HeadlineKilas KalbarMempawahNewsSospolhukam

PT Universal Akomodir dan Realisasikan Komitmennya Kepada Warga Wajok Hulu

Perwakilan perusahaan, Ivan: Kita sangat memahami persoalan yang timbul dimasyarakat. Namun, ada ketidaksingkronan informasi di lapangan, yang itu diluar sepengetahuan dirinya sebagai perwakilan perusahaan.

triggernetmedia.com – Pengurus RT/RW 06/01 Gang Kurnia di Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah megapresiasi pihak PT Universal yang telah merespon dan mengakomodir semua kesepakatan yang ditawarkan pihak perusahaan dan warga setempat terkait beroperasinya gudang semen di lingkungan mereka.

“Dengan ditandatangani dan diserahkannya perjanjian antara perwakilan pihak perusahaan dengan pengurus RT/RW dan warga, tentunya komitmen perusahaan telah bersedia memback up kepentingan lingkungan dan masyarakat sekitar perusahaan. Karena sebelumnya kami sempat merasa dibohongi oknum yang mengatasnamakan perusahaan, sehingga banyak warga yang protes,” kata pengurus RT/RW 06/01 M. Ridwan, Senin (19/10/2020).

Perwakilan perusahaan, Ivan menyatakan, secara prinsip pihaknya sangat memahami persoalan yang timbul dimasyarakat. Namun, ia mengaku ada ketidaksingkronan informasi di lapangan, yang itu diluar sepengetahuan dirinya sebagai perwakilan perusahaan.

“Karena itu kita merespon cepat dan bersedia mengakomodir semua keluhan dan permintaan warga. Prinsipnya semua yang kita akomodir adalah atas pertimbangan dan kebijaksanaan kami dari pihak perusahaan, dan ini berdasarkan nurani, ini soal hati (manusiawi-red),” ujar Ivan.

Seperti diketahui, pada Sabtu (17/10/2020) malam sejumlah warga di Pal 8 Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah melakukan penghentian sementara aktifitas bongkar muat semen di gudang PT Universal.

Warga menuntut pihak perusahaan untuk lebih dahulu bertanggungjawab menyelesaikan sejumlah persoalan yang ditimbulkan.

Meski mendukung iklim investasi yang mendorong kemajuan dan membuka peluang lapangan kerja di desa itu, namun mereka juga minta pihak perusahaan memperhatikan dampak sosial dan lingkungan, mengingat setidaknya ada beberapa RT di desa yang dinilai yang rentan terdampak dari kelangsungan aktifitas perusahaan ini.

Selain itu, warga juga menuntut pihak perusahaan memperhatikan lingkungan dengan antisipasi dini, termasuk dalam hal meberikan kesempatan lapangan kerja dan kontribusi nyata.

Mencermati semua tuntutan warga itu, jelas Ivan, sebenarnya semua tuntutan warga sudah kita penuhi semua.

“Ini demi kelangsungan dan kebaikan kita bersama, termasuk memberikan kontribusi sesuai kemampuan, dengan harapan hubungan perusahaan dengan masyarakat berjalan baik, yang berkelanjutan,” ujar Ivan.

Sementara ini, lanjut dia, untuk saat ini perusahaan membutuhkan karyawan tetap, Satpam 3 orang, Administrasi 2 orang, Sopir 5 orang.

“Untuk tenaga buruh, sopir dan operator forklift dan tenaga DO nanti akan kita sesuaikan dengan kebutuhan dan dapat dibahas bersama warga,” jelasnya.

Selain akan mengerjakan drainase dilingkungan sekitar secepatnya, Ivan menambahkan, kontribusi dari perusahaan untuk warga akan dipenuhi sebesar Rp1.000 perton dari barang yang dikelola digudang.

“Sedangkan pembongkaran di kapal, pengelolaan tracking PBM dan shipping diserahkan kepada saudara Abdurrahman, sekaligus menghandle tenaga buruh di dermaga AKK, kecuali aktifitas di dermaga AKK mengalami kepadatan rutinitas. Kemudian perusahaan akan melakukan konsultasi dan mufakat jika melakukan penambahan tenaga kerja,” jelas Ivan.

Ariz

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close