yang menyelesaikan kasus ini dalam rentang waktu yang sangat singkat, hanya beberapa jam (4-5 jam) menggunakan teknik dan kecerdasan manusia,” kata Kashyap.</p>
<p> </p>
<p>Sumber :<a href="https://www.suara.com/news/2021/06/15/202901/nenek-penjual-sayur-di-india-jadi-korban-pemerkosaan-pelaku-langsung-dibekuk"><em> Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/06/16/penjual-sayur-di-india-jadi-korban-pemerkosaan-pelaku-langsung-dibekuk/">Penjual Sayur di India Jadi Korban Pemerkosaan, Pelaku Langsung Dibekuk</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkosa Sembilan Anak SD, Guru di China Dijatuhi Hukuman Mati</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/06/02/perkosa-sembilan-anak-sd-guru-di-china-dijatuhi-hukuman-mati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ariz]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2021 02:33:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Hukuman Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=45210</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Kasus pemerkosaan yang melibatkan guru dan murid sekolah dasar di Provinsi, Hunan, China, membuat geram masyarakat. Pasalnya, korban sembilan orang murid SD tersebut diperkosa oleh dua gurunya sendiri. Keji banget! Dilansir ANTARA, otoritas China memberikan hukuman penjara 17 tahun dan hukuman mati untuk dua guru tersebut. Hukuman juga diberikan kepada dua kepala sekolah, yang dianggap bersekongkol [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/06/02/perkosa-sembilan-anak-sd-guru-di-china-dijatuhi-hukuman-mati/">Perkosa Sembilan Anak SD, Guru di China Dijatuhi Hukuman Mati</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/kasus-pemerkosaan">Kasus pemerkosaan</a> yang melibatkan guru dan murid sekolah dasar di Provinsi, Hunan, China, membuat geram masyarakat.</p>
<p>Pasalnya, korban sembilan orang murid SD tersebut diperkosa oleh dua gurunya sendiri. Keji banget!</p>
<div><center></p>
<div id="div-ad-oop" class="" data-ad-type="desktop_oop">
<div id="google_ads_iframe_/148558260/SuaraDesktop_31__container__" style="text-align: left;">Dilansir ANTARA, otoritas China memberikan hukuman penjara 17 tahun dan <a href="https://www.suara.com/tag/hukuman-mati">hukuman mati</a> untuk dua guru tersebut. Hukuman juga diberikan kepada dua kepala sekolah, yang dianggap bersekongkol menyembunyikan kelakuan bejat kedua guru tersebut.</div>
</div>
<p></center></div>
<p>Dilansir ANTARA, otoritas sekolah dianggap melanggar kewajiban melaporkan mekanisme terjadinya perundungan dan pelecehan seksual.</p>
<p>Kedua otoritas pendidikan juga tidak melakukan investigasi dan melaporkan ke polisi serta mengabaikan informasi yang mereka terima dengan membiarkan pelaku <a href="https://www.suara.com/tag/pemerkosaan">pemerkosaan</a> terus melakukan perbuatan kejinya.</p>
<p>Salah satu dari dua terdakwa yang bermarga Yang memperkosa sembilan gadis di bawah umur dengan rayuan, bujukan, dan paksaan pada tahun 2001 dan April 2020 saat mengajar di dua sekolah dasar di wilayah Luxi, Provinsi Hunan.</p>
<p>Kesembilan korban merupakan murid Yang, delapan di antaranya berusia di bawah 14 tahun.</p>
<p>Yang dan pelaku lainnya bermarga Mi juga memperkosa seorang murid berusia 12 tahun secara bergiliran.</p>
<p>Kedua pelaku juga sering kali melakukan pelecehan seksual terhadap para muridnya di ruang kelas dan ruang guru.</p>
<p>Kepolisian setempat baru melakukan penyelidikan terhadap dua pelaku atas laporan para korban pada Mei 2020.</p>
<p>Pada sidang di pengadilan tingkat pertama, kedua terdakwa divonis <a href="https://www.suara.com/tag/hukuman-mati">hukuman mati</a> dan hukuman penjara selama 17 tahun.</p>
<p>Otoritas hukum tertinggi China pada Senin (31/5) menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama.</p>
<p> </p>
<p>Sumber : <a href="https://www.suara.com/news/2021/06/02/051953/perkosa-sembilan-anak-sd-guru-di-china-dijatuhi-hukuman-mati?page=all"><em>Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/06/02/perkosa-sembilan-anak-sd-guru-di-china-dijatuhi-hukuman-mati/">Perkosa Sembilan Anak SD, Guru di China Dijatuhi Hukuman Mati</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
