<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>inklusi keuangan indonesia Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/inklusi-keuangan-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/inklusi-keuangan-indonesia/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Oct 2021 07:35:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-32x32.png</url>
	<title>inklusi keuangan indonesia Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/inklusi-keuangan-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Simak Pesan Jokowi ke OJK dan Pelaku Usaha Soal Inklusi Keuangan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/10/11/simak-pesan-jokowi-ke-ojk-dan-pelaku-usaha-soal-inklusi-keuangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 07:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[inklusi keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[inklusi keuangan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=59790</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pelaku usaha untuk memastikan inklusi keuangan yang dikejar, harus diikuti dengan percepatan literasi keuangan dan literasi digital. Hal tersebut agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. “Saya titip kepada OJK dan para pelaku usaha dalam ekosistem ini untuk memastikan inklusi keuangan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/11/simak-pesan-jokowi-ke-ojk-dan-pelaku-usaha-soal-inklusi-keuangan/">Simak Pesan Jokowi ke OJK dan Pelaku Usaha Soal Inklusi Keuangan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Presiden Joko Widodo (<a href="https://www.suara.com/tag/jokowi">Jokowi</a>) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pelaku usaha untuk memastikan <a href="https://www.suara.com/tag/inklusi-keuangan">inklusi keuangan</a> yang dikejar, harus diikuti dengan percepatan literasi keuangan dan literasi digital.</p>
<p>Hal tersebut agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>“Saya titip kepada OJK dan para pelaku usaha dalam ekosistem ini untuk memastikan inklusi keuangan yang kita kejar yang harus diikuti dengan percepatan literasi keuangan dan literasi digital, agar kemajuan inovasi keuangan digital memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Jokowi dalam sambutan OJK Virtual Innovation Day 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/10/2021).</p>
<p>Jokowi menyebut inklusi keuangan juga harus memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat.</p>
<p>Khususnya masyarakat lapisan menengah ke bawah, menjadi solusi untuk menekan ketimpangan sosial, menjangkau segmen masyarakat yang belum tersentuh sistem keuangan konvensional.</p>
<p>Selain itu, Jokowi menuturkan provider keuangan digital juga harus berorientasi Indonesiasentris, tidak hanya berpusat di Jawa saja. Namun membantu mempercepat transformasi keuangan digital hingga pelosok ke seluruh penjuru tanah air.</p>
<p>“Oleh karena itu saya minta seluruh industri jasa keuangan untuk melaksanakan program literasi keuangan dan literasi digital mulai dari desa, mulai dari pinggiran, bukan hanya agar masyarakat bisa memanfaatkan jasa dari industri keuangan, tapi juga untuk memfasilitasi kewirausahaan mereka dengan risiko yang rendah,” kata dia.</p>
<p>Kepala Negara juga berharap ekosistem keuangan digital yang tangguh dan berkelanjutan harus terus dijaga, untuk mendorong percepatan pergerakan ekonomi nasional yang inklusif serta berkontribusi lebih besar pada upaya pemulihan ekonomi yang sedang kita lakukan.</p>
<p>“Komitmen, keberpihakan, dan kerja keras Bapak Ibu sekalian sangat ditunggu oleh pelaku pelaku ekonomi utamanya pelaku ekonomi kecil khususnya juga usaha mikro kecil dan menengah untuk segera bangkit dari dampak pandemi covid 19 dan terfasilitasi untuk memanfaatkan peluang-peluang baru yang yang bermunculan,” katanya.</p>
<div id="dailymotion-widget" class="dailymotion-widget">
<div class="dm-player dm-playback-ready">
<div class="dailymotion-cpe cpe-a13f4"></div>
</div>
</div>
<p>Sumber :<a href="https://www.suara.com/bisnis/2021/10/11/121116/pesan-jokowi-ke-ojk-dan-pelaku-usaha-soal-inklusi-keuangan"><em> Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/10/11/simak-pesan-jokowi-ke-ojk-dan-pelaku-usaha-soal-inklusi-keuangan/">Simak Pesan Jokowi ke OJK dan Pelaku Usaha Soal Inklusi Keuangan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan hingga 90 Persen Tahun 2024</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/08/03/pemerintah-targetkan-inklusi-keuangan-hingga-90-persen-tahun-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2021 11:23:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[inklusi keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[inklusi keuangan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Keuangan Sri Mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=52333</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan tingkat inklusi keuangan Indonesia naik hingga 90 persen pada tahun 2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, indeks inklusi keuangan nasional tahun 2019 mencapai 76,19 persen dengan tingkat literasi keuangan sebesar 38,03 persen. Untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/08/03/pemerintah-targetkan-inklusi-keuangan-hingga-90-persen-tahun-2024/">Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan hingga 90 Persen Tahun 2024</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Menteri Keuangan <a href="https://www.suara.com/tag/sri-mulyani">Sri Mulyani</a> Indrawati menargetkan tingkat <a href="https://www.suara.com/tag/inklusi-keuangan-indonesia">inklusi keuangan Indonesia</a> naik hingga 90 persen pada tahun 2024.</p>
<p>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, indeks <a href="https://www.suara.com/tag/inklusi-keuangan">inklusi keuangan</a> nasional tahun 2019 mencapai 76,19 persen dengan tingkat literasi keuangan sebesar 38,03 persen.</p>
<p>Untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan menyelenggarakan acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (Like It) secara virtual.</p>
<p>Acara itu digelar bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar Keuangan (FKPPPK).</p>
<p>“Kalau masyarakat Indonesia makin literate dari sisi keuangan, maka mereka akan makin memiliki pemahaman yang bisa menentukan dan juga menjaga kesejahteraan maupun aset yang mereka miliki. Mereka tidak mudah diiming-imingi oleh instrumen-instrumen yang kelihatannya sangat menarik, meyakinkan, namun sebetulnya berbahaya, dan kemudian bahkan kehilangan seluruh uang mereka,” kata Menkeu dalam virtual opening Like It, Selasa (3/8/2021).</p>
<p>Peningkatan literasi keuangan di masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan sistem keuangan yang inklusif.</p>
<p>Inklusi keuangan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui distribusi pendapatan yang lebih merata, penurunan kemiskinan, dan stabilitas sektor keuangan.</p>
<p>Upaya meningkatkan tingkat literasi keuangan bukan menjadi tugas satu atau dua pihak saja. Hal ini merupakan tugas semua otoritas, dan perlu melibatkan semua <em>stakeholders</em>, termasuk generasi muda dan masyarakat.</p>
<p>“Kita semuanya berupaya bersama-sama meningkatkan literasi keuangan, baik melalui platform digital melalui konferensi video seperti ini, maupun berbagai program-program lainnya,” ujar Menkeu.</p>
<p>Pemerintah terus berupaya mengembangkan instrumen inovatif lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berinvestasi di pasar keuangan.</p>
<p>Partisipasi masyarakat dalam berinvestasi dapat mendorong kemandirian bangsa untuk pembiayaan pembangunan di Indonesia dan menjadi penunjang stabilitas sektor keuangan yang lebih kuat.</p>
<p>“Forum ini saya harap akan menjadi ajang tidak hanya untuk berdiskusi, tapi juga mencari cara-cara untuk meningkatkan kedalaman pasar keuangan juga literasinya karena orang tidak akan bisa terjun masuk dalam sektor keuangan tanpa memiliki basik literasi dan pemahaman. Saya harap ini adalah series yang akan terus dilakukan di dalam rangka untuk terus memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan dan bagaimana mengelola dana yang mereka miliki secara prudent, namun juga kreatif dan produktif,” kata Menkeu.</p>
<p> </p>
<p>Sumber :<a href="https://www.suara.com/bisnis/2021/08/03/173458/pemerintah-targetkan-inklusi-keuangan-hingga-90-persen-tahun-2024?page=all"><em> Suara.com</em></a></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/08/03/pemerintah-targetkan-inklusi-keuangan-hingga-90-persen-tahun-2024/">Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan hingga 90 Persen Tahun 2024</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
