banner 468x60 banner 468x60

Antisipasi Penyebaran COVID-19, Wali Kota: Salat Ied di Rumah

Trigger Netmedia - 13 Mei 2020
Antisipasi Penyebaran COVID-19, Wali Kota: Salat Ied di Rumah
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. - ()

triggernetmedia.com – Di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda Kota Pontianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menghimbau untuk tidak menyelenggarakan Salat Ied pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah tahun ini. Hal itu sebagaimana diungkapkan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

“Idul Fitri tahun ini, Salat Ied kita tiadakan, masyarakat juga kita imbau untuk Salat Ied di rumah,” ujarnya, Selasa (12/5/2020).

Edi menyebut, pihaknya juga telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat maupun pengurus masjid terkait hal tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menerapkan pembatasan fisik atau physical distancing sebagai upaya pencegahan penularan virus corona yang sudah masuk dalam fase transmisi lokal di Kota Pontianak.

“Kita juga sudah melakukan komunikasi dengan pengurus masjid sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Pontianak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kalbar, HM Basri Har menambahkan, kewenangan untuk menentukan melaksanakan atau tidak Salat Ied di tengah pandemi COVID-19, ada di pemerintahan daerah. Namun diakuinya, berdasarkan hasil rapat dalam waktu dekat akan dikeluarkan pedoman pelaksanaan Salat Ied di rumah.

“Hal tersebut agar umat tetap melaksanakan (Salat Ied), akan tetapi mungkin dirumah, asalkan berjamaah,” katanya.

Ia menambahkan MUI Kalbar akan mengeluarkan pedoman pelaksanaan Salat Ied di rumah. Namun agar tidak tumpang tindih dengan pedoman MUI pusat, maka sampai saat ini MUI Kalbar masih menunggu pedoman pusat.

Menurut Basri, hingga saat ini hanya ada edaran Menteri Agama, salah satunya meminta MUI membuat fatwa atau pedoman pelaksanaan Salat Ied.

“Makanya kami tadi melaksanakan rapat komisi fatwa,” ujarnya.

MUI Kalbar, sambung Basri, sudah menyepakati penentuan diadakan atau tidak pelaksanaan Salat Ied merupakan otoritas pemerintah daerah. Saat ini, kata dia, fatwa MUI sudah jelas, artinya untuk daerah terkendali diperbolehkan salat Jumat dan kegiatan di masjid. Namun demikian, pada wilayah yang tidak terkendali, maka boleh tidak melaksanakan Salat Jumat, diganti dengan salat di rumah. Hal tersebut juga sama dengan Salat Ied nanti.

“Salat Jumat itu wajib, sedangkan Salat Ied hanya sunnah, namun hanya dua kali setahun sehingga antusias umat untuk menghadiri cukup tinggi,” sebutnya.

Jika memang pada daerah yang relatif terkendali penyebaran COVID-19, mungkin saja dilaksanakan Salat Ied namun tetap menerapkan protokol pembatasan fisik. Seperti menggunakan masker, jaga jarak, membawa sajadah masing-masing.

“Tapi hal tersebut tergantung dari otoritas masing-masing pemerintah daerah,” tutur Basri.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan saat ini, sebut Basri, di Kalbar ada tiga daerah yang termasuk zona merah. Tiga daerah tersebut adalah Kota Pontianak, Kota Singkawang dan Kabupaten Ketapang.

“Karena memang menjaga jiwa jauh lebih penting dari yang lain,” sebutnya.

Dirinya menghimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan keselamatan diri. Sebab ibadah boleh saja dilakukan di rumah. Seperti salat tarawih, Nabi Muhammad SAW hanya tiga malam di masjid sisanya dirumah.

“Artinya tidak ada masalah, yang penting diutamakan penyelamatan diri, tanpa mengabaikan kewajiban,” jelasnya.

Diakuinya Ramadan merupakan bulan untuk melaksanakan ibadah. Namun ibadah tidak harus dilakukan di masjid. Ketika ada mudharatnya dan bisa membahayakan jiwa seperti virus corona, maka lebih baik lakukan ibadah di rumah.

“Sekarang yang dikuatirkan Orang Tanpa Gejala (OTG), padahal sudah ada virus di dalam tubuhnya,” tutup Basri.

 

Kapolresta Sebut Salat Ied Mengacu Pada Fatwa MUI Pusat

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin menerangkan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan MUI Kota Pontianak. Dalam pelaksanaan Salat Ied akan tetap mengacu pada fatwa MUI Pusat.

“MUI pusat menghimbau kepada kita semua agar bisa berikhtiar dengan membatasi aktivitas ibadah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sejauh ini untuk pelaksanaan salat tarawih di Kota Pontianak dari 333 masjid yang tercatat tidak sampai sepertiga yang masih melaksanakan salat tarawih. Masjid yang masih melaksanakan salat tarawih juga dengan jumlah jamaah yang tidak banyak.

“Artinya mungkin masyarakat kita khususnya yang muslim semakin paham dengan situasi yang ada dan mau memahami fatwa MUI,” tuturnya.

Sementara untuk pelaksanaan Salat Ied, pihaknya juga telah melakukan antisipasi. Tercatat ada sekitar 63 masjid dan lapangan yang tetap akan menyelenggarakan Salat Ied. Namun Polresta Pontianak Kota akan tetap melakukan pendekatan.

“Dalam waktu dekat sesuai dengan yang diagendakan DPRD, akan mengundang dewan masjid, MUI, pimpinan organisasi Islam, PHBI, untuk menyikapi keinginan masyarakat yang ingin tetap melaksanakan Salat Ied,” kata Kombes Pol Komarudin.

Ia menjelaskan upaya komunikasi akan tetap dimaksimalkan kepada masyarakat. Polresta Pontianak Kota juga akan semakin intens melihat beberapa fenomena sosial yang muncul.

“Trend pada awal puasa yang diserbu adalah pasar dan sembako, sekarang bergeser ke toko pakaian, ini yang terus kita evaluasi,” pungkasnya.

Jim I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

10 Link Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2021: Kemenkumham sampai Kemdikbud

10 Link Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2021: Kemenkumham sampai Kemdikbud

ASN   Headline   IT   Nasional   News   Pelayanan Puplik
KPK Cecar Dedi Mulyadi Soal Aliran Uang Korupsi Banprov Indramayu Ke Sejumlah Pihak

KPK Cecar Dedi Mulyadi Soal Aliran Uang Korupsi Banprov Indramayu Ke Sejumlah Pihak

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Dilaporkan Karena Dugaan Makar, Ini Penjelasan Direktur LBH Bali

Dilaporkan Karena Dugaan Makar, Ini Penjelasan Direktur LBH Bali

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Megawati Cerita Pernah Ingatkan Jokowi Agar Pegang Komando Saat Bencana

Megawati Cerita Pernah Ingatkan Jokowi Agar Pegang Komando Saat Bencana

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kebakaran Hutan, Ratusan Warga Athena Ngungsi Hindari Asap dan Api

Kebakaran Hutan, Ratusan Warga Athena Ngungsi Hindari Asap dan Api

Headline   Internasional   lingkungan   Maritim   News   Sorotan   Sospolhukam
Banyak Usia Muda Tularkan Covid-19 di Australia, Tapi Sulit Ikut Vaksinasi

Banyak Usia Muda Tularkan Covid-19 di Australia, Tapi Sulit Ikut Vaksinasi

Headline   Health   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kisah Warga Afghanistan yang Dulu Bantu Pasukan Khusus AS dan Kini Terlunta

Kisah Warga Afghanistan yang Dulu Bantu Pasukan Khusus AS dan Kini Terlunta

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Tom Daley, Atlet yang Hobi Merajut Beri Hasil Karyanya pada Atlet Malaysia

Tom Daley, Atlet yang Hobi Merajut Beri Hasil Karyanya pada Atlet Malaysia

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Atlet Australia Rusak Fasilitas Olimpiade Sebelum Tinggalkan Jepang, Panitia Kesal

Atlet Australia Rusak Fasilitas Olimpiade Sebelum Tinggalkan Jepang, Panitia Kesal

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sorotan   Sport
Bukan untuk Diet, Ini Alasan Mikha Tambayong Betah 6 Tahun Tak Makan Nasi

Bukan untuk Diet, Ini Alasan Mikha Tambayong Betah 6 Tahun Tak Makan Nasi

Fashion   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com