ComunityHeadlineKetapangKilas KalbarMilenialNewsSospolhukam

Basic Training LK I Lintas Komisariat HMI Ketapang

Usung tema 'terbinanya kader muslim yang berintelektual kritis, menjunjung tinggi ukhuwah islamiyah serta peka terhadap perkembangan zaman'.

triggernetmedia.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ketapang menyelenggarakan Basic Training Latihan Kader I (LKI) Lintas Komisariat. Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari kampus Polinka dan AMKI Yainco tersebut dibuka pada Jum’at (9/10/2020) malam di gedung KNPI.

Dalam pelaksanaan training, panitia mengusung tema ‘terbinanya kader muslim yang berintelektual kritis, menjunjung tinggi ukhuwah islamiyah serta peka terhadap perkembangan zaman’.

Ketua Panitia Pelaksana, Agus Darmawan menyebutkan, LK I merupakan syarat wajib yang harus diikuti bagi setiap anggota baru. Pada pelaksanaan LK, peserta akan diberikan sejumlah materi tentang ke HMI-an.

“Jadi selama tiga hari kedepan, semua peserta LK akan menerima materi – materi HMI, mulai dari sejarah, nilai dasar perjuangan, mission, konstitusi dan kepemimpinan manajemen organisasi,” kata Agus Darmawan.

Menurut dia, LK kali ini berbeda dari sebelumnya. Itu dikarenakan pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19, sehingga harus menerepkan protokol kesehatan.

“Karena jumlah peserta yang ikut LK cukup banyak, maka tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti pakai masker, jaga jarak dan menyediakan hand sanitizer,” ungkapnya.

Ketua HMI Cabang Ketapang, Elsitiana AMd Kom dalam sambutanya meyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan para pengurus komisariat lantaran berhasil merekrut kader baru hingga mengikuti LK I.

“Dengan adanya penambahan kader baru di HMI, tentunya akan menambah semangat baru bagi HMI Ketapang. Ini semua bisa terwujud atas kerjasama antara seluruh pengurus komisariat,” sebutnya.

Wanita yang akrab disapa Elsi ini menjelaskan, sesuai konstitusi, HMI berfungsi sebagai organisasi kader. Sebab itu, perkaderan dari generasi ke generasi pengurus di tingkat komisariat tetap dijalankan.

“Yang menjadikan HMI tetap eksis dan ada sampai sekarang adalah kader.
Dengan demikian rekrutmen kader adalah upaya aktif dan terencana yang wajib dilaksanakan untuk mencapai tujuan organisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain menjadi syarat bergabung sebagai anggota HMI, forum LK I juga menjadi wadah silaturrahmi dan menambah wawasan yang mungkin tidak didapat di kampus.

“Di forum LK diajarkan tentang banyak hal, saya harap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan sampai tuntas. HMI Ketapang juga terus membuka ruang bagi mahasiswa islam di yang ingin bergabung,” timpalnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI), Riduan SP mengingatkan agar seluruh kader HMI Cabang Ketapang selalu menjaga nama baik organisasi dengan tetap berpedoman pada Al Qur’an dan Hadits.

“Kader HMI harus mampu memposisikan diri sebagai kaum intelektual muslim. Karenanya kader HMI dituntut untuk selalu menjaga nama baik kelembagaaan,” imbau Riduan.

Di kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh kader HMI untuk mengasah kemampuan dengan meperbanyak diskusi dan membaca. Jadikan organisasi HMI sebagai wadah belajar kedua selain di kampus.

“Sebagai insan akadmis, maka sudah menjadi keharusan setiap kader HMI turus belajar. Yang paling penting, antara berorganisasi dan kuliah harus seimbang, jangan sampai aktif ber-HMI tapi kuliah tidak selesai,” ujarnya.

Terhadap pelaksanaan LK, dia meminta agar pengurus Komisariat selaku penyelenggara fokus melakukan pembinaan guna tercapainya tujuan HMI. Ia menilai, aspek kualitas dalam LK mesti menjadi fokus utama.

“Perkaderan melalui jenjang LK itu penting, namun yang paling penting adalah kualitas kader pasca mengikuti proses training. Ini tugas para pengurus komisariat maupun cabang dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Jhon I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close