HeadlineInternasionalSerba-serbiTipsTravelingVideo

7 Tips Jadi Wisatawan Bertanggung Jawab di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Kamu dapat memulai risetmu melalui website #DiIndonesiaAja atau melakukan riset secara mandiri.

triggernetmedia.com – Pada masa new normal atau yang dikenal dengan masa adaptasi kebiasaan baru, wisatawan yang hendak berlibur #DiIndonesiaAja tentunya harus mematuhi beberapa peraturan yang diberikan baik oleh pemerintah maupun oleh pihak pengelola wisata.

Meski demikian, sebenarnya tiap-tiap wisatawan memiliki tanggung jawab pribadi yang harus mereka ketahui dan penuhi setiap mereka memutuskan untuk berwisata.

Apa saja tanggung jawab tersebut dan bagaimana wisatawan dapat tetap menjalankan responsible tourism di masa adaptasi kebiasaan baru ini? Berikut ini daftar rekomendasi dari UNWTO (UN – World Tourism Organization) yang merupakan salah satu badan PBB yang berfokus pada rekomendasi Pariwisata secara global.

1.Lakukan Riset Sebelum Berwisata

Sebelum kamu melakukan perjalanan ke destinasi wisata, sebaiknya kamu melakukan riset sederhana tentang destinasi yang akan kamu kunjungi. Informasi seperti kebiasaan warga dan masyarakat sekitar, destinasi wisata yang sudah dibuka, review dan artikel-artikel online yang tersedia, hingga destinasi-destinasi khusus yang memiliki peraturan unik dapat membantumu untuk menentukan lokasi destinasi baru yang jarang dikunjungi dan sesuai dengan preferensimu. Dengan demikian, kamu bisa memaksimalkan waktu liburanmu dan menikmati pengalaman-pengalaman yang mungkin kamu tidak duga sebelumnya.

Sebagai contoh, saat ini sudah ada berbagai wisata pantai di Bali yang telah dibuka untuk wisatawan lokal seperti Pantai Sanur. Di pantai ini, kamu bisa mendatangi titik-titik yang sudah ditentukan apabila pengunjung yang masuk belum melebihi 75 orang. Bagi kamu yang ingin berwisata dengan keluarga, kamu juga bisa mencari lokasi wisata di Bandung yang menawarkan banyak objek wisata ramah anak. Selain destinasi-destinasi tersebut, kamu dapat memulai risetmu melalui website #DiIndonesiaAja atau melakukan riset secara mandiri.

2.Berwisata dengan aman dan memastikan kondisi tubuh tetap fit

Likupang,Sulawesi Utara. (Dok: Archive Indonesia).

Sebagai wisatawan yang bertanggung jawab, kalian harus memastikan bahwa kondisi tubuh kalian tetap fit dan kalian tidak beresiko menularkan penyakit ke kerabat kalian yang lebih beresiko. Sebelum dan pada saat berlibur, kalian bisa menjaga kondisi dengan berolahraga ringan dan mengkonsumsi vitamin secara teratur apabila dibutuhkan. Saat kalian berwisata, kamu juga harus tetap menjaga jarak, lebih sering mencuci tangan, meminimalisir menyentuh wajah, serta meminimalisir waktu kontak dengan banyak orang di lokasi wisata tertutup dengan ventilasi udara yang kurang baik.

Bagi kamu yang ingin lebih dekat dengan alam Indonesia, pilihan wisata outdoor di Indonesia dapat ditemukan tidak hanya di pulau Bali saja lho. Kamu bisa mengunjungi kota Bandung, kawasan ekowisata di sekitar Jabodetabek, maupun pilihan wisata alam di kota-kota lainnya.

3.Pilih cara berwisata yang lebih ramah lingkungan

Penggunaan kemasan sekali pakai meningkat tajam karena adanya pandemi. Untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang dihasilkan, kamu bisa ikut berkontribusi dengan beberapa cara sederhana seperti: menggunakan dan menyediakan beberapa masker kain daripada masker sekali pakai, membawa alat makan sendiri (sedotan, sendok garpu, sumpit, maupun botol minum), dan membuang sampah pada tempatnya pada saat kamu berada di sebuah lokasi wisata.

Kamu juga bisa mengunjungi berbagai desa wisata yang tersebar di seluruh bagian Indonesia seperti Bogor, Bali, Yogyakarta, hingga Raja Ampat untuk mengetahui bagaimana cara masyarakat desa tersebut hidup berdampingan dengan lingkungan.

4.Dukung ekonomi lokal

Bali. (Dok: Kemenparekraf).

Tujuan utama dari dibukanya wisata #DiIndonesiaAja pada masa adaptasi kebiasaan baru ini adalah untuk memperkuat kondisi ekonomi. Oleh karena itu, pastikan bahwa kamu menyiapkan biaya lebih untuk membeli produk-produk khas daerah wisata yang kamu kunjungi dan bercengkrama dengan penduduk lokal apabila dibutuhkan. Selain itu, kamu juga bisa menyewa pemandu lokal yang merupakan warga sekitar destinasi wisata. Coba kunjungi beberapa destinasi kerajinan yang tidak biasa dikunjungi orang banyak dan temukan harta karun baru yang bisa kamu bawa sebagai cendera mata.

Bila kamu memiliki waktu yang lebih panjang dan belum berencana membeli oleh-oleh, menginap di penginapan milik warga sekitar di Kepulauan Seribu juga bisa menjadi alternatif wisata alam yang turut mendukung perekonomian lokal lho sobat wisata.

5.Jaga kebersihan destinasi wisata dan patuhi peraturan dari pengelola destinasi

Garuda Wisnu Kencana,Bali. (Dok : Kemenparekraf).

Apabila kamu memilih wisata outdoor dan berencana untuk mengunjungi ke destinasi alam, pastikan bahwa kamu mengikuti peraturan yang telah diberikan oleh pengelola destinasi. Jangan memberi makanan kepada para satwa apabila terdapat larangan, tetap jaga kebersihan, dan cukup ambil foto sebagai kenang-kenangan. Dengan demikian, kamu telah menunjukan bahwa kamu menghargai dan peduli pada keberlangsungan hidup flora dan fauna yang tinggal pada destinasi tersebut.

Bali adalah salah satu destinasi paling sering dikabarkan telah menerapkan protokol kesehatan tetap. Meski demikian, kamu bisa mencari tahu info lebih lanjut terkait protokol kesehatan destinasi yang akan kamu kunjungi sebelum dan pada saat kamu berlibur di lokasi tersebut.

6.Pastikan kamu selalu meminta izin sebelum mengambil foto warga sekitar dan hargai staff maupun warga lokal yang membantumu saat bersenang-senang

Saat ini merupakan masa yang berat bagi banyak orang. Meski demikian, kamu tetap harus memahami bahwa masyarakat sekitar bisa saja memiliki kebiasaan dan sudut pandang yang berbeda. Ajak mereka bercengkrama dan ucapkan terima kasih atas bantuan mereka yang tetap berjuang. Bila kamu ingin mengambil foto mereka dan mempublikasikannya, jangan lupa untuk meminta izin terlebih dahulu. Dengan demikian, kamu telah bertanggung jawab dan ikut berkontribusi dalam membagikan kebahagiaan dalam berwisata.

7.Berikan contoh yang baik apabila kamu ingin membagikan kebahagiaanmu pada media sosial

Puncak Wanagiri, Bali. (Dok: Kemenparekraf).

Saat kamu berniat untuk mengunggah pengalamanmu ke media sosial, pastikan bahwa kamu memberikan contoh yang baik. Sebaiknya, kamu mengunggah foto yang tetap menggunakan masker, menjaga jarak dengan tidak bergerumbul dan berada di tengah keramaian, serta mempromosikan usaha pariwisata maupun lokasi wisata yang masih belum banyak dikenal. Selain itu, kamu juga bisa mempromosikan wisata #diindonesiaaja supaya lebih banyak orang yang tergerak untuk berwisata dengan bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

Sumber : Suara.com

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close