triggernetmedia.com – Pada hari Minggu (26/11), di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, acara Dialog Interaktif Pramuka bertema “Jiwa Pramukaku, Jiwa Pahlawanku” diselenggarakan dengan kehadiran Pj. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, yang juga menjabat sebagai Mabida Kalbar, Minggu (26/11).
Dalam dialog tersebut, Harisson, bersama narasumber lain seperti Anggota DPR RI Komisi V yang juga menjabat sebagai Ka.
Kwarda Kalbar, Syarif Abdullah Al-Kadri, serta Wali Kota Pontianak yang menjabat sebagai Mabicab Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan pandangan tentang peran Pramuka dalam menghadapi masa depan.
Harrisson menekankan pentingnya menghadapi bonus demografi yang akan muncul pada tahun 2045, menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia.
“Oleh karena itu, saya berharap adik-adik ini akan menjadi pelaku dalam mengambil bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 tersebut. Kenapa, karena bonus demografi itu hanya datang sekali dan disaat itu harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Harisson.
Menurutnya, ini menjadi kunci untuk meraih peluang-peluang di masa depan.
Selain Harisson, Syarif Abdullah Al-Kadri menekankan pentingnya kemandirian dalam kehidupan seorang Pramuka.
“Artinya, seorang anggota Pramuka harus mampu hidup dengan jiwa kemandirian sebagaimana yang telah didapatkan selama berada dalam anggota kepramukaan. Sebagai contoh, kalau adik-adik yang tingkatannya sudah Ambalan maka dia harus mampu mengorganisir seluruh anggotanya dalam suatu perkemahan,” ungkap Ka Kwarda Kalbar Syarif Abdullah Alqadri.
Sementara itu, Edi Rusdi Kamtono memberikan pesan kepada pembina Pramuka untuk menjelaskan dan mengarahkan arti dari atribut Pramuka kepada anggota, menekankan pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai dan tujuan organisasi tersebut.
Acara tersebut diakhiri dengan Pj. Gubernur menerima piagam penghargaan sebagai narasumber dari Ketua Kwartir Cabang Kota Pontianak, Firdaus Zar’in.
Harisson juga menyerahkan Piala Bergilir kepada pemenang lomba pelatihan kepramukaan dan secara simbolis melepas perwakilan anggota Pramuka Kalbar yang akan berlomba di Brunei Darussalam.






