triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Ketapang, spot pertama yang dikunjungi adalah pembangunan Masjid Kalamullah yang berlokasi di Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Selasa (25/7).
Dalam acara tersebut, Gubernur Sutarmidji juga turut memberikan bantuan hibah sebesar Rp 100 juta untuk Masjid Kalamullah, serta dua rumah ibadah lainnya, yaitu Masjid Babul Jannah di Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, dan Masjid Fathurrahman di Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir, dengan nilai yang sama.
Dalam sambutannya, Gubernur Sutarmidji menyampaikan kebahagiannya dapat meninjau pembangunan Masjid Kalamullah secara langsung, Ia mengungkapkan bahwa masjid tersebut menjadi simbol ukhuwah islamiyah yang begitu kuat.
Selain sebagai tempat ibadah bagi umat Muslim, Gubernur berharap pembangunan Masjid Kalamullah juga dapat berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat, pendidikan, dan sarana tempat berkumpul untuk musyawarah, diskusi, dauroh/seminar, serta berbagai kegiatan sosial dan pembinaan umat.
Gubernur juga menjelaskan mengenai alokasi bantuan untuk masjid, gereja, dan tempat ibadah lainnya.
“Untuk bantuan masjid, gereja dan tempat ibadah lainnya itu memang tidak bisa diberikan per tahun dikarenakan ada jeda per tahunnya misalnya Tahun 2021 diberikan bantuan, pada 2022 tidak bisa diberikan, 2023 diberikan bantuan, pada tahun 2024 tidak bisa diberikan jadi pada tahun 2025 baru bisa diberikan. Seperti itu teknisnya”, ujarnya.
Namun, Gubernur Sutarmidji memberikan contoh bahwa Masjid Mujahidin dan Gereja Katedral yang berada di bawah naungan Pemprov dapat menerima bantuan setiap tahun, karena merupakan tanggung jawab dari Pemprov Kalbar.
Terkait bantuan untuk Masjid Kalamullah, Sutarmidji mengatakan bahwa tahun ini jumlah bantuan yang dapat diberikan terbatas, mengingat ini merupakan tahun terakhir masa jabatannya sebagai Gubernur.
Oleh karena itu, alokasi bantuan harus dibagi secara adil dengan pertimbangan terhadap seluruh proposal yang memenuhi syarat.
“Untuk tahun depan, mungkin bisa dilanjutkan dari CSR dari Bank Kalbar”, pungkasnya.




