<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title># HSBC Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/hsbc/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/hsbc/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Apr 2025 03:20:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title># HSBC Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/hsbc/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejumlah Perusahaan Dunia Putuskan PHK di Bulan Maret, Ini Daftarnya</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/04/03/sejumlah-perusahaan-dunia-putuskan-phk-di-bulan-maret-ini-daftarnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 03:20:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[# HSBC]]></category>
		<category><![CDATA[forever 21]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=122955</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Setiap bulan, badai pemutusan hubungan kerja (PHK) terus terjadi. Apalagi, banyak perusahaan dunia yang sudah melaporkan bahwa akan melakukan efisiensi pada karyawannya pada bulan Maret 2025. Apalagi, banyak perusahaan dunia yang sudah melaporkan bahwa akan melakukan efisiensi pada karyawanya. Hal ini dikarenakan gejolak ekonomi hingga kecanggihan teknologi membuat perusahaan besar mengubah skema bisnisnya. Hingga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/04/03/sejumlah-perusahaan-dunia-putuskan-phk-di-bulan-maret-ini-daftarnya/">Sejumlah Perusahaan Dunia Putuskan PHK di Bulan Maret, Ini Daftarnya</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Setiap bulan, badai pemutusan hubungan kerja (<a href="https://www.suara.com/tag/phk">PHK</a>) terus terjadi. Apalagi, banyak perusahaan dunia yang sudah melaporkan bahwa akan melakukan efisiensi pada karyawannya pada bulan Maret 2025.</p>
<p>Apalagi, banyak perusahaan dunia yang sudah melaporkan bahwa akan melakukan efisiensi pada karyawanya. Hal ini dikarenakan gejolak ekonomi hingga kecanggihan teknologi membuat perusahaan besar mengubah skema bisnisnya. Hingga karyawan menjadi korban dari dampak skema bisnisnya.</p>
<p>Adapun, berikut 5 perusahaan yang terus memastikan melakukan PHK pada karyawan di bulan Maret:</p>
<p><strong>1. Google</strong></p>
<p>Google memutuskan untuk memutus hubungan kerja dengan karyawannya. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari reorganisasi internal. Perusahaan akan menawarkan program keluar sukarela kepada karyawan penuh waktu yang berbasis di AS di Operasi SDM, divisi hubungan manusia Google, mulai awal Maret.</p>
<p>Kepala keuangan Anat Ashkenazi mengatakan salah satu prioritas utamanya adalah mendorong lebih banyak pemotongan biaya saat Google memperluas pengeluarannya untuk infrastruktur AI pada tahun 2025.</p>
<p>Karyawan yang berada di level 4 dan level 5 dapat menerima pesangon selama 14 minggu gaji dan satu minggu tambahan untuk setiap tahun penuh layanan.</p>
<p><strong>2. <a href="https://www.suara.com/tag/hsbc">HSBC</a></strong></p>
<p>Raksasa perbankan global, HSBC, mengambil langkah drastis dengan mengumumkan rencana penghematan biaya sebesar USD1,5 miliar atau setara Rp23 triliun hingga akhir tahun 2026.</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan.</p>
<p>Namun, di balik upaya penghematan besar-besaran ini, bayang-bayang pengurangan karyawan menghantui. Langkah efisiensi yang diambil <a href="https://www.suara.com/tag/hsbc">HSBC</a> diperkirakan akan berdampak pada ribuan karyawan di berbagai divisi dan lokasi.</p>
<p>Grup tersebut mengatakan akan berupaya mengurangi biaya staf hingga karyawan globalnya. Adapun pengurangan karyawan ini mencapai 8 persen. Beberapa jabatan manajer senior yang berada di divisi korporat dan institusional grosir akan menjadi sasaran untuk di <a href="https://www.suara.com/tag/phk">PHK</a>.</p>
<p>HSBC pun memperingatkan bahwa kantor pusat di Inggris kemungkinan akan menanggung beban terbesar dari pemutusan hubungan kerja. Namun perusahaan menolak memberikan rincian tentang berapa banyak pekerjaan yang akan dipangkas, atau memberikan rincian berdasarkan negara.</p>
<p><strong>3. Village Roadshow Entertainment Group</strong></p>
<p>Village Roadshow Entertainment Group, perusahaan produksi film di balik waralaba seperti The Matrix, Joker, dan Ocean’s telah mengajukan perlindungan kebangkrutan di AS. Hal ini berdasarkan laporan pengajuan ke pengadilan Delaware. Perusahaan tersebut menyalahkan masalah keuangannya pada pertikaian hukum dengan mantan mitranya Warner Bros (WB).</p>
<p>Serta usaha yang gagal dan sering membuat produksi film ataupun serial mahal tapi tidak menguntungkan. Untuk itu mengurangi sebagian masalah keuangannya, Village Roadshow mengusulkan untuk menjual perpustakaan filmnya yang luas seharga USD365 juta.</p>
<p><strong>4. Northvolt</strong></p>
<p>Pembuat baterai Northvolt telah mengajukan kebangkrutan di Swedia. Hal ini menyusul kegagalan pembicaraan dengan investor mengenai paket penyelamatan potensial.</p>
<p>Northvolt adalah perusahaan rintisan dengan pendanaan terbaik di Eropa setelah didirikan pada tahun 2016. Adapun perusahaan itu berupaya mengurangi ketergantungan pada baterai Tiongkok untuk kendaraan listrik.</p>
<p>Pengajuan kebangkrutan menandai akhir yang menyedihkan bagi ambisi perusahaan. Dikabarkan 5.000 ribu karyawan akan mengalami PHK.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p> </p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/04/03/sejumlah-perusahaan-dunia-putuskan-phk-di-bulan-maret-ini-daftarnya/">Sejumlah Perusahaan Dunia Putuskan PHK di Bulan Maret, Ini Daftarnya</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Limbah Kertas Jadi Peluang Usaha</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/06/07/manfaatkan-limbah-kertas-jadi-peluang-usaha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2022 00:36:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekraft]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[# Bank HSBC]]></category>
		<category><![CDATA[# HSBC]]></category>
		<category><![CDATA[# limbah kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=79031</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Saat ini, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sudah semakin tinggi. Masyarakat kini mulai tergerak untuk menggunakan produk-produk ramah lingkungan, misalnya tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk berbelanja hingga memakai produk hasil dari daur ulang. Di skala produksi, kesadaran untuk melindungi lingkungan juga sudah banyak dilakukan, salah satunya dengan memanfaatkan limbah kertas. Alih-alih langsung membuangnya, kertas bekas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/06/07/manfaatkan-limbah-kertas-jadi-peluang-usaha/">Manfaatkan Limbah Kertas Jadi Peluang Usaha</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Saat ini, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sudah semakin tinggi.</p>
<p>Masyarakat kini mulai tergerak untuk menggunakan produk-produk ramah lingkungan, misalnya tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk berbelanja hingga memakai produk hasil dari daur ulang.</p>
<p>Di skala produksi, kesadaran untuk melindungi lingkungan juga sudah banyak dilakukan, salah satunya dengan memanfaatkan <a href="https://www.suara.com/tag/limbah-kertas">limbah kertas</a>.</p>
<p>Alih-alih langsung membuangnya, kertas bekas bisa dikumpulkan dan kembali dimanfaatkan, karena cara tersebut diyakini dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</p>
<p>Pemanfaatan limbah kertas bisa dilakukan lewat proses daur ulang, dimana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pun memang sudah mendorong para pelaku usaha untuk melakukan upaya pemanfaatan limbah melalui penerapan 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle.</p>
<p>Anjuran tersebut saat ini memang sudah banyak diterapkan oleh berbagai pelaku usaha, tidak hanya limbah kertas, ada juga yang memanfaatkan beragam limbah yang akhirnya bisa dimanfaatkan jadi lebih baik dan jadi <a href="https://www.suara.com/tag/peluang-usaha">peluang usaha</a> seperti limbah air kelapa menjadi pupuk organik, limbah karung goni menjadi tas hingga pemanfaatan limbah kayu yang dibuat menjadi kerajinan.</p>
<p>Tidak hanya para pelaku usaha, masyarakat pada umumnya juga sudah mulai memanfaatkan limbah kertas untuk beberapa keperluan rumah tangga.</p>
<p>Banyak yang menggunakan limbah kertas digunakan untuk membersihkan kaca, sebagai alas lemari, bahan untuk mendekorasi rumah, membuat mainan hingga digunakan sebagai pelindung sayur dan buah agar selalu tetap segar.</p>
<p> </p>
<p><strong>Dukungan <a href="https://www.suara.com/tag/hsbc">HSBC</a> Indonesia bagi Pelaku Usaha Ekonomi Sirkular</strong></p>
<p>Pemanfaatan limbah kertas tentu memerlukan komitmen berkelanjutan, salah satunya adalah yang dilakukan oleh PT <a href="https://www.suara.com/tag/bank-hsbc">Bank HSBC</a> Indonesia.</p>
<p>Sebagai langkah untuk mendukung pelaku usaha ekonomi sirkular sekaligus bentuk kepedulian terhadap lingkungan, HSBC Indonesia menghadirkan program pemberian pinjaman fasilitas ramah lingkungan dimana program tersebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen dari HSBC untuk mendukung masa depan yang berkelanjutan dengan memberikan bimbingan dan dukungan ahli.</p>
<p>Hal ini bertujuan untuk membantu bisnis dengan rencana pengembangan strategis, yang bermuara kepada emisi nol bersih.</p>
<p>Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia, Francois de Maricourt mengatakan, pihaknya mendukung kelancaran pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang dinilainya akan berdampak signifikan untuk membantu negara mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan memitigasi dampak perubahan iklim.</p>
<p>Obligasi, pinjaman, dan sukuk ramah lingkungan yang berkelanjutan di Indonesia banyak didorong oleh sovereign dan mendapat dukungan pemerintah hingga saat ini.</p>
<div id="dailymotion-widget" class="dailymotion-widget">
<div class="dm-player dm-processed dm-show-player">
<div class="dm-player-wrapper dm-thumbnail-placeholder">
<div id="dm-player-441" class="dailymotion-player-root dailymotion-player-x4ujk"></div>
</div>
</div>
</div>
<p>“Kami mengharapkan lebih banyak perusahaan berpartisipasi, karena Indonesia berkomitmen dalam melakukan perbaikan terhadap lingkungan dan perusahaan. ECO dapat menjadi contoh,” ujarnya. Dinukil dari laman <a href="https://www.suara.com/bisnis/2022/06/06/114047/jangan-langsung-dibuang-limbah-kertas-ternyata-bisa-dimanfaatkan-dan-jadi-peluang-usaha?page=all"><em>suara.com</em></a>.</p>
<p>Seperti diketahui, PT Bank <a href="https://www.suara.com/tag/hsbc">HSBC</a> Indonesia (“HSBC Indonesia”) menjadi salah satu perusahaan yang sudah memulai untuk mendukung pemanfaatan <a href="https://www.suara.com/tag/limbah-kertas">limbah kertas</a> dalam skala besar dan berkelanjutan.</p>
<p>Beberapa waktu lalu, HSBC Indonesia telah memberikan pinjaman ramah lingkungan sebesar Rp27 miliar kepada PT Eco Paper Indonesia (“ECO”), sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pengolahan dan produksi limbah kertas daur ulang menjadi berbagai grade kertas cokelat untuk digunakan kembali oleh industri konversi kertas.</p>
<p>Salah satu pelaku usaha yang memanfaatkan limbah menjadi lebih berguna adalah PT Eco Paper Indonesia (“ECO”), yang merupakan anak perusahaan PT Alkindo Naratama Tbk. (ALDO) dimana mereka telah memproduksi kertas daur ulang menggunakan limbah kertas, termasuk yang dikumpulkan dari TPA atau jalanan oleh para pekerja TPA.</p>
<p>ECO sendiri mendapat fasilitas pinjaman ramah lingkungan dari HSBC Indonesia yang akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja ECO dan melipatgandakan kapasitas produksinya menjadi sekitar 22.500 ton kertas daur ulang per bulan.</p>
<p>Produktivitas yang meningkat ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian para pekerja TPA sebagai salah satu pemasok kertas bekas. Kertas daur ulang yang diproduksi oleh ECO memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sirkular di Indonesia.</p>
<p>ECO berhasil memperoleh sertifikat Forest Stewardship Council (FSC) 1 dan Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) 2 dari PT SGS Indonesia (“SGS”), dan fasilitas pembiayaan dari HSBC Indonesia dikategorikan sebagai green loan.</p>
<p>Mereka juga melakukan strategi pengembangan bisnis untuk memasuki pasar kantong kertas dan kotak kertas ke sektor FMCG, makanan dan minuman (F&B) dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dengan komitmen tetap pada konsep ramah lingkungan memanfaatkan bahan mentah yang ramah lingkungan, pengolahan dan energi.</p>
<p>Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai HSBC Indonesia bisa klik <a href="https://www.business.hsbc.co.id/id-id/" target="_blank" rel="noopener">di sini</a>.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/06/07/manfaatkan-limbah-kertas-jadi-peluang-usaha/">Manfaatkan Limbah Kertas Jadi Peluang Usaha</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dorong Iklim Ramah Investasi, Indonesia Siap Jadi Salah Satu Negara Ekonomi Terbesar 2030</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2021/12/07/dorong-iklim-ramah-investasi-indonesia-siap-jadi-salah-satu-negara-ekonomi-terbesar-2030/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2021 22:14:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# HSBC]]></category>
		<category><![CDATA[# iklim ramah investasi]]></category>
		<category><![CDATA[# ramah investasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=66037</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Foreign Direct Investment (FDI) merupakan investasi yang berasal dari luar negeri, atau sering disebut sebagai investasi dari pihak asing. Menurut blog.investree.id, di Indonesia, hingga saat ini jumlah investasi asing masih cukup tinggi, mencapai 63,42% dari total seluruh investasi. Artinya, FDI masih mendominasi investasi di Indonesia. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali merilis data capaian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/12/07/dorong-iklim-ramah-investasi-indonesia-siap-jadi-salah-satu-negara-ekonomi-terbesar-2030/">Dorong Iklim Ramah Investasi, Indonesia Siap Jadi Salah Satu Negara Ekonomi Terbesar 2030</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Foreign Direct Investment (FDI) merupakan investasi yang berasal dari luar negeri, atau sering disebut sebagai investasi dari pihak asing. Menurut blog.investree.id, di Indonesia, hingga saat ini jumlah investasi asing masih cukup tinggi, mencapai 63,42% dari total seluruh investasi. Artinya, FDI masih mendominasi investasi di Indonesia.</p>
<p>Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali merilis data capaian realisasi investasi pada Triwulan I (periode Januari – Maret) 2021 sebesar Rp219,7 triliun, atau meningkat 4,3% jika dibandingkan triwulan I Tahun 2020. Sedangkan jika dibandingkan dengan periode triwulan sebelumnya, meningkat sebesar 2,4%.</p>
<p>”Realisasi investasi asing sebesar 50,8% menunjukkan tumbuhnya kepercayaan dunia atas iklim investasi, serta potensi investasi di Indonesia. Hal ini tentu perlu mendapatkan apresiasi atas kerjasama seluruh pihak yang membantu kami dalam mendorong pertumbuhan investasi, terutama di saat pandemi Covid-19, yang masih dirasakan sampai saat ini,” ujar Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. Melansir <a href="https://www.suara.com/bisnis/2021/12/06/090000/dorong-iklim-ramah-investasi-indonesia-siap-jadi-salah-satu-negara-ekonomi-terbesar-2030?page=all"><em>suara.com</em></a>.</p>
<p>Pada periode Triwulan I Tahun 2021 realisasi investasi di luar Jawa sebesar Rp114,4 triliun meningkat 11,7% dari periode yang sama pada tahun 2020 sebesar Rp102,4 triliun.</p>
<p>Masih menurut situs yang sama, lima besar negara asal PMA adalah Singapura (US$ 2,6 miliar, 34,0%); China (1,0 miliar dolar AS, 13,6%); Korea Selatan (0,9 miliar dolar AS, 11,1%); Hongkong, RRT (0,8 miliar dolar AS, 10,8%); dan Swiss (0,5 miliar dolar AS, 6,1%).</p>
<p>Pengesahan Omnibus Law yang dilakukan beberapa waktu lalu ternyata memberikan sentimen positif pada investor. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal/BKPM menyebut, realisasi investasi selama triwulan II-2021 mengalami peningkatan 16,2%, sehingga mencapai Rp223,0 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, senilai Rp191,9 triliun.</p>
<p>Menanggapi soal saktinya Omnibus Law dalam memberikan dampak positif pada dunia investasi, Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi/BKPM, Ricky Kusmayadi, pernah mengatakan, Omnibus Law telah mampu menarik banyak investasi baru, menciptakan lapangan kerja, dan menstimulasi ekonomi.</p>
<p>“Omnibus Law menarik banyak investasi baru, menciptakan lapangan kerja, stimulasi ekonomi dengan menyederhanakan proses perizinan, harmonisasi berbagai undang-undang dan kebijakan, membuat pemutusan kebijakan lebih cepat bagi pemerintah pusat untuk merespons perubahan dan tantangan global,” katanya, dalam webinar bertajuk “Connecting EU and UK Businesses to Growth Opportunities in ASEAN”, beberapa waktu lalu.</p>
<p><strong>Teknologi Digital Dibidik Pemodal Asing</strong><br />
Salah satu peluang investasi yang dibidik luar para pemodal asing di luar negeri adalah bidang teknologi digital. Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna internet tertinggi di dunia, yaitu sekitar 196 juta pengguna. Jumlah ini naik 15% daripada yang tercatat pada 2018.</p>
<p>Dikutip dari Databoks, jumlah pengguna e-commerce di Indonesia pada 2017 mencapai 139 juta pengguna, kemudian naik 10,8% menjadi 154,1 juta pengguna tahun lalu. Tahun ini diproyeksikan akan mencapai 168,3 juta pengguna dan pada 2023 akan mencapai 212,2 juta pengguna.</p>
<p>Saat ini Indonesia tengah berbenah dalam memberikan layanan teknologi digital. Tahun ini, Indonesia menargetkan peningkatan infrastruktur fisik, seperti peluncuran konektivitas 4G ke 4.000 kabupaten dan subdivisi.</p>
<p>Dikutip dari bisnis.tempo, bulan lalu, Presiden Joko Widodo pernah menyebut, Indonesia berpotensi untuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-7 di dunia pada 2030. Salah satu indikasinya terlihat dari pertumbuhan ekonomi berbasis digital di Indonesia yang sangat positif, antara lain dari sektor perbankan, asuransi, hingga financial technology (fintech).</p>
<p>“Dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini, perkembangan teknologi digital dalam kegiatan perekonomian malah semakin terakselerasi. Kita bisa membawa kita menjadi ekonomi terbesar dunia ke-7 di 2030,” ujarnya dalam OJK Virtual Innovation Day 2021, Senin (11/10/2021).</p>
<p>Pernyataan Jokowi tersebut merupakan penekanan kembali tentang hal yang diungkapkannya pada 2018, saat ia meluncurkan Roadmap Implementasi Industri 4.0, yang disebut sebagai Making Indonesia 4.0.</p>
<p>Jokowi mengatakan, Making Indonesia 4.0 bakal mampu mengantarkan Indonesia berada dalam 10 peringkat ekonomi terbesar dunia pada 2030.<br />
“Indonesia 4.0, di dalamnya terdapat beberapa aspirasi besar untuk merevitalisasi industri Indonesia secara menyeluruh. Harapannya, dengan mengimplementasi industri 4.0, maka Indonesia dapat mencapai top ten ekonomi global pada tahun 2030,” ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (4/4/2018).</p>
<p>Bersoleknya Indonesia dalam bidang digital juga, antara lain juga disebabkan karena Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah G20 dan B20 pada 2022. Segala pembenahan tengah dilakukan dan hal ini menarik minat aliran dana FDI.</p>
<p>Menurut <a href="https://www.suara.com/tag/hsbc">HSBC</a> Global Research The Stars Align, di saat neraca perdagangan di seluruh negara ditopang oleh konsumsi domestik karena sektor manufakturnya terdampak akibat pandemi Covid-19, Indonesia justru bisa surplus karena adanya lonjakan harga komoditas dan industri ekspor baru. Neraca perdagangan Indonesia tahun ini diprediksi surplus 3%.</p>
<p>Memang volume produksi dan ekspor akan terhambat oleh hujan deras di Desember 2021, namun produksi diprediksi akan meningkat tahun depan. Pertumbuhan ekspor baja ringan juga akan mendapatkan titik terang di tahun depan, karena Indonesia juga memainkan peran yang sangat besar, yakni menjadi pemasok terbesar kendaraan listrik global.</p>
<p>Pabrik pertama yang mengolah cadangan nikel Indonesia menjadi nikel dan kobalt hidroksida, bahan kimia yang digunakan untuk baterai lithium, sudah mulai diproduksi pada Mei dan dua pabrik lain untuk memproduksi baterai EV jadi sedang dibangun oleh China dan Perusahaan Korea.</p>
<div id="dailymotion-widget" class="dailymotion-widget">
<div class="dm-player dm-show-player">
<div class="dm-player-wrapper dm-thumbnail-placeholder">
<div id="dm-player-378" class="dailymotion-player-root dailymotion-player-x4ujk ad-playing"></div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Komitmen HSBC</strong><br />
Dengan memahami kondisi ini, HSBC Indonesia berkomitmen untuk menjembatani nasabah dari global untuk berinvestasi di Indonesia. Direktur Commercial Banking PT Bank HSBC Indonesia, Eri Budiono mengatakan, Indonesia adalah pasar prioritas yang penting bagi HSBC.</p>
<p>“Kami telah mempromosikan dan memfasilitasi FDI ke Indonesia selama lebih dari 135 tahun, menghubungkan Indonesia dengan dunia dan sebaliknya. Sebagai ekonomi terbesar di ASEAN (35% dari PDB kawasan dan 40% dari populasi kawasan), Indonesia adalah tujuan FDI yang menarik karena pasar domestiknya yang besar, besarnya populasi berusia muda, pertumbuhan ekonomi digital yang cepat serta pertumbuhan pasar kelas menengah yang semakin meningkat,” tuturnya.</p>
<p>Apalagi, saat ini merupakan periode yang menarik bagi Indonesia. Sebab, pemerintah sedang menitikberatkan pembangunan di sektor ekonomi digital dan transisi ke ekonomi rendah karbon melalui program pasok batere EV. Selain itu, Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung transisi ke net-zero sejalan dengan yang telah dicanangkan dalam forum COP26.</p>
<p>“Ambisi ini selaras dengan tujuan strategis <a href="https://www.suara.com/tag/hsbc">HSBC</a> dalam hal memberikan solusi digital dan inovatif kepada klien kami, mendukung investasi masuk ke Indonesia, dan membantu klien kami bertransisi ke jejak karbon yang lebih rendah,” ucapnya.</p>
<p><a href="https://www.business.hsbc.co.id/id-id/campaigns/international-subsidiary-banking" target="_blank" rel="noopener">International Subsidiary Banking</a> (ISB) HSBC memberikan pengalaman perbankan global yang konsisten kepada lebih dari 8.000 grup perusahaan dan anak perusahaan internasional. Beroperasi di lebih dari 50 pasar, kami dapat memberikan solusi yang sesuai kebutuhan bisnis global.</p>
<p>Tim HSBC ISB menyediakan perlindungan perbankan kepada anak perusahaan dari klien Commercial Banking, membantu mendapatkan keunggulan kompetitif dengan memanfaatkan kekuatan jaringan kami. Kami memiliki struktur yang unik untuk menyesuaikan dengan kebutuhan tim global klien kami, memungkinkan kami menyediakan Relationship Manager khusus di tingkat kantor pusat, regional, dan anak perusahaan.</p>
<p>Dengan kemitraan bersama klien, kami dapat memberikan layanan yang konsisten dan berpusat pada klien di seluruh pasar, solusi keuangan yang disesuaikan, dan real time melalui platform teknologi pusat, yang memungkinkan peluang bisnis baru.</p>
<p>Lebih jauh dia mengatakan, Internation Subsidiary Banking (ISB) HSBC telah memberikan pengalaman perbankan global yang konsisten kepada lebih dari 8.000 grup perusahaan dan anak perusahaan internasional. Beroperasi di lebih dari 50 pasar, HSBC dapat memberikan solusi yang sesuai kebutuhan bisnis global.</p>
<p>Pendekatan ISB ini membuat perusahaan berada pada posisi yang ideal untuk memberikan visibilitas dan kendali kepada klien terhadap posisi keuangan global mereka dan mengoptimalkan keuangan mereka.</p>
<p>“Kami memberikan manfaat yang menarik bagi perusahaan induk dan anak perusahaan, membantu memfasilitasi pertumbuhan mereka.</p>
<div id="dailymotion-widget" class="dailymotion-widget">
<div class="dm-player dm-show-player">
<div class="dm-player-wrapper dm-thumbnail-placeholder">
<div id="dm-player-107" class="dailymotion-player-root dailymotion-player-x4ujk ad-playing"></div>
</div>
</div>
</div>
<p>ISB di Indonesia telah membangun cakupan di berbagai negara dan wilayah di seluruh dunia.</p>
<p>Relationship Manager lokal yang terdedikasi, Onshore China Desk, dan jaringan Regional Desk yang terhubung secara global untuk memberikan wawasan tentang budaya dan praktik bisnis lokal yang beragam.</p>
<p>“Kami akan membantu bisnis Anda untuk mengidentifikasi peluang pertumbuhan baru memasuki pasar Indonesia. Structured and Complex Products origination, termasuk namun tidak terbatas pada Capital Financing, Structured Debt Solutions, dan Investment Banking, memanfaatkan keahlian cakupan produk lokal dan regional, Likuiditas dan Manajemen Kas, kredit dan pinjaman, foreign exchange dan Pembiayaan Perdagangan dan Piutang.</p>
<p>Sementara Head of International Subsidiary Banking PT Bank <a href="https://www.suara.com/tag/hsbc">HSBC</a> Indonesia, Charles Kho mengatakan, oleh karena negara-negara lain juga bersaing untuk FDI, mesin investasi Indonesia harus dapat berjalan lebih cepat dan meningkatkan intensitas promosi investasi.</p>
<p>“Proposisi perbankan internasional kami yang komprehensif menempatkan HSBC untuk dapat memberikan layanan terbaik bagi perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia dalam berbagai siklus investasi, baik sebagai investor baru di negara ini maupun investor lama yang ingin memperluas bisnis mereka di Indonesia,” kata Charles Kho.</p>
<p>Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut membutuhkan mitra perbankan global tepercaya yang sudah dikenal oleh perusahaan induk, dan juga mampu memberikan layanan yang menarik dan konsisten bagi anak perusahaan mereka di Indonesia.</p>
<p>“Kami membantu para klien dalam mewujudkan ambisi pertumbuhan mereka,” ucapnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan oleh Eri Budiono. HSBC Indonesia senantiasa berkomitmen untuk menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan Indonesia.</p>
<p>“Terutama dalam menghubungkan Indonesia ke seluruh dunia dan menjadi mitra keuangan pilihan bagi klien kami,” tutupnya.</p>
<p>Untuk informasi lebih lengkap mengenai HSBC silahkan cek di <a href="https://www.business.hsbc.co.id/id-id" target="_blank" rel="noopener">link</a> ini.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2021/12/07/dorong-iklim-ramah-investasi-indonesia-siap-jadi-salah-satu-negara-ekonomi-terbesar-2030/">Dorong Iklim Ramah Investasi, Indonesia Siap Jadi Salah Satu Negara Ekonomi Terbesar 2030</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
