banner 120x600

Pemprov Kalbar Apresiasi FKUB Jaga Kondusifitas Kerukunan Antar Umat Beragama

Sekda Kalba, dr. Harisson, M.Kes, mengukuhkan Pengurus FKUB Provinsi Kalimantan Barat Periode 2023-2028. Rabu (15/3/2023).
banner 120x600

triggernetmedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengapresiasi atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Daerah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi dan Kabupaten/Kota Se Kalimantan Barat Tahun 2023. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, dr. Harisson, tema “Membangun Harmoni dan Memperkuat Kerukunan di Bumi Khatulistiwa” mempunyai arti dan makna yang sangat penting.

“Karena di antara persoalan yang muncul pada era sekarang ini salah satunya adalah gejala disintegrasi,” ungkap Harisson mewakili Gubernur Kalbar. Rabu (15/3/2023) Di Hotel Golden Tulip Pontianak.

Gejala ini, sambungnya, mencuat dalam berbagai bentuk seperti terjadinya konflik horizontal di beberapa tempat, yang dikaitkan faktor – faktor ekonomi, politik, budaya bahkan terkadang dibenturkan pada isu agama.

“Konflik ini semakin massif ketika sentimen keagamaan ikut mewarnai berbagai peristiwa,” ujar Sekda Harisson.

Menurutnya, kerukunan yang kondusif antar umat beragama tidak serta merta muncul secara tiba – tiba. Kerukunan itu merupakan hasil dari kesadaran dan toleransi bersama untuk saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama itu sendiri.

“Untuk itu, kami memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya atas kerja keras dari para penggerak dan aktivis kerukunan umat beragama yang tergabung dalam FKUB untuk merawat kerukunan dan toleransi di masyarakat, terutama di level akar rumput. Atas kerjasama yang baik Bapak/Ibulah, kita bisa menikmati kehidupan berbangsa yang kondusif dan harmoni seperti sekarang ini,” katanya.

FKUB sebagai wadah mediator, rekonsiliator dan fasilitator juga memiliki peranan penting dalam memberikan rujukan dan inspirasi tentang kerukunan beragama sehingga tumbuh rasa saling percaya dan membangun opini publik tentang pentingnya hidup rukun.

Pengelolaan FKUB sendiri dilakukan dengan cara terbuka, dialogis dan bersahabat dengan memberi peluang pengkaderan seluas – luasnya kepada setiap anggota.

“Saya harap pertemuan ini menghasilkan rumusan – rumusan visioner dan rencana rencana program strategis untuk meneguhkan nilai – nilai toleransi beragama. Saya juga berharap, forum ini juga bisa menjadi wadah untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman atas berbagai permasalahan sehingga dapat merumuskan jalan keluar yang konstruktif bagi kerukunan antar umat beragama di wilayah Kalimantan Barat”, tutupnya.

Pada kesempatan ini, Sekda Kalbar mengukuhkan Pengurus FKUB Provinsi Kalimantan Barat Periode 2023-2028 yang terdiri dari berbagai unsur perwakilan Organisasi keagamaan masyarakat.

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *