<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi kreatif Pontianak Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/ekonomi-kreatif-pontianak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/ekonomi-kreatif-pontianak/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 07:02:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Ekonomi kreatif Pontianak Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/ekonomi-kreatif-pontianak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pontianak Promosikan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Indonesia City Expo 2026</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/07/02/pontianak-promosikan-umkm-dan-ekonomi-kreatif-di-indonesia-city-expo-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 07:02:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraft]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[# stand Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[- Kerajinan akar keladi air]]></category>
		<category><![CDATA[APEKSI 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[ICE 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia City Expo 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Jejaring bisnis daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Sama Antar Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[kopi khas Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[medan]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[pasar umkm]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku usaha lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Produk lokal Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Produk unggulan Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[promosi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Rakernas APEKSI XVIII]]></category>
		<category><![CDATA[Repeat order]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital daerah]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Yanieta Arbiastutie]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=134264</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak memanfaatkan ajang Indonesia City Expo (ICE) 2026 untuk memperkenalkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta potensi ekonomi kreatif kepada masyarakat dan pelaku usaha dari berbagai daerah. Pameran yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Medan itu dinilai sebagai sarana [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/02/pontianak-promosikan-umkm-dan-ekonomi-kreatif-di-indonesia-city-expo-2026/">Pontianak Promosikan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Indonesia City Expo 2026</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pemerintah Kota Pontianak memanfaatkan ajang <strong data-start="128" data-end="162">Indonesia City Expo (ICE) 2026</strong> untuk memperkenalkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta potensi ekonomi kreatif kepada masyarakat dan pelaku usaha dari berbagai daerah. Pameran yang menjadi bagian dari rangkaian <strong data-start="361" data-end="454">Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi)</strong> di Medan itu dinilai sebagai sarana memperluas jejaring dan membuka peluang investasi.</p>
<p data-start="543" data-end="748">Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan keikutsertaan Pontianak dalam ICE bukan sekadar menampilkan produk unggulan daerah, tetapi juga memperkenalkan potensi kota kepada calon mitra dan investor.</p>
<p data-start="750" data-end="1074">“Kita ingin potensi Kota Pontianak semakin dikenal luas. Ketika investasi bertambah, UMKM berkembang, dan kerja sama antar daerah semakin kuat, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui tumbuhnya perekonomian dan meningkatnya kesejahteraan,” kata Edi saat mengunjungi stan Pemerintah Kota Pontianak, Rabu (1/7/2026).</p>
<p data-start="1076" data-end="1300">Menurut Edi, Indonesia City Expo juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk saling bertukar pengalaman mengenai inovasi pelayanan publik, transformasi digital, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi daerah.</p>
<p data-start="1302" data-end="1456">Ia mengatakan berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Pontianak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p data-start="1458" data-end="1670">“Ketika produk lokal semakin diminati, investasi mulai berdatangan, dan inovasi pelayanan terus berkembang, di situlah sebuah pameran menjadi awal lahirnya peluang baru bagi Kota Pontianak dan warganya,” ujarnya.</p>
<p data-start="1672" data-end="1910">Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie mengatakan pihaknya membawa perajin kerajinan berbahan akar keladi air untuk mempromosikan produk unggulan daerah dalam pameran tersebut.</p>
<p data-start="1912" data-end="2135">Selain menampilkan berbagai produk kerajinan, stan Kota Pontianak juga menghadirkan demonstrasi pembuatan kerajinan akar keladi air. Pengunjung dapat menikmati kopi khas Pontianak dan makanan ringan selama mengunjungi stan.</p>
<p data-start="2137" data-end="2310">“Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana pembuatan produk dari keladi air di stan Kota Pontianak sembari menikmati kopi khas Pontianak dan makanan ringan,” kata Yanieta.</p>
<p data-start="2312" data-end="2462">Ia berharap seluruh produk yang dibawa ke ICE 2026 dapat terjual sehingga memberikan motivasi bagi para perajin untuk terus mengembangkan produk baru.</p>
<p data-start="2464" data-end="2682">Menurut Yanieta, tingginya antusiasme pengunjung selama pameran membuka peluang bagi produk-produk kerajinan Pontianak untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk melalui pemesanan ulang setelah kegiatan berakhir.</p>
<p data-start="2684" data-end="2806" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Saya meyakini produk Kota Pontianak akan semakin digemari sehingga peluang <em data-start="2760" data-end="2774">repeat order</em> semakin terbuka luas,” ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/07/02/pontianak-promosikan-umkm-dan-ekonomi-kreatif-di-indonesia-city-expo-2026/">Pontianak Promosikan UMKM dan Ekonomi Kreatif di Indonesia City Expo 2026</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasar Tradisional di Pontianak Akan Disulap Jadi Destinasi Baru</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/04/24/pasar-tradisional-di-pontianak-akan-disulap-jadi-destinasi-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 14:05:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# Pasar Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Cempaka]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kapuas Indah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[penataan pasar]]></category>
		<category><![CDATA[revitalisasi pasar Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata kuliner Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=132738</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berencana merevitalisasi sejumlah pasar yang selama ini belum berfungsi optimal menjadi ruang ekonomi kreatif, termasuk sebagai tempat aktivitas anak muda. Langkah ini dilakukan agar pasar tidak hanya menjadi pusat transaksi kebutuhan harian, tetapi juga tumbuh sebagai kawasan produktif dan destinasi ekonomi baru di Kota Pontianak. Edi mengatakan, beberapa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/04/24/pasar-tradisional-di-pontianak-akan-disulap-jadi-destinasi-baru/">Pasar Tradisional di Pontianak Akan Disulap Jadi Destinasi Baru</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berencana merevitalisasi sejumlah pasar yang selama ini belum berfungsi optimal menjadi ruang ekonomi kreatif, termasuk sebagai tempat aktivitas anak muda. Langkah ini dilakukan agar pasar tidak hanya menjadi pusat transaksi kebutuhan harian, tetapi juga tumbuh sebagai kawasan produktif dan destinasi ekonomi baru di Kota Pontianak.</p>
<p>Edi mengatakan, beberapa pasar yang saat ini kurang aktif seperti Pasar Cempaka dan Pasar Kapuas Indah perlu ditata ulang dengan konsep baru. Keberadaan pasar di pusat kota memiliki potensi besar untuk dikembangkan, apalagi di tengah keterbatasan lahan Kota Pontianak.</p>
<p>“Pasar-pasar yang tadinya tidak aktif seperti Pasar Cempaka dan Pasar Kapuas Indah ini perlu direvitalisasi. Harapan kita ke depan pasar ini bisa hidup dengan konsep baru,” ujarnya saat meninjau Pasar Kapuas Indah dan Cempaka, Jumat (24/4/2026) sore.</p>
<p>Ia mencontohkan sejumlah pasar di kota besar seperti Jakarta dan Bandung yang berhasil menghidupkan lantai atas pasar sebagai ruang kreatif anak muda. Area yang sebelumnya sepi bisa diubah menjadi tempat berkumpul, berjualan, berkarya, hingga menjadi destinasi baru yang menarik pengunjung.</p>
<p>“Kalau saya lihat beberapa pasar di Jawa dan Jakarta, seperti Pasar Santa, lantai dua dan seterusnya bisa berfungsi menjadi pasar anak muda. Lebih kreatif, inovatif, menarik, dan akhirnya menjadi kawasan destinasi ekonomi,” katanya.</p>
<p>Menurut Edi, salah satu tantangan pasar tradisional adalah sepinya pengunjung di lantai dua. Karena itu, Pemkot Pontianak akan menyiapkan konsep penataan agar ruang-ruang tersebut kembali hidup dan bernilai ekonomi. Sebelum revitalisasi dilakukan, pemerintah akan mendata ulang kepemilikan dan penggunaan kios, termasuk menertibkan kios yang sudah beralih fungsi atau tidak lagi digunakan sesuai ketentuan.</p>
<p>“Kita akan data ulang dan lakukan penertiban terhadap pengguna kios yang sudah beralih. Ini perlu supaya pengelolaan pasar ke depan lebih tertib,” jelasnya.</p>
<p>Selain Pasar Cempaka dan Pasar Kapuas Indah, Pemkot Pontianak juga mulai menyiapkan rehabilitasi sejumlah pasar lain. Tahun ini, Pasar Flamboyan dan Pasar Puring termasuk pasar yang akan mendapat perhatian untuk ditata agar lebih bersih, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.</p>
<p>“Beberapa pasar besar akan kita jadikan pasar yang bersih dan tertata, sehingga pedagang dan pengunjung lebih nyaman,” tambahnya.</p>
<p>Edi menilai pasar harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Di era digital, pedagang pasar menghadapi tantangan dari marketplace dan pola belanja daring. Karena itu, pasar fisik harus memiliki daya tarik tambahan agar tetap relevan dan dikunjungi masyarakat.</p>
<p>“Pasar yang bersih, aman, dan kreatif pasti akan didatangi pengunjung. Ini penting karena sekarang pedagang offline juga menghadapi tantangan dari marketplace,” katanya.</p>
<p>Terkait anggaran revitalisasi, Edi menyebut besarannya masih menunggu hasil kajian dan perhitungan konsultan. Pemerintah juga akan melihat kemungkinan pemberian insentif atau skema tertentu bagi pedagang, terutama setelah pasar ditata kembali. Ia berharap revitalisasi pasar tidak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga menghidupkan aktivitas ekonomi baru yang melibatkan generasi muda, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif di Kota Pontianak.</p>
<p>Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak Ibrahim mengatakan, kondisi Pasar Cempaka saat ini memerlukan sejumlah pembenahan, mulai dari atap bangunan, pengecatan, hingga penataan kembali kios-kios yang selama ini tidak berfungsi optimal. Setiap kios memiliki Surat Pemakaian Tempat Usaha (SPTU) yang memuat aturan pemanfaatan. Karena itu, pemerintah akan memeriksa kembali status kios, termasuk kios yang sudah lama kosong atau tidak lagi digunakan oleh pemegang hak pemakaian.</p>
<p>“Di SPTU itu ada aturan mainnya. Kalau sudah sekian lama tidak digunakan, maka bisa diambil kembali oleh pemerintah kota melalui dinas terkait,” jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, lantai dua Pasar Cempaka selama ini banyak dalam kondisi kosong dan minim aktivitas. Pemerintah kota ingin menghidupkan kembali ruang tersebut dengan konsep baru, sesuai arahan Wali Kota Pontianak, yakni sebagai tempat kuliner, ruang kreatif anak muda, kafe, atau kegiatan usaha lain yang lebih menarik.</p>
<p>“Kita akan coba perbaiki dan baguskan. Pesan Pak Wali tadi, tempat ini bisa untuk kuliner, kreativitas pemuda, coffee shop dan sebagainya,” terangnya.</p>
<p>Ibrahim menilai, sebagai kota perdagangan dan jasa, Pontianak harus mampu memanfaatkan aset pasar yang belum optimal. Lantai dua pasar yang selama ini kosong perlu didorong agar memiliki fungsi ekonomi baru dan dapat menarik minat masyarakat. Setelah penataan dilakukan, pemerintah akan membuka peluang bagi pelaku usaha yang berminat mengisi kios atau ruang usaha di kawasan tersebut. Namun sebelum itu, Disperindagkop akan menyelesaikan pendataan, penertiban, serta perbaikan fisik bangunan.</p>
<p>“Kalau sudah bagus nanti kita umumkan. Siapa yang ingin berusaha, silakan. Kita harapkan tempat ini bisa benar-benar dimanfaatkan untuk aktivitas perdagangan,” ungkapnya.</p>
<p>Ibrahim menambahkan, saat ini terdapat 18 pasar yang dikelola Pemerintah Kota Pontianak. Perbaikan pasar akan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan, baik pada bangunan maupun fasilitas pendukung.<br />
Khusus Pasar Cempaka, pihaknya menargetkan penataan dapat mulai dilakukan tahun ini. Selain itu, kawasan tersebut juga direncanakan terintegrasi dengan pengembangan aktivitas perdagangan lain, termasuk sentra kuliner malam dan pasar malam di sekitar kawasan pasar.</p>
<p>“Mudah-mudahan ini bisa disambut baik oleh pelaku usaha, sehingga ruang-ruang pasar yang selama ini kosong bisa kembali hidup dan memberi dampak bagi ekonomi Kota Pontianak,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/04/24/pasar-tradisional-di-pontianak-akan-disulap-jadi-destinasi-baru/">Pasar Tradisional di Pontianak Akan Disulap Jadi Destinasi Baru</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peragaan Busana “Cerite Kote Dua” Tampilkan Ikon Pontianak, Dekranasda Dorong UMKM Lokal</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/01/14/peragaan-busana-cerite-kote-dua-tampilkan-ikon-pontianak-dekranasda-dorong-umkm-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 09:20:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraft]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Cerite Kote Dua Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Dharma Wanita Kemenag Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen motif corak insang]]></category>
		<category><![CDATA[galeri Dekranasda Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi UMKM dan instansi]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan perempuan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[peragaan busana Dekranasda Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[produk kriya Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[promosi produk lokal Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[tenun Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Center Kota Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=130147</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Peragaan busana bertajuk Cerite Kote Dua yang digelar di Dekranasda Kota Pontianak, Rabu (14/1/2026), menampilkan berbagai ikon khas Kota Pontianak melalui karya fesyen. Motif bangunan bersejarah, aliran Sungai Kapuas, corak insang dan kalengkang, hingga simbol meriam dan burung enggang dihadirkan dalam busana hasil karya perajin lokal. Peragaan tersebut disaksikan rombongan Dharma Wanita Persatuan Kementerian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/01/14/peragaan-busana-cerite-kote-dua-tampilkan-ikon-pontianak-dekranasda-dorong-umkm-lokal/">Peragaan Busana “Cerite Kote Dua” Tampilkan Ikon Pontianak, Dekranasda Dorong UMKM Lokal</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Peragaan busana bertajuk <em data-start="340" data-end="357">Cerite Kote Dua</em> yang digelar di Dekranasda Kota Pontianak, Rabu (14/1/2026), menampilkan berbagai ikon khas Kota Pontianak melalui karya fesyen. Motif bangunan bersejarah, aliran Sungai Kapuas, corak insang dan kalengkang, hingga simbol meriam dan burung enggang dihadirkan dalam busana hasil karya perajin lokal.</p>
<p data-start="657" data-end="838">Peragaan tersebut disaksikan rombongan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat dalam rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI.</p>
<p data-start="840" data-end="1056">Ketua Dekranasda Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie mengatakan, peragaan busana ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan identitas kota melalui karya kriya dan fesyen, sekaligus mendorong pemasaran produk UMKM.</p>
<p data-start="1058" data-end="1132">“Ini cara kami bercerita tentang kota dengan bahasa fesyen,” ujar Yanieta.</p>
<p data-start="1134" data-end="1385">Ia menjelaskan, UMKM Center dan Galeri Dekranasda tidak hanya menjadi tempat pemasaran produk, tetapi juga ruang pembinaan dan pelatihan bagi perajin. Harga produk yang dijual pun disamakan dengan harga dari pengrajin, tanpa penambahan dari pengelola.</p>
<p data-start="1387" data-end="1618">Yanieta juga membuka peluang kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kalbar untuk pengembangan kapasitas perempuan di sektor ekonomi kreatif. Menurut dia, peran perempuan sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan UMKM.</p>
<p data-start="1620" data-end="1822">Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Kalbar Salbia Muhajirin mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut kunjungan ke UMKM Center menjadi sarana pembelajaran ekonomi bagi anggota Dharma Wanita.</p>
<p data-start="1824" data-end="1975">“Banyak produk lokal Kalimantan Barat yang kualitasnya sangat baik dan layak dibanggakan. Kadang kita justru lebih tertarik pada produk luar,” katanya.</p>
<p data-start="1977" data-end="2239">Salbia menilai kekayaan kriya dan fesyen Kalimantan Barat yang beragam di tiap daerah merupakan potensi besar yang perlu terus dipromosikan. Ke depan, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan Dekranasda Kota Pontianak dalam kegiatan pelatihan ekonomi keluarga.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/01/14/peragaan-busana-cerite-kote-dua-tampilkan-ikon-pontianak-dekranasda-dorong-umkm-lokal/">Peragaan Busana “Cerite Kote Dua” Tampilkan Ikon Pontianak, Dekranasda Dorong UMKM Lokal</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pontianak Creative Festival 2025 Jadi Wadah Kolaborasi dan Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/10/27/pontianak-creative-festival-2025-jadi-wadah-kolaborasi-dan-ekonomi-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 23:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[# Hendra Kurniawan]]></category>
		<category><![CDATA[#Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Festival budaya dan kuliner Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi ke-254 Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Diponegoro Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Khatulistiwa Plaza]]></category>
		<category><![CDATA[PCF 2025.]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak Creative Festival 2025]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=128313</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Suasana meriah mewarnai pembukaan Pontianak Creative Festival (PCF) 2025 di Jalan Diponegoro, Minggu (26/10/2025) malam. Festival yang menampilkan perpaduan antara UMKM, pelaku ekonomi kreatif, serta komunitas seni dan budaya ini resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan. Sejak malam pertama, ribuan pengunjung memadati sepanjang Jalan Diponegoro yang disulap menjadi ruang publik penuh warna. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/10/27/pontianak-creative-festival-2025-jadi-wadah-kolaborasi-dan-ekonomi-kreatif/">Pontianak Creative Festival 2025 Jadi Wadah Kolaborasi dan Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Suasana meriah mewarnai <strong data-start="321" data-end="373">pembukaan Pontianak Creative Festival (PCF) 2025</strong> di <strong data-start="377" data-end="397">Jalan Diponegoro</strong>, Minggu (26/10/2025) malam. Festival yang menampilkan perpaduan antara <strong data-start="469" data-end="534">UMKM, pelaku ekonomi kreatif, serta komunitas seni dan budaya</strong> ini resmi dibuka oleh <strong data-start="557" data-end="595">Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan</strong>.</p>
<p data-start="600" data-end="908">Sejak malam pertama, ribuan pengunjung memadati sepanjang Jalan Diponegoro yang disulap menjadi ruang publik penuh warna. Aneka jajanan, kuliner khas, hingga produk kreatif lokal menjadi daya tarik utama bagi warga. Festival ini akan berlangsung selama sepekan, mulai <strong data-start="868" data-end="905">26 Oktober hingga 1 November 2025</strong>.</p>
<p data-start="910" data-end="1019">Dalam sambutannya, Bahasan menyebut PCF sebagai simbol kolaborasi dan semangat kebersamaan warga Pontianak.</p>
<blockquote data-start="1021" data-end="1229">
<p data-start="1023" data-end="1229">“Festival ini menjadi wadah bagi anak muda, seniman, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif untuk menampilkan ide, inovasi, serta karya yang menjadi kekuatan besar mendorong kemajuan Kota Pontianak,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1231" data-end="1419">Ia menegaskan bahwa <strong data-start="1251" data-end="1302">kreativitas merupakan ruh pembangunan masa kini</strong>. Di tengah era digital dan ekonomi kreatif, inovasi menjadi kunci bagi daerah untuk terus bersaing dan berkembang.</p>
<blockquote data-start="1421" data-end="1626">
<p data-start="1423" data-end="1626">“Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif melalui kolaborasi, pelatihan, ruang ekspresi, serta kebijakan yang berpihak pada pelaku ekonomi kreatif,” lanjut Bahasan.</p>
</blockquote>
<p data-start="1628" data-end="1743">Selain menjadi sarana hiburan, PCF juga diharapkan mampu menumbuhkan inspirasi dan semangat baru bagi masyarakat.</p>
<blockquote data-start="1745" data-end="1900">
<p data-start="1747" data-end="1900">“Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi wadah motivasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan kota,” tambahnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1902" data-end="2187">Pada kesempatan itu, Bahasan juga mengajak masyarakat menjadikan perayaan <strong data-start="1976" data-end="2011">Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak</strong> sebagai momen untuk meneladani semangat pendiri kota, <strong data-start="2066" data-end="2104">Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie</strong>, yang membangun Pontianak dengan nilai keberanian, keterbukaan, dan kebersamaan.</p>
<blockquote data-start="2189" data-end="2261">
<p data-start="2191" data-end="2261">“Semoga semangat itu terus menyala dalam diri kita semua,” tutupnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2263" data-end="2619">Sementara itu, <strong data-start="2278" data-end="2322">Ketua Panitia PCF 2025, Hendra Kurniawan</strong>, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif <strong data-start="2375" data-end="2419">Ikatan Keluarga Besar Khatulistiwa Plaza</strong>, yang beranggotakan para pedagang handphone di kawasan tersebut. Inisiatif ini muncul dari keinginan untuk berkontribusi dalam memeriahkan hari jadi kota sekaligus menggairahkan ekonomi masyarakat.</p>
<blockquote data-start="2621" data-end="2862">
<p data-start="2623" data-end="2862">“Tahun lalu, Pontianak Creative Festival mencatat transaksi hingga Rp3 miliar selama tujuh hari pelaksanaan. Tahun ini kami menargetkan peningkatan menjadi Rp4–5 miliar, dengan jumlah pengunjung 2.500–3.000 orang per hari,” jelas Hendra.</p>
</blockquote>
<p data-start="2864" data-end="2988">Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pontianak atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival ini.</p>
<blockquote data-start="2990" data-end="3192">
<p data-start="2992" data-end="3192">“Kami berterima kasih kepada Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan seluruh OPD atas dukungan yang luar biasa. Tanpa bantuan pemerintah, kegiatan ini tidak akan berlangsung sebaik sekarang,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="3194" data-end="3468">Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, <strong data-start="3238" data-end="3274">Pontianak Creative Festival 2025</strong> diharapkan tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga <strong data-start="3331" data-end="3465">ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berinovasi, memperluas jaringan bisnis, dan memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/10/27/pontianak-creative-festival-2025-jadi-wadah-kolaborasi-dan-ekonomi-kreatif/">Pontianak Creative Festival 2025 Jadi Wadah Kolaborasi dan Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stand Kota Pontianak Pamerkan UMKM di MTQ XXXIII Kalbar</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/09/14/stand-kota-pontianak-pamerkan-umkm-di-mtq-xxxiii-kalbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 05:58:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraft]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kapuas Hulu]]></category>
		<category><![CDATA[Kesra]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[# kuliner khas pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan tangan Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[MTQ XXXIII Kalbar 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran MTQ XXXIII Kalbar 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran UMKM Pontianak Kapuas Hulu]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi UMKM Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Produk khas Pontianak Corak Insang]]></category>
		<category><![CDATA[Stand Kota Pontianak MTQ XXXIII]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=127165</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, meninjau Stand Kota Pontianak pada Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di GOR Uncak Kapuas, Kapuas Hulu, Minggu (14/9/2025). Pameran resmi dibuka oleh Sekda Provinsi Kalbar, Harisson, dan turut dihadiri Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan beserta sejumlah pejabat lainnya. Stand Kota Pontianak menampilkan beragam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/09/14/stand-kota-pontianak-pamerkan-umkm-di-mtq-xxxiii-kalbar/">Stand Kota Pontianak Pamerkan UMKM di MTQ XXXIII Kalbar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, meninjau Stand Kota Pontianak pada Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di GOR Uncak Kapuas, Kapuas Hulu, Minggu (14/9/2025).</p>
<p data-start="392" data-end="541">Pameran resmi dibuka oleh Sekda Provinsi Kalbar, Harisson, dan turut dihadiri Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan beserta sejumlah pejabat lainnya.</p>
<p data-start="543" data-end="708">Stand Kota Pontianak menampilkan beragam produk UMKM, mulai dari kain khas Corak Insang, kerajinan tangan, makanan ringan, hingga berbagai hasil kreativitas lokal.</p>
<p data-start="710" data-end="871">Amirullah mengatakan, partisipasi Kota Pontianak dalam pameran bukan hanya rangkaian dari MTQ, tetapi juga upaya memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah.</p>
<blockquote data-start="873" data-end="999">
<p data-start="875" data-end="999"><em data-start="875" data-end="988">“Stand ini diharapkan bisa menjadi etalase promosi produk UMKM Pontianak agar semakin dikenal masyarakat luas,”</em> ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1001" data-end="1193">Ia menambahkan, keberadaan produk-produk lokal tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah kota terhadap pelaku UMKM agar mampu berkembang dan bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.</p>
<blockquote data-start="1195" data-end="1335">
<p data-start="1197" data-end="1335"><em data-start="1197" data-end="1323">“Dengan menampilkan produk dan kerajinan khas Pontianak, kita ingin memperkenalkan hasil kreasi pelaku UMKM Kota Pontianak,”</em> tegasnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1337" data-end="1594">Salah seorang pengunjung, Rina (37), warga Putussibau, mengaku terkesan dengan ragam produk yang ditampilkan. <em data-start="1447" data-end="1582">“Saya tertarik dengan kain Corak Insang karena motifnya khas dan elegan. Jajanan khas Pontianak juga enak dan cocok untuk oleh-oleh,”</em> tuturnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/09/14/stand-kota-pontianak-pamerkan-umkm-di-mtq-xxxiii-kalbar/">Stand Kota Pontianak Pamerkan UMKM di MTQ XXXIII Kalbar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pontianak Gelar Sayembara Logo Hari Jadi ke-254, Angkat Tema “Pontianak Bersahabat”</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/08/25/pontianak-gelar-sayembara-logo-hari-jadi-ke-254-angkat-tema-pontianak-bersahabat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 09:02:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekraft]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Pontianak ke-254]]></category>
		<category><![CDATA[Kota kreatif di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Logo resmi Hari Jadi Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba desain grafis Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba desain logo Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Merancang Dua Lima Empat]]></category>
		<category><![CDATA[Partisipasi publik Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan ulang tahun Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak Bersahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Pontinesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara logo Pontianak 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=126629</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pontianak kembali membuka ruang bagi warganya untuk berkreasi lewat Sayembara Desain Logo Hari Jadi ke-254. Ajang tahunan bertajuk Merancang Dua Lima Empat ini digelar oleh Pontinesia bersama Disporapar Pontianak. Mengusung tema “Pontianak Bersahabat”, sayembara ini terbuka untuk umum dengan tenggat pengiriman karya hingga 15 September 2025. Kepala Disporapar Pontianak, Rizal, menyebut agenda ini telah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/08/25/pontianak-gelar-sayembara-logo-hari-jadi-ke-254-angkat-tema-pontianak-bersahabat/">Pontianak Gelar Sayembara Logo Hari Jadi ke-254, Angkat Tema “Pontianak Bersahabat”</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pontianak kembali membuka ruang bagi warganya untuk berkreasi lewat <strong data-start="333" data-end="375">Sayembara Desain Logo Hari Jadi ke-254</strong>. Ajang tahunan bertajuk <em data-start="400" data-end="426">Merancang Dua Lima Empat</em> ini digelar oleh <strong data-start="444" data-end="458">Pontinesia</strong> bersama <strong data-start="467" data-end="491">Disporapar Pontianak</strong>.</p>
<p data-start="496" data-end="635">Mengusung tema <strong data-start="511" data-end="537">“Pontianak Bersahabat”</strong>, sayembara ini terbuka untuk umum dengan tenggat pengiriman karya hingga <strong data-start="611" data-end="632">15 September 2025</strong>.</p>
<p data-start="637" data-end="980">Kepala Disporapar Pontianak, <strong data-start="666" data-end="675">Rizal</strong>, menyebut agenda ini telah menjadi tradisi kreatif yang melibatkan masyarakat secara langsung.</p>
<p data-start="637" data-end="980">“Kami ingin merawat semangat partisipasi publik sekaligus mendorong lahirnya ekosistem kreatif di Pontianak. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pesertanya selalu ramai bahkan dari luar Kalbar,” ujarnya.</p>
<p data-start="982" data-end="1082">Tahun ini, panitia menyediakan hadiah total <strong data-start="1026" data-end="1039">Rp15 juta</strong>, lebih besar dibanding edisi sebelumnya.</p>
<p data-start="1084" data-end="1378">Tema yang diangkat bukan tanpa alasan. “Pontianak Bersahabat” merepresentasikan kota yang tumbuh dengan <strong data-start="1188" data-end="1228">nilai empati, toleransi, dan harmoni</strong> di tengah keberagaman warganya. Identitas itu juga menegaskan arah pembangunan Pontianak sebagai kota yang <strong data-start="1336" data-end="1375">modern, inklusif, dan berkelanjutan</strong>.</p>
<p data-start="1380" data-end="1547">Selain sayembara logo, rangkaian <em data-start="1413" data-end="1439">Merancang Dua Lima Empat</em> juga diisi dengan kegiatan pendukung seperti <strong data-start="1485" data-end="1511">workshop desain grafis</strong> dan <strong data-start="1516" data-end="1544">pelatihan kreator konten</strong>.</p>
<p data-start="1549" data-end="1722">Setiap tahun, kompetisi ini diikuti lebih dari 100 desainer dari berbagai daerah. Logo pemenang nantinya akan ditetapkan sebagai <strong data-start="1678" data-end="1719">logo resmi Hari Jadi ke-254 Pontianak</strong>.</p>
<p data-start="1724" data-end="1887">Informasi lebih lengkap mengenai teknis dan pendaftaran bisa diakses melalui <strong data-start="1801" data-end="1819">pontinesia.com</strong> atau akun Instagram <strong data-start="1840" data-end="1864">@disporaparpontianak</strong> dan <strong data-start="1869" data-end="1884">@pontinesia</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/08/25/pontianak-gelar-sayembara-logo-hari-jadi-ke-254-angkat-tema-pontianak-bersahabat/">Pontianak Gelar Sayembara Logo Hari Jadi ke-254, Angkat Tema “Pontianak Bersahabat”</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemensos Salurkan Bansos untuk Penguatan Sosial dan Budaya Lokal di Pontianak</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/07/10/kemensos-salurkan-bansos-untuk-penguatan-sosial-dan-budaya-lokal-di-pontianak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 10:45:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesra]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan sosial 2025]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan sosial berbasis komunitas seni]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan sosial Kemensos Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan tunai untuk UMKM budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[kampung budaya Mendalawi]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan sosial masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi UMKM dengan pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi Kemensos di Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan kampung budaya]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan Rumah Budaya Caping]]></category>
		<category><![CDATA[perahu karet untuk bencana]]></category>
		<category><![CDATA[program bedah rumah Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[program Kemensos 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Rakyat Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[sinergi pemerintah pusat dan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[urbanisasi dan pengangguran Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[validasi DTKS Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Pontianak Edi Kamtono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=125070</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com, Pontianak – Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyalurkan bantuan sosial kepada kelompok masyarakat di Kota Pontianak sebagai upaya penguatan ekonomi lokal dan pelestarian budaya. Bantuan berupa uang tunai tersebut ditujukan kepada pelaku seni budaya, UMKM, dan komunitas siaga bencana. Staf Khusus Menteri Sosial RI Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin, Ishaq Zubaedi Roqib, menjelaskan bahwa program [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/07/10/kemensos-salurkan-bansos-untuk-penguatan-sosial-dan-budaya-lokal-di-pontianak/">Kemensos Salurkan Bansos untuk Penguatan Sosial dan Budaya Lokal di Pontianak</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com, Pontianak –</strong> Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyalurkan bantuan sosial kepada kelompok masyarakat di Kota Pontianak sebagai upaya penguatan ekonomi lokal dan pelestarian budaya. Bantuan berupa uang tunai tersebut ditujukan kepada pelaku seni budaya, UMKM, dan komunitas siaga bencana.</p>
<p data-start="519" data-end="716">Staf Khusus Menteri Sosial RI Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin, Ishaq Zubaedi Roqib, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan sosial berbasis potensi lokal.</p>
<blockquote data-start="718" data-end="962">
<p data-start="720" data-end="962">“Program ini hadir untuk mengangkat nilai budaya dan ekonomi lokal sebagai kekuatan pembangunan sosial. Setiap daerah punya keunikan yang perlu diberdayakan,” ujarnya saat penyerahan simbolis di Rumah Budaya Kampung Caping, Kamis (10/7/2025).</p>
</blockquote>
<p data-start="964" data-end="1187">Ia juga mengapresiasi partisipasi warga Kampung Caping dalam menjaga nilai budaya dan mengembangkan potensi ekonomi. Selain itu, ia menanggapi aspirasi warga yang mengajukan bantuan perahu karet untuk kesiapsiagaan bencana.</p>
<blockquote data-start="1189" data-end="1314">
<p data-start="1191" data-end="1314">“Kesiapan menghadapi bencana adalah bagian penting dari ketahanan sosial masyarakat dan akan kami tindak lanjuti,” katanya.</p>
</blockquote>
<h3 data-start="1316" data-end="1368">Pemkot Pontianak Apresiasi Dukungan Kemensos</h3>
<p data-start="1370" data-end="1627">Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut baik perhatian Kemensos terhadap pengembangan kampung budaya seperti Kampung Mendalawi. Menurutnya, pelestarian budaya lokal dan ekonomi kreatif adalah bagian penting dari strategi peningkatan kesejahteraan.</p>
<blockquote data-start="1629" data-end="1786">
<p data-start="1631" data-end="1786">“Kampung budaya adalah aset sosial. Kami terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mendukung program-program pembangunan sosial,” ungkapnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1788" data-end="1992">Edi menyebut, Pemkot telah menjalankan sejumlah program sosial, seperti bantuan pangan non-tunai (BPNT) yang menjangkau sekitar 14 ribu keluarga dan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 7–9 ribu penerima.</p>
<p data-start="1994" data-end="2168">Namun, karena belum seluruh warga masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sebagian program dijalankan dengan dana APBD, termasuk bedah rumah dan sanitasi dasar.</p>
<blockquote data-start="2170" data-end="2343">
<p data-start="2172" data-end="2343">“Hingga kini, lebih dari 14 ribu rumah tidak layak huni telah dibedah. Kami juga bantu pembangunan WC untuk rumah tangga yang belum memiliki fasilitas sanitasi,” jelasnya.</p>
</blockquote>
<h3 data-start="2345" data-end="2391">Dukungan untuk UMKM dan Sekolah Rakyat</h3>
<p data-start="2393" data-end="2608">Selain infrastruktur sosial, Pemkot juga mengembangkan sektor UMKM melalui pendirian UMKM Center dan Rumah Kemasan. Kerja sama juga dilakukan dengan dunia usaha dan kementerian lain untuk pembiayaan serta pelatihan.</p>
<p data-start="2610" data-end="2790">Edi menambahkan bahwa pihaknya telah mengajukan proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Pontianak Utara seluas 5,1 hektare agar masuk ke dalam 100 program prioritas nasional Kemensos.</p>
<blockquote data-start="2792" data-end="2968">
<p data-start="2794" data-end="2968">“Sinergi pusat dan daerah sangat penting untuk menjawab tantangan kota seperti urbanisasi dan pengangguran terbuka, yang saat ini mencapai 8,4 persen di Pontianak,” tutupnya.</p>
</blockquote>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/07/10/kemensos-salurkan-bansos-untuk-penguatan-sosial-dan-budaya-lokal-di-pontianak/">Kemensos Salurkan Bansos untuk Penguatan Sosial dan Budaya Lokal di Pontianak</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KADIN dan Dekranasda Kolaborasi Dorong UMKM Pontianak Tembus Industri Besar</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2025/06/25/kadin-dan-dekranasda-kolaborasi-dorong-umkm-pontianak-tembus-industri-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 01:18:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Akses pasar UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Business matching UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[KADIN Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja sama KADIN dan Dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi KADIN dan Dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan UMKM lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Produk kerajinan Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Rantai pasok produk lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi UMKM dan industri]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Center Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM naik kelas]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=124494</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com, Pontianak – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Kota Pontianak melakukan kunjungan kerja ke UMKM Center milik Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak, Selasa (24/6/2025). Kunjungan yang berlangsung di Jalan Sultan Abdurrahman tersebut menjadi momentum awal penjajakan kerja sama konkret antara KADIN dan Dekranasda dalam penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/06/25/kadin-dan-dekranasda-kolaborasi-dorong-umkm-pontianak-tembus-industri-besar/">KADIN dan Dekranasda Kolaborasi Dorong UMKM Pontianak Tembus Industri Besar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com, Pontianak – </strong>Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Kota Pontianak melakukan kunjungan kerja ke UMKM Center milik Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak, Selasa (24/6/2025).</p>
<p data-start="476" data-end="740">Kunjungan yang berlangsung di Jalan Sultan Abdurrahman tersebut menjadi momentum awal penjajakan kerja sama konkret antara KADIN dan Dekranasda dalam penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang bergerak di bidang kreatif dan kerajinan.</p>
<p data-start="742" data-end="952">Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menyampaikan bahwa kolaborasi ini penting untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas di tengah tantangan pemasaran, akses pembiayaan, dan daya saing produk.</p>
<p data-start="742" data-end="952">“KADIN memiliki jaringan serta kapasitas pendampingan industri yang bisa menjadi jembatan bagi UMKM untuk tumbuh lebih baik,” kata Yanieta.</p>
<p data-start="1097" data-end="1262">Ia menambahkan, pengembangan produk lokal dengan kekayaan budaya dan kekuatan desain perlu mendapat dukungan lintas sektor agar mampu menembus pasar yang lebih luas.</p>
<p data-start="1264" data-end="1353">“Kami ingin UMKM menjadi tulang punggung perekonomian, bukan sekadar pelengkap,” ujarnya.</p>
<p data-start="1355" data-end="1536">Sementara itu, Ketua KADIN Kota Pontianak, Muhammad Naufal, menegaskan komitmen pihaknya untuk membuka akses pasar dan memperkuat kemitraan industri bagi UMKM binaan Dekranasda.</p>
<p data-start="1355" data-end="1536">“KADIN siap menghubungkan pelaku UMKM dengan rantai pasok yang lebih besar. Ini langkah awal dari agenda jangka panjang membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ucap Naufal.</p>
<p data-start="1719" data-end="1906">Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan business matching antara pelaku UMKM dan pelaku industri, termasuk keterlibatan pelaku usaha besar anggota KADIN untuk menyerap produk lokal.</p>
<p data-start="1719" data-end="1906">“Kami akan dorong anggota KADIN di sektor distribusi, perhotelan, dan ritel untuk mengutamakan produk UMKM dalam rantai suplai mereka,” tambahnya.</p>
<p data-start="2058" data-end="2211">Lebih lanjut, kedua pihak menyepakati penyusunan peta jalan (roadmap) kerja sama yang terukur dan berdampak langsung bagi pelaku usaha di Kota Pontianak.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2025/06/25/kadin-dan-dekranasda-kolaborasi-dorong-umkm-pontianak-tembus-industri-besar/">KADIN dan Dekranasda Kolaborasi Dorong UMKM Pontianak Tembus Industri Besar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
