triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji mewisuda 181 penghafal Al Qur’an di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, pada Jumat (27/5/2202).
Wisudawan/wisudawati tersebut merupakan Hafiz/Hafizah penghafal quran 20 juz dan 30 juz.
Melalui program pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) yang baik ini, Gubernur Sutarmidji mendorong Hafiz/Hafizah usia 5 – 8 tahun sudah bisa diwisuda.
“Kita harus mulai duluan dan jangan menunggu. Bila perlu LPTQ jemput bola terhadap anak-anak yang memiliki potensi,” kata Sutarmidji.
Kemudian, sambungnya, Ponpes maupun Yayasan/Sekolah Al Qur’an diharapkan dapat mengupayakan para Hafiz/Hafizah yang telah diwisuda bisa memiliki ijazah formal.
“Saya lihat mereka mempunyai postur tubuh yang bagus, sedangkan TNI/Polri memberikan kesempatan berkarir pada mereka, para Hafiz/Hafizah,” ujar Sutarmidji.
Gubernur Sutarmidji juga menaruh harapan Hafiz/Hafizah bisa tergabung dalam suatu organisasi untuk memulai suatu usaha, yang bertujuan membantu mengembangkan rumah ibadah di daerah mereka.
“Seperti kios di area Masjid Mujahidin, satu atau dua kios itu diserahkan kepada organisasi mereka untuk memulai usaha,” sebutnya.
“Mungkin dari usaha itu mereka dapat mengembangkan masjid lain. Karena akses permodalan saat ini sangat gampang,” katanya menambahkan.
Sebanyak 181 yang diwisuda ini terdiri dari 2 hafalan, yaitu hafalan 30 juz sebanyak 35 orang peserta dengan usia termuda yakni 12 tahun dan hafalan 20 juz sebanyak 146 peserta dengan usia termuda yakni 11 tahun.
Turut hadir Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Provinsi Kalimantan Barat (LPTQ Prov Kalbar), Brigjen. Pol. (Purn) H. Andi Musa, Direktur Utama Bank Kalbar, H. Rokidi beserta Pimpinan/Pengurus Pondok Pesantren di seluruh Kalbar.



