<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Sanggau Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/dinkes-sanggau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/dinkes-sanggau/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Aug 2022 16:31:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Dinkes Sanggau Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/dinkes-sanggau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sanggau Tekan Kasus Stunting Hingga 14 Persen Tahun 2024, Bupati Paolus Hadi: Semua Harus Bergerak!</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/08/08/sanggau-tekan-kasus-stunting-hingga-14-persen-tahun-2024-bupati-paolus-hadi-semua-harus-bergerak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2022 16:31:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# Gunting]]></category>
		<category><![CDATA[# Kadinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[# Kasus Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[# tekan kasus stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Paolus Hadi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sanggau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=82860</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengungkapkan kasus stunting di kabupaten itu terbilang cukup tinggi, terkini mencapai 26 persen. Orang nomor satu di Kabupaten Sanggau ini minta semua unsur bergerak untuk bersama-sama bersinergi menekan angka tersebut. “Tahun ini kita minta Dinas Kesehatan  fokus ke 38 desa untuk menurunkan stunting tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Makanya tema [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/08/08/sanggau-tekan-kasus-stunting-hingga-14-persen-tahun-2024-bupati-paolus-hadi-semua-harus-bergerak/">Sanggau Tekan Kasus Stunting Hingga 14 Persen Tahun 2024, Bupati Paolus Hadi: Semua Harus Bergerak!</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengungkapkan kasus stunting di kabupaten itu terbilang cukup tinggi, terkini mencapai 26 persen. Orang nomor satu di Kabupaten Sanggau ini minta semua unsur bergerak untuk bersama-sama bersinergi menekan angka tersebut.</p>
<p>“Tahun ini kita minta Dinas Kesehatan  fokus ke 38 desa untuk menurunkan stunting tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Makanya tema hari ini juga bergerak bersama untuk menurunkan stunting. Poin-poin penting ini pasti melibatkan banyak pihak: pemerintah daerah, termasuk di dalamnya DPRD, karena berkaitan dengan anggaran,” kata Bupati Paolus Hadi usai Rembuk Stunting Kabuapten Sanggau 2022, Senin (8/8/2022).</p>
<p>“Juga pihak Forkompimda dan seluruh jajarannya. Kemudian Pemdes, perusahaan-perusahaan, perbankan, dan tokoh-tokoh masyarakat kita melalui lembaga-lembaga adatnya, organisasi pemudanya, perempuan dan lainnya. Ini satu kesatuan,” sambungnya.</p>
<p>Bupati Paolus Hadi juga menekankan kepada para orangtua dan remaja yang menjadi calon-calon pengantin. Menurutnya, merekalah yang menentukan keturunannya, stunting atau tidak.</p>
<p>“Untuk itu perlu sosialisasi, edukasi, bahkan action dan supporting dari kita. Karena kalau bicara stunting itu kan bukan hanya soal gizi. Orang yang berduit pun tiba-tiba kaget kalau anaknya stunting. Kadang-kadang juga ada faktor lain, kebersihan, sanitasi, atau anak-anak tak mau makan dibiarkan orangtua,” ujarnya.</p>
<p>Bupati Sanggau ini juga meminta tim yang terdiri dari berbagai stakeholder untuk menurunkan angka stunting tahun ini menjadi 22 persen.</p>
<p>“Tadi sudah disepakati, sebagian yang hadir ini sebagaian besar dari tim. Dan unsur-unsur besarnya adalah tambahan-tambahan, misalnya perusahaan. Penekanannya seperti itu, ayo turunkan stunting. Kalau kita mau tahun 2024 angka stunting jadi 14 persen,” tegasnya.</p>
<p>Selaku leading sector penurunan angka stunting, Dinkes Sanggau optimis angka stunting dapat turun menjadi 22 persen. Rembuk Stunting kata Kepala Dinkes Sanggau, Ginting adalah salah satu langkahnya.</p>
<p>“Rembuk Stunting ini langkah ketiga sebetulnya dari delapan langkah konvergensi stunting. Jadi percepatan penurunan stunting itu harus teritegrasi. Khusus untuk bidang kesehatan, tentu kita melihat mulai dari status gizi anak remaja, terkait pemberian tablet penambahan darahnya, status gizi ibu hamil, ibu melahirkan, kemudian pemberian ASI ekslusif terhadap bayi baru lahir,” kata Ginting.</p>
<p>Tak kalah pentingnya juga, kata Ginting, adalah kunjungan Posyandu. Melalui kunjungan Posyandu inilah dapat mendeteksi lebih awal, status gizi dari bayi.</p>
<p>“Di samping itu juga kita lengkapi alat-alat yang ada, seperti atropometri, kita lengkapi dan kita perbanyak. Target kita setiap desa ada satu alat. Karena bagaimanapun juga keakuratan pengukuran tinggi dan berat badan bayi akan menentukan hasil itu,” jelasnya.</p>
<p>Tahun ini, Ginting mengaku fokus pada 38 desa dari 163 desa dan 6 kelurahan se-Kabupaten Sanggau.</p>
<p>“Kita cari yang terendah. Tahun ini kita punya 38 desa. Berikutnya lagi ada yang namanya tim review, kita akan turun lagi ke lapangan, me-review dan menilai. Sebetulnya semua desa kita intervensi, tapi yang jadi fokus perhatian kita 38 desa dari 15 kecamatan,” tandasnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/08/08/sanggau-tekan-kasus-stunting-hingga-14-persen-tahun-2024-bupati-paolus-hadi-semua-harus-bergerak/">Sanggau Tekan Kasus Stunting Hingga 14 Persen Tahun 2024, Bupati Paolus Hadi: Semua Harus Bergerak!</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabupaten Sanggau Nihil Kasus Aktif Covid-19</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/04/25/khawatirkan-dampak-perang-rusia-ukraina-ini-perintah-mendagri-tito-ke-semua-kepala-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2022 07:37:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[# Kabupaten Sanggau Nihil Kasus Aktif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[# Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[# Sarimin Sitepu]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[kasus covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=76450</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Kabupaten Sanggau mencatatkan nihil kasus aktif virus corona dalam sepekan terakhir. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan anjuran pemerintah selama libur Lebaran 2022. “Sampai hari ini, Sanggau nol kasus aktif atau orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan dalam proses penyembuhan. Nol kasus aktif Covid-19 ini sejak tanggal 18 April lalu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/04/25/khawatirkan-dampak-perang-rusia-ukraina-ini-perintah-mendagri-tito-ke-semua-kepala-daerah/">Kabupaten Sanggau Nihil Kasus Aktif Covid-19</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Kabupaten Sanggau mencatatkan nihil kasus aktif virus corona dalam sepekan terakhir. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan anjuran pemerintah selama libur Lebaran 2022.</p>
<p>“Sampai hari ini, Sanggau nol kasus aktif atau orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan dalam proses penyembuhan. Nol kasus aktif Covid-19 ini sejak tanggal 18 April lalu atau sudah sepekan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sanggau Sarimin Sitepu, Senin (25/4/2022).</p>
<p>Sarimin mengingatkan kepada masyarakat soal pandemi belum berakhir.</p>
<p>“Karena itu, protokol kesehatan harus tetap menjadi kebiasaan hidup sehari-hari,” ujarnya.</p>
<p>“Pandemi belum selesai, maka diminta kepada masyarakat agar tetap melakukan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” sambungnya.</p>
<p>Meskipun kasus melandai, Sarimin memastikan tracing, testing dan treatment masih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sanggau, termasuk percepatan vaksinasi. Selain itu, melibatkan semua unsur organisasi sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk melakukan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 dan mengedukasi masyarakat agar mau divaksin.</p>
<p>Dia mengungkapkan, hingga saat ini tercatat 312.095 orang di Kabupaten Sanggau telah menerima vaksinasi dosis pertama atau sebesar 78,3 persen. Rinciannya, 2.133 tenaga kesehatan, 16.547 petugas publik, 18.854 lansia, 200.422 masyarakat rentan dan umum, 42.925 remaja dan 31.214 anak usia 6-11 tahun.</p>
<p>Sementara vaksinasi dosis kedua, lanjut dia, telah diberikan kepada 277.303 orang atau sebesar 69,6 persen. Rinciannya, 2.119 tenaga kesehatan, 16.026 petugas publik, 16.360 lansia, 183.491 masyarakat rentan dan umum, 39.342 remaja dan 19.965 anak usia 6-11 tahun.</p>
<p>“Sedangkan cakupan vaksinasi dosis ketiga atau booster, masih di bawah 10 persen,” sebut Sarimin.</p>
<p>“Yang sudah divaksin dosis ketiga sebanyak 29.678 orang atau 7,45 persen. Rinciannya, 1.841 tenaga kesehatan, 4.494 petugas publik, 1.706 lansia serta 23.478 masyarakat rentan dan umum,” katanya menambahkan.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/04/25/khawatirkan-dampak-perang-rusia-ukraina-ini-perintah-mendagri-tito-ke-semua-kepala-daerah/">Kabupaten Sanggau Nihil Kasus Aktif Covid-19</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabupaten Sanggau Punya 972 Dosis Vaksin untuk Gerakan Satu Juta Booster</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/04/22/jokowi-airlangga-hingga-m-lutfi-disomasi-gegara-minyak-goreng-legislator-pkb-malah-puji-puji-mendag/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 11:18:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[# alokasi 972 dosis vaksin Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[# Kadinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[# Vaksinasi Satu Juta Booster]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Ginting]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin booster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=76264</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Ginting menyatakan, sinergitas di Kabupaten Sanggau, pemerintah daerah, Polres, Kantor Kemenag dan PCNU setempat bergandengan tangan untuk menyukseskan gerakan vaksinasi. “Kekinian Kabupaten Sanggau mendapat alokasi 972 dosis vaksin Covid-19,” ungkap Ginting pada pelaksanaan vaksinasi booster, Kamis (21/4/2022). Ginting menjelaskan, selain mencipakan mudik yang sehat dan aman, peluncuran gerakan Vaksinasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/04/22/jokowi-airlangga-hingga-m-lutfi-disomasi-gegara-minyak-goreng-legislator-pkb-malah-puji-puji-mendag/">Kabupaten Sanggau Punya 972 Dosis Vaksin untuk Gerakan Satu Juta Booster</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Ginting menyatakan, sinergitas di Kabupaten Sanggau, pemerintah daerah, Polres, Kantor Kemenag dan PCNU setempat bergandengan tangan untuk menyukseskan gerakan vaksinasi.</p>
<p>“Kekinian Kabupaten Sanggau mendapat alokasi 972 dosis vaksin Covid-19,” ungkap Ginting pada pelaksanaan vaksinasi booster, Kamis (21/4/2022).</p>
<p>Ginting menjelaskan, selain mencipakan mudik yang sehat dan aman, peluncuran gerakan Vaksinasi Satu Juta Booster oleh Kemenag, Polri dan PBNU di Kabupaten Sanggau ini dilaksanakan serentak selama tiga hari di 15 kecamatan se-Kabupaten Sanggau.</p>
<p>“Yang jelas vaksinasi booster massal ini merupakan strategi pemerintah untuk menekan risiko fatal keterjangkitan virus corona saat libur panjang lebaran,” ujarnya.</p>
<p>Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro mengatakan, Kabupaten Sanggau mendapat alokasi 972 dosis vaksin untuk gerakan satu juta booster.</p>
<p>Dirinya optimis, alokasi dosis vaksin tersebut akan habis disuntikkan ke masyarakat di 15 kecamatan se-Kabupaten Sanggau.</p>
<p>“Kalau (vaksinasi booster) dilaksanakan di seluruh kecamatan, satu hari bisa selesai,” kata Kapolres.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sanggau Anuar Akhmad menyatakan mendukung Gerakan Satu Juta Booster dengan mencari peserta sebanyak mungkin.</p>
<p>“Kita mendukung dan siap menfasilitasi pelaksanaan vaksinasi dengan merekrut peserta sebanyak-banyaknya, sehingga target 972 dosis bisa tercapai,” kata Anuar.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/04/22/jokowi-airlangga-hingga-m-lutfi-disomasi-gegara-minyak-goreng-legislator-pkb-malah-puji-puji-mendag/">Kabupaten Sanggau Punya 972 Dosis Vaksin untuk Gerakan Satu Juta Booster</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Sanggau Kick Off Vaksinasi Usia 6 – 11 Tahun, Targetkan 100 Anak</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/01/17/dari-123-313-pelaku-perjalanan-internasional-sejak-awal-januari-menko-pmk-sebut-3-923-di-antaranya-positif-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 13:19:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[# Kadinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[# Kick Off Vaksinasi Usia 6 – 11 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Ginting]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=70501</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Sanggau akan memulai kick off vaksinasi Covid-19 anak usia 6 – 11 tahun pada Selasa (18/01/2022). Pencanangannya digelar di SDN 04 Tanjung Sekayam dan SD Paroki Sanggau. Kepala Dinas Kesehatan Sanggau Ginting mengatakan vaksinasi ini menargetkan 100 anak. Vaksin digunakan jenis Sinovac. “Kick-off vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/01/17/dari-123-313-pelaku-perjalanan-internasional-sejak-awal-januari-menko-pmk-sebut-3-923-di-antaranya-positif-covid-19/">Pemkab Sanggau Kick Off Vaksinasi Usia 6 – 11 Tahun, Targetkan 100 Anak</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pemerintah Kabupaten Sanggau akan memulai kick off vaksinasi Covid-19 anak usia 6 – 11 tahun pada Selasa (18/01/2022). Pencanangannya digelar di SDN 04 Tanjung Sekayam dan SD Paroki Sanggau.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Sanggau Ginting mengatakan vaksinasi ini menargetkan 100 anak. Vaksin digunakan jenis Sinovac.</p>
<p>“Kick-off vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun akan dilakukan serentak di Kalbar, besok Selasa (18/01/2022),” katanya, Senin (17/01/2022).</p>
<p>Dijelaskan Ginting, vaksinasi anak ini pertama dilaksanakan di Kabupaten Sanggau. Selanjutnya nanti akan dilanjutkan di kecamatan-kecamatan.</p>
<p>“Dilaksanakan oleh Puskesmas-Puskesmas setempat,” ujarnya.</p>
<p>Vaksinasi anak juga akan dilaksanakan di sekolah-sekolah. Pihaknya yang secara langsung mendatangi sekolah.</p>
<p>“Dengan demikian ada koordinasi antara tim di kecamatan dengan Dinas Pendidikan, atau pun sekolah setempat, terkait sasaran dan jadwal vaksinasi tersebut,” jelasnya.</p>
<p>Disampaikan Ginting ada 48.041 anak yang akan menjadi sasaran vaksinasi. Masing-masing akan mendapatkan dua dosis vaksin Sinovac. Vaksinasi anak juga bakal dilaksanakan pararel dengan vaksinasi lainnya.</p>
<p>“Untuk masyarakat 12 – 60 tahun tetap kita laksanakan. Lansia juga tetap kita laksanakan,” ucapnya.</p>
<p>Di samping itu, juga booster untuk Lansia akan dilaksanakan. Vaksinasi anak karena berkait proses belajar tatap muka, sehingga akan selesaikan dalam waktu secepatnya.</p>
<p>“Dan mudah-mudahan itu tidak terlalu sulit. Anak ini komunikasinya ada di sekolah,” sebutnya.</p>
<p>Ginting mengungkapkan paling-paling yang menjadi kendala nantinya adalah ketersediaan vaksin. Karena sampai saat ini ketentuannya menggunakan Sinovac. Sementara saat ini vaksinnya terbatas.</p>
<p>“Kalau memang (vaksinnya) cukup satu bulan, kemungkinan satu bulan selesai (vaksinasi anak),” ulasnya.</p>
<p>Ginting berpesan kepada orang tua dapat mendorong anaknya untuk mau divaksin. Bahkan bila perlu, anak diantar atau didampingi untuk mendapatkan vaksinasi.</p>
<p>“Diharapkan orang tua mendukung,” lugasnya.</p>
<p>Orang tua juga tidak perlu takut. Lantaran anak-anak sebetulnya sudah biasa imunisasi di sekolah.</p>
<p>“Jarum suntik yang digunakan lebih kecil, dari jarum suntik yang biasa digunakan. Jadi harusnya tak usah takut, Mengingat demi untuk keselamatan anak, keselamatan keluarga, dan keselamatan masyarakat semua,” pungkas Ginting.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/01/17/dari-123-313-pelaku-perjalanan-internasional-sejak-awal-januari-menko-pmk-sebut-3-923-di-antaranya-positif-covid-19/">Pemkab Sanggau Kick Off Vaksinasi Usia 6 – 11 Tahun, Targetkan 100 Anak</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Sanggau Sebut Ada 1.102 ODP, 1 Orang Terkonfirmasi Pisitif Covid-19</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2020/04/08/dinkes-sanggau-sebut-ada-1-102-odp-1-orang-terkonfirmasi-pisitif-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ariz]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 08:04:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Ginting]]></category>
		<category><![CDATA[ODP]]></category>
		<category><![CDATA[pasien positif covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PDP]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Kadinkes Sanggau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://triggernetmedia.com/?p=17944</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menyatakan, saat ini sebanyak 1.102 orang warga Kabupaten Sanggau yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sedangkan orang selesai dalam pemantauan sebanyak 928 orang. “Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta pasien yang masih dirawat sebanyak tiga orang dan dua orang sedang menunggu hasil laboratorium,” ungkapnga, Rabu (8/4/2020). Ginting menyebut, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2020/04/08/dinkes-sanggau-sebut-ada-1-102-odp-1-orang-terkonfirmasi-pisitif-covid-19/">Dinkes Sanggau Sebut Ada 1.102 ODP, 1 Orang Terkonfirmasi Pisitif Covid-19</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com</strong> – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menyatakan, saat ini sebanyak 1.102 orang warga Kabupaten Sanggau yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sedangkan orang selesai dalam pemantauan sebanyak 928 orang.</p>
<p>“Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta pasien yang masih dirawat sebanyak tiga orang dan dua orang sedang menunggu hasil laboratorium,” ungkapnga, Rabu (8/4/2020).</p>
<p>Ginting menyebut, satu orang lainya terkonfirmasi positif Covid-19.  Jumlah itu merupakan data yang diupdate di website dinkes.sanggau.go.id pada Rabu (8/4/2020) pukul 08.00 wib pagi tadi.</p>
<p>Dari data sebelumnya, lanjut Ginting, ada sebanyak 1.130 orang warga Kabupaten Sanggau yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sedangkan orang selesai dalam pemantauan sebanyak 864 orang.</p>
<p>“Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta pasien yang masih dirawat sebanyak tiga orang dan dua orang sedang menunggu hasil laboratorium.  Sementara satu orang lainya terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Ginting.</p>
<p><strong>Libertus I Ariz</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2020/04/08/dinkes-sanggau-sebut-ada-1-102-odp-1-orang-terkonfirmasi-pisitif-covid-19/">Dinkes Sanggau Sebut Ada 1.102 ODP, 1 Orang Terkonfirmasi Pisitif Covid-19</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Sanggau Observasi 5 Warga Pasca Kembali dari Jepang</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2020/03/11/dinkes-sanggau-observasi-5-warga-pasca-kembali-dari-jepang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ariz]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2020 08:28:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Lima Warga diobservasi Dinkes Sanggau]]></category>
		<category><![CDATA[Paolus Hadi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sanggau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://triggernetmedia.com/?p=16522</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Jones Siagian mengatakan, lima orang di Kabupaten Sanggau saat ini tengah dipantau selama 14 hari. “Meski tidak memiliki gejala gangguan pernapasan,” katanya Rabu (11/3/2020). Pemantauan, jelasnya terkait antisipasi dini terkait wabah virus corona yang telah masuk di Indonesia. “Ada tiga di Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, dan dua di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2020/03/11/dinkes-sanggau-observasi-5-warga-pasca-kembali-dari-jepang/">Dinkes Sanggau Observasi 5 Warga Pasca Kembali dari Jepang</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com –</strong> Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Jones Siagian mengatakan, lima orang di Kabupaten Sanggau saat ini tengah dipantau selama 14 hari.</p>
<p>“Meski tidak memiliki gejala gangguan pernapasan,” katanya Rabu (11/3/2020).</p>
<p>Pemantauan, jelasnya terkait antisipasi dini terkait wabah virus corona yang telah masuk di Indonesia.</p>
<p>“Ada tiga di Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, dan dua di kota Sanggau. Di Sosok ini mereka melakukan perjalanan ke Jepang pada tanggal 22 Februari dan tanggal 29 Februari mereka balik ke Indonesia. Kalau yang di Sanggau berangkat tanggal 22 atau 23 Februari ke Korea Selatan, dan kembali ke Indonesia pada tanggal 1 Maret,” ungkap Jones Siagian.</p>
<p>“Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan, sampai saat ini kelima warga kita masih sehat. Tidak ada menunjukkan gejala-gejala gangguan pernapasan,” jelasnya lagi.</p>
<p>Selama dipantau, menurut Jones, kelima warga Sanggau tersebut tidak diisolasi atau dikarantina di rumah sakit, melainkan di rumahnya masing-masing. Pemantauan dilakukan dengan berkomunikasi. Namun bila diperlukan, petugas akan mendatangi rumah yang bersangkutan.</p>
<p>“Kalau ada yang tidak kooperatif, kita akan datangi rumah yang bersangkutan,” tegas Jones Siagian.</p>
<p>Dikatakannya, berbeda jika ada warga sudah memiliki gejala gangguan pernapasan setelah berpergian dari negara yang terjangkit, maka yang bersangkutan masuk dalam status pasien dalam pengawasan.</p>
<p>“Kalau sudah masuk pasien dalam pengawasan, sudah harus diisolasi di rumah sakit. Di Kalbar ada tiga rumah sakit rujukan kasus Covid-19. RSUD MTh Djaman Sanggau sudah melakukan simulasi penanganan, jika ada kasus Covid-19 di Kabupaten Sanggau. Jadi sebenarnya Pemkab sudah perintahkan kepada Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah MTh Djaman Sanggau untuk antisipasi dini,” kata Jones Siagian.</p>
<p>Tentang bagaimana protapnya di Rumah Sakit, menurut Jones, bila suatu ketika ditemukan, maka pihak Dinas Kesehatan wajib menangani pasien. Tetapi RSUD MTh Djaman bukan rumah sakit yang menjadi rujukan.</p>
<p>“Tapi kita harus siap sebelum ke rumah sakit rujukan, di rumah sakit juga sudah menyiapkan ruangan isolasi dan bagaimana cara penanganannya kemudian sosialisasi sudah dilakukan di mana-mana oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas, melalui organisasi-organisasi yang ada. Ini perintah bupati, ” tegas Jones.</p>
<p>Bupati Sanggau, Paolus Hadi menegaskan, Pemkab Sanggau sudah mengimbau masyarakat supaya bisa mewaspadai ancaman wabah virus corona. Menurutnya, berkaitan dengan adanya warga kabupaten Sanggau yang kemaren ke luar negeri di mana tempat itu adalah suspect nya korona, dipastikan sudah lakukan langkah-langkah dengan mensterilkan mereka untuk dipantau selama empat belas hari masa inkubasinya.</p>
<p>“Sampai hari ini yang saya dapat laporan negatif, artinya mereka masih tidak ada masalah, normal-normal saja, belum ada ada tanda-tanda kalau mereka terkena, dan saat ini rutin dipantau” ungkap Paolus Hadi.</p>
<p><strong>Libertus I Ariz</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2020/03/11/dinkes-sanggau-observasi-5-warga-pasca-kembali-dari-jepang/">Dinkes Sanggau Observasi 5 Warga Pasca Kembali dari Jepang</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
