triggernetmedia.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan tanggapan terhadap sindiran yang dilontarkan bek Vietnam, Do Duy Manh, terkait kebingungannya menghadapi timnas Indonesia yang banyak dihuni oleh pemain naturalisasi atau keturunan Belanda.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa sebenarnya dia juga pernah merasa bingung dengan kemajuan Vietnam dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menyatakan bahwa beberapa tahun belakangan ini, Vietnam telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam permainannya, yang membuatnya merasa bingung.
“Mungkin mereka bingung kenapa Indonesia di bawah kepemimpinan ini semakin bagus,” ujar Erick Thohir kepada awak media, Kamis (14/3/).
Menurut Thohir, seperti halnya dirinya yang pernah merasa bingung dengan Vietnam, Vietnam pun mungkin merasa bingung dengan kemajuan timnas Indonesia.
Ia menegaskan bahwa saat ini yang paling penting adalah hasil yang akan dicapai dalam pertandingan.
“Tidak apa-apa, orang kita juga pernah bingung sama mereka karena bagus sekali,” tambahnya.
Thohir juga menegaskan bahwa fokus saat ini adalah bagaimana timnas Indonesia dapat menunjukkan performa terbaiknya di lapangan. Ia tidak terlalu memusingkan sindiran yang dilontarkan oleh bek Vietnam tersebut.
“Masa kita tidak boleh juga membuat mereka bingung,” tuturnya.
Sementara itu, PSSI terus melakukan upaya untuk memperkuat timnas Indonesia dengan naturalisasi beberapa pemain.
Setelah sukses membawa beberapa pemain naturalisasi seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Rafael Struick, masih ada tiga pemain lagi yang sedang dalam proses naturalisasi, yaitu Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, dan Maarten Paes.
Meskipun proses naturalisasi mereka masih berlangsung, nama Thom Haye dan Ragnar sudah termasuk dalam daftar 28 pemain yang dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk menghadapi Vietnam.



