HeadlineKesehatanKhatulistiwaKilas KalbarNewsSospolhukam

Ini Kabar Terbaru Hasil Swab Istri Wali Kota Negatif Covid-19

"Alhamdulillah hasil swab PCR istri saya negatif. Dalam dua hari ke depan akan diswab ulang," ujarnya usai membuka rapat koordinasi evaluasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Rabu (23/9/2020).

triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan bahwa kondisi istrinya, Yanieta Arbiastutie, saat ini sudah dinyatakan negatif dari Covid-19. Kabar tersebut berdasarkan hasil swab yang dilakukan pada Minggu (20/9/2020) malam terhadap istri termasuk dirinya sekeluarga.

“Alhamdulillah hasil swab PCR istri saya negatif. Dalam dua hari ke depan akan diswab ulang,” ujarnya usai membuka rapat koordinasi evaluasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Rabu (23/9/2020).

Sebelumnya, Yanieta Arbiastutie Kamtono terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu sebagaimana pemeriksaan uji swab yang dilakukan pada Kamis (17/9/2020) dan hasilnya keluar pada Sabtu (19/9/2020) malam. Yanieta dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala.

Saat ini, lanjutnya, Yanieta dalam kondisi sehat dan masih menjalani isolasi mandiri di rumah pribadi. Selama isolasi mandiri, Ketua TP-PKK dan Dekranasda Kota Pontianak rutin setiap pagi melakukan olahraga treadmill di rumah.

Selain itu, ibu dari tiga anak ini juga beres-beres rumah.

“Jadi selama isolasi mandiri, istri saya mengisi aktivitasnya dengan berolahraga dan beres-beres rumah karena sudah cukup lama juga ditinggalkan kosong,” tutur Edi.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Tak kalah pentingnya, menjaga imunitas tubuh dan rutin berolahraga. Diakuinya, dirinya berusaha menjaga imunitas tubuh dengan berolahraga. Apalagi aktivitas kesehariannya cukup padat dan sering bertemu dengan masyarakat.

“Oleh sebab itu pentingnya menjaga imunitas tubuh, cukup istirahat, makanan bergizi dan olahraga,” pesannya.

Edi menilai munculnya kluster di kalangan keluarga memang tidak bisa dihindari. Sebab mungkin saja anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah, ketika kembali ke rumah membawa virus. Untuk itu, ia mengingatkan pentingnya mencegah terbawanya virus ke rumah. Salah satunya langsung mandi dan ganti pakain ketika tiba di rumah sepulang dari beraktivitas di luar.

“Ketika keluar rumah, jangan lupa mengenakan masker dan bekal hand sanitizer,” tandasnya.

Jim I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close