triggernetmedia.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan, hadiri Malam Puncak Apresiasi Duta Generasi Remaja (GenRe) Kalbar Tahun 2023 di Hotel Aston Pontianak, Senin (24/7).
Dalam sambutannya, Norsan mengungkapkan keprihatinannya terkait kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) di provinsi tersebut, menurutnya, hasil pendataan keluarga tahun 2022 menunjukkan bahwa 35 dari 1000 perempuan usia 15 hingga 19 tahun telah melahirkan anak pertama.
Hal ini menimbulkan keprihatinan karena angka pernikahan usia muda, yang diwakili oleh Median Usia Kawin Pertama (MUKP) sebesar 20,8, juga terlihat tinggi.
Wagub Ria Norsan menekankan perlunya kerja keras untuk meningkatkan SDM di Kalbar, Ia berharap melalui program Apresiasi Duta GenRe, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar mereka.
Duta GenRe diharapkan memiliki kemampuan untuk mempromosikan program GenRe kepada teman-teman sebaya dan masyarakat di lingkungannya.
“Tantangan ini tentunya tidak mudah, tetapi saya yakin anak-anak Duta GenRe mampu memberikan yang terbaik bagi lingkungan dan masyarakat, dengan demikian, generasi yang cerdas, santun, dan bertakwa akan terwujud demi kemajuan Kalbar di masa mendatang,” ungkap Norsan.
Selain itu, Wagub juga menyatakan harapannya agar Duta GenRe dapat berkolaborasi dengan duta-duta lainnya dalam menyerukan pesan-pesan penting, seperti ‘Jangan Menikah Muda, Jangan Melakukan Seks Bebas, dan Jangan Menggunakan Narkoba.’
Selain itu, mereka juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah masalah stunting pada remaja.
Hadir dalam acara tersebut, Bunda Generasi Berencana Kalimantan Barat, Lismaryani, yang menyampaikan bahwa Indonesia akan memasuki bonus demografi pada tahun 2045 mendatang.
Jumlah remaja diperkirakan mencapai 66,3 juta jiwa atau sekitar 25,6 persen dari total penduduk. Hal ini menjadi potensi besar bagi bangsa dan negara jika dikelola dan dibina dengan baik.
Program Generasi Berencana (GenRe) merupakan inovasi ketahanan remaja yang disiapkan oleh BKKBN.
“Ini merupakan wujud pembinaan yang dilakukan untuk menjangkau generasi muda atau remaja Indonesia yang masuk dalam rentang usia 14 hingga 24 tahun dan belum menikah,” ujarnya.
Melalui program ini, remaja diberikan pemahaman tentang lima transisi kehidupan remaja, termasuk pentingnya merencanakan kehidupan dengan menerapkan pola hidup sehat, melanjutkan pendidikan, bekerja, membangun keluarga, dan berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat.
Bunda Generasi Berencana Kalimantan Barat berharap dengan melalui program GenRe ini, remaja dapat memiliki usia perkawinan yang ideal, yaitu 21 tahun untuk remaja putri dan 25 tahun untuk remaja putra, dengan persiapan mental, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang matang.
“Bunda melihat beragam langkah dan program kegiatan yang secara massif terus dilakukan oleh Duta GenRe Kalbar dengan mengedepankan azas keterlibatan anak muda yang bermakna sebagai aktor pembangunan sesungguhnya dan ini tentu harus sama-sama kita dukung,”tegasnya.
Dalam acara Malam Puncak Apresiasi Duta GenRe Kalbar 2023, terpilihlah Duta GenRe Putra Dani R Effendi dari Kabupaten Sambas dan Duta GenRe Putri Hifsila Bintang Fortunata dari Kabupaten Sintang sebagai duta yang akan mewakili dan mempromosikan program GenRe di Kalimantan Barat.
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Kalbar, Bupati Mempawah Erlina, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Kepala BKKBN Provinsi Kalbar, Pintauli Romangasi Siregar, Kepala KPw Bank Indonesia Kalbar, Anggota DPD RI Erlinawati, Ketua DWP Provinsi Kalbar Windy Prihastari, serta anggota TP-PKK se-Kalbar.



