HeadlineKapuas RayaKilas KalbarNewsSospolhukam

Gelar Debat Publik di Jakarta, KPU Kapuas Hulu Tuai Kritikan

Masyarakat pertanyakan besaran anggaran Debat Publik

triggernetmedia.com – Pelaksanaan debat publik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada Jumat, 20 November 2020 mendatang di Jakarta, menuai protes dari masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu. Mengingat debat tersebut dirasa tidak efektif dan dinilai sebagai pemborosan biaya dari KPU Kabupaten Kapuas Hulu karena mengharuskan 3 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati untuk berangkat ke Jakarta mengikuti debat publik.

Martin, warga Kecamatan Silat Hilir menyatakan dengan tegas menolak kegiatan KPU Kabupaten Kapuas Hulu  melaksanakan debat publik Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu di Jakarta. Menurutnya pelaksanaan debat tersebut seharusnya dilaksanakan di Pontianak atau di Putusibau serta besaran anggaran yang digunakan KPU dapat ditekan jika dibandingkan melaksanakan debat publik di Jakarta.

“Kami warga Kabupaten Kapuas Hulu menolak keras pelaksanaan debat publik di Jakarta, karena dari 7 Kabupaten di Kalbar yang menyelenggarakan Pilkada hanya Kapuas Hulu yang melaksanakan debat publik di Jakarta mengingat saat ini juga Jakarta masih PSBB terkait COVID-19. Selain itu, kami selaku masyarakat juga mempertanyakan terhadap anggaran yang digunakan KPU, apakah tidak terlalu besar jika dilaksanakan di Jakarta, sementara di daerah lain bisa melaksanakan debat publik di wilayah mereka sendiri seperti Sekadau dan Ketapang, dan yang jadi pertanyaan kita saat ini ada apa dengan KPU Kapuas Hulu ?” kritik Martin.

Selain itu Martin, Ayung warga Kecamatan Semitau mengatakan tidak setuju dengan agenda KPU Kabupaten Kapuas Hulu terkait pelaksanaan debat publik Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu dilaksanakan di Jakarta, mengingat saat ini Indonesia sedang masih mengalami Pandemi COVID-19.

“Saya sangat tidak setuju apabila debat publik itu di Jakarta, kenapa tidak dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Barat atau bahkan dilaksanakan Di Kabupaten Kapuas Hulu saja. Dan berkaitan dengan COVID-19 ini saya lebih setuju debat kandidat ini ditiadakan saja apabila dilaksanakan di Jakarta, karena bisa membahayakan para paslon ketika keluar dari Kapusa Hulu dan menjadi ancaman bagi masyarakat ketika nanti paslon kembali ke kabupaten untuk kampanye karena bisa saja mereka membawa virus corona,” ungkap Ayung.

Dek I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close