banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

RSUD Agoesdjam Ketapang Tangani Pasien TKA Asal China

Konferensi Pers Pihak RSUD Agoesdjam Ketapang terkait penanganan medis terhadap pasien TKA asal China, Rabu 4/3/2020.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Agoesdjam Ketapang, dr. Feria Kowira mengatakan, kekinian, pihaknya sedang menangani seorang pasien yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal China. Pasien tersebut merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang sedang bekerja pada salah satu perusahaan di Ketapang.

“Kronologisnya tadi malam sekitar pukul 22.30 WIB kita ada kedatangan pasien dengan ciri-ciri ada batuk, demam beberapa hari dan diketahui berasal dari luar negeri, makanya sesuai dengan prosedur yang ada kita langsung lakukan pelayanan sesuai dengan protap seperti petugas kita menggunakan alat pelindung diri lengkap dan mengisolasi pasien tersebut,” ujarnya saat menggelar Konferensi Pers, Rabu (4/3/2020) sekitar pukul 09.30 WIB di RSUD Agoesdjam Ketapang.

Kondisi pasien, sambung dr. Feria Kowira, terkini sudah berangsur membaik, dan demam yang dialami sudah menurun. Berdasarkan hasil rongent (ronsen-red) dokter radiologi dinyatakan bahwa kondisi pasien TKA asal China itu dalam keadaan baik dan dipastikan sementara tidak menunjukkan adanya tanda-tanda Pneumonia.

“Sejauh ini dari hasil pemeriksaan kita pasien ini masih dugaan, dan saat ini dalam proses persiapan pengambilan cairan tenggorokan untuk dilakukan uji lab, jadi imbauan kami masyarakat harus tenang karena kami dari rumah sakit dan dinas terkait masih fokus dalam penanganan,” jelasnya.

Baca juga  Sadar Jadi Magnet Pariwisata Budaya, Pemkot Pontianak Pertahankan Keberadaan Rumah Adat

Terhadap pasien TKA asal China yang dikhawatirkan terpapar virus corona itu, dipastikan masih dilakukan perawatan di ruang isolasi RSUD Agoesdjam Ketapang, sesuai dengan prosedur yang ada.

“Sampai saat ini belum ada yang mengunjungi pasien,” ujar dr. Feria Kowira.

Sebelumnya, sejak Selasa (3/2/2020) malam, masyarakat Kabupaten Ketapang sempat dihebohkan atas beredarnya unggahan video petugas RSUD Ketapang tengah menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) sibuk menangabi seorang pasien.

Warga umumnya mengetahui unggahan video tersebut terkait pasien TKA asal China yang bekerja di PT Indonesia Kendawang Industrial Park Teknologi Development, Ketapang, dan dikhawatirkan terpapar wabah virus corona (covid-19).

Berbagai spekulasi terkait pasien TKA asal China yang masih dirawat intensif di RSUD Agoesdjam Ketapang hingga kini masih menjadi pertanyaan masyarakat. Sebab, sempat beredar di media sosial korban dikhawatirkan terpapar virus corona yang memang masih mewabah di dunia, termasuk di Indonesia.

Baca juga  Cantumkan Kartun Nabi Muhammad, Singapura Larang Buku Ini Beredar

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Ketapang Rustami, turut membenarkan ada pasien TKA asal China dengan gejala infeksi menular yang dibawa ke RSUD Agoesdjam Ketapang.

“Namun apakah itu terinfeksi virus corona atau bukan, tentu masih menunggu hasil pemeriksaan rongent guna melihat apakah pada paru-paru yang bersangkutan ada bercak atau dikenal dengan Pneumonia,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Rustami, pasien TKA asal China itu telah dirujuk oleh poli klinik PT BSM karena pasien memiliki gejala batuk dan demam.

“Lantaran saat ini ada peningkatan kasus virus corona, maka penanganan pasien tersebut dilakukan dengan standar penanganan, dimana petugas menyambut kedatangan dengan APD,” jelas Rustami.

“Penanganan pasien seperti ini, membuktikan Ketapang siap untuk melakukan penanganan ketika ada dugaan kasus virus orona, bahkan saat ini sedikitnya ada 15 baju astronot atau pelindung diri yang disediakan,” imbuhnya.

Jhon I Ariz

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.