banner 468x60 banner 468x60

Lebih dari 2 Pekan Pontianak dilanda HTH, ini Prakiraan BMKG

Trigger Netmedia - 11 Agustus 2019
Lebih dari 2  Pekan Pontianak dilanda HTH, ini Prakiraan BMKG
 - ()
triggernetmedia.com – Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Supadio Pontianak, Erika Mardiyanti mengatakan sudah lebih dari dua pekan terakhir Kota Pontianak dan sekitarnya dilanda Hari Tanpa Hujan. Kondisi tersebut terhitung sejak hujan terakhir yang turun pada tanggal 26 – 27 Juli 2019.
“Bahkan sebagian wilayah di Kabupaten Ketapang terhitung hari tanpa hujan sudah dalam kategori Sangat Panjang 31 – 60 hari. Kondisi ini memicu banyaknya jumlah hotspot saat ini di Kalimantan Barat,” ungkapnya, Minggu (11/8).
Erika menjelaskan, berdasarkan analisis garis angin menunjukkan angin di sekitar Kalimantan Barat bergerak ke arah utara menuju pusat Badai  “LEKIMA”.
Selain Badai tersebut, lanjutnya, di dekatnya terdapat juga Badai  “KROSA”.
“Diduga adanya 2 Badai tersebut menyebabkan massa udara di Kalbar tergerak menuju pusat badai sehingga Kalbar tidak ada hujan,” jelasnya.
Erika memaparkan, bahwa badai “LEKIMA” sudah pada tekanan 980 hPa. Sementara Badai “KROSA” masih berada pada tekanan udara 965 hPa.
Badai “LEKIMA”, sambungnya, diprakirakan sudah punah pada tanggal 13 Agustus 2019. Sementara Badai “KROSA” akan punah sekitar tanggal 15 Agustus 2019.
“Saat badai ini punah, diprakirakan akan terjadi perubahan pola pembentukan angin di Kalbar, Pola angin akan menjadi pendukung pembentukan awan hujan di Kalbar,” paparnya.
Berdasarkan model potensi hujan, sambung Erika, diprakirakan Kalbar akan mulai hujan sekitar tanggal 13 Agustus 2019, dimulai dari wilayah Kalbar bagian utara.
Pada tanggal 14 Agustus 2019 diprakirakan hujan sudah akan terjadi di sebagian besar wilayah Kalbar.
“Potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan ditinjau dari analisis parameter cuaca menunjukkan sebagian besar Kalbar dalam kategori AMAN mulai tanggal 15 Agustus 2019,” jelasnya.
Sehubungan dengan diprakirakan masih belum adanya hujan di Kalbar hingga beberapa hari ke depan, masyarakat diimbau  tidak melakukan aktifitas pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi air putih secara cukup dan mengenakan masker.
“Terpenting adalah mengantisipasi dampak yang yang bisa terjadi pada sektor apapun akibat gangguan adanya asap dan rendahnya potensi hujan,” timpal Erika Mardiyanti.
Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Denmark Open 2021: Fajar/Rian Kandas di Babak Perempat Final

Denmark Open 2021: Fajar/Rian Kandas di Babak Perempat Final

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Persib Permalukan PSS Sleman di Stadion Manahan

Persib Permalukan PSS Sleman di Stadion Manahan

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Nepal, Shin Tae-yong Keluhkan Kondisi Stadion

Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Nepal, Shin Tae-yong Keluhkan Kondisi Stadion

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Menpora dan PSSI Diskusi Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton, Kapan Terlaksana?

Menpora dan PSSI Diskusi Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton, Kapan Terlaksana?

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sospolhukam   Sport
Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Tak Ada Ampun, Pengemplang Dana BLBI Tak Bakal Dapat Keringanan Bayar Utang

Tak Ada Ampun, Pengemplang Dana BLBI Tak Bakal Dapat Keringanan Bayar Utang

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pentingnya Pemetaan dan Identifikasi Titik Rawan Korupsi di Daerah

Pentingnya Pemetaan dan Identifikasi Titik Rawan Korupsi di Daerah

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Bansos, Wagub Kalbar: Bantuan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Bansos, Wagub Kalbar: Bantuan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   Kubu Raya   News   Sorotan   Sospolhukam
Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com