triggernetmedia.com – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Sekda) Landak, Yonas, mewakili Penjabat (Pj.) Bupati Landak, telah membuka acara Sosialisasi Pendidikan Politik khusus bagi pemilih pemula di Kecamatan Meranti. Acara ini diadakan di SMA Negeri 1 Meranti, Selasa, (8/8).
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan Kantor Kesbangpol, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Landak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Landak, Camat Meranti yang diwakili, Kepala SMA Negeri 1 Meranti, serta para peserta sosialisasi.
Yonas dalam pidatonya menyampaikan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) adalah sarana untuk mencapai cita-cita demokrasi dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki perwakilan dalam sistem pemerintahan secara sah sesuai undang-undang.
Pemilu memiliki peran penting dalam menentukan Presiden, Wakil Presiden, anggota DPR-RI, anggota DPD-RI, anggota DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota pada tanggal 14 Februari 2024.
Pemilu juga akan menggelar pemilihan Kepala Daerah seperti Gubernur, Bupati, dan Wali Kota pada tanggal 27 November 2024.

“Pemilu ini akan dilakukan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia, sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang tercantum dalam UUD 1945,” ujar Yonas.
Yonas juga menekankan pentingnya pendidikan politik sebagai bentuk edukasi baik dalam bentuk formal maupun informal, yang bertujuan untuk membentuk sikap dan tindakan yang sesuai dengan norma-norma sosial yang berlaku.
“Mengingat peran penting sekolah sebagai tempat pendidikan dan juga sosialisasi politik, pendidikan politik di sekolah tidak hanya melibatkan aspek intelektual, tetapi juga emosional, spiritual, dan kewarganegaraan. Generasi muda harus tumbuh sebagai individu yang cerdas dan memiliki nilai-nilai kewarganegaraan yang kuat,” tambah Yonas.
Lebih lanjut, Yonas menyampaikan bahwa pemilih muda diperkirakan akan mencapai sekitar 60 persen dari total pemilih pada Pemilu 2024, dengan jumlah sekitar 107 juta warga.
“Partisipasi aktif pemilih muda dapat memberikan pengaruh besar dalam proses pemilu serta menambah warna baru dalam dinamika politik. Generasi muda adalah pemimpin masa depan, dan Pemilu 2024 menjadi peluang bagi mereka untuk tumbuh dan belajar menjadi pemimpin yang berkualitas,” ucap Yonas.
Yonas berharap bahwa melalui kegiatan pendidikan politik ini, generasi muda akan tumbuh sebagai individu yang memiliki kepribadian yang utuh, keterampilan yang handal, serta kesadaran tinggi sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
“Generasi muda diharapkan memiliki pemahaman tentang hak dan kewajiban serta tanggung jawab dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan dalam proses sosialisasi politik, yang pada akhirnya akan mendukung terwujudnya masyarakat yang demokratis, cerdas, dan bermartabat,” tutup Yonas dalam sambutannya.
sumber berita: Diskominfo Landak





