banner 120x600 banner 120x600

DPRD Batang Jateng Studi di Kubu Raya

Rombongan Komisi C DPRD Batang, Jateng foto bareng Wakil Bupati Kubu Raya, Sujuwo, Rabu 7/8/2019.
banner 120x600
banner 468x60

triggernetmedia.com – Komisi C DPRD Kabupaten Batang, Jawa Tengah, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kubu Raya, Selasa.

Rombongan kunjungan kerja Komisi C DPRD Kabupaten Batang, Jawa Tengah itu dipimpin langsung Ketua Komisi Sunarto, dan diterima Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo di Ruang Rapat Pamong Praja I Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (6/8).

“Kedatangan kami bermaksud melakukan studi banding terkait program revitalisasi pasar tradisional yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Batang, Sunarto.

Menurut Sunarto, saat ini upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia itu sudah menjadi tuntutan. Pasar selain sebagai jantung perekonomian masyarakat, juga potensial menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Karena itu, kita hendak mempelajari bagaimana penataan pasar di Kabupaten Kubu Raya. Sebab, pasar berpeluang sebagai andalan dalam peningkatan PAD, pasar juga menyimpan potensi masalah jika tidak dikelola dengan benar,” kata dia.

Baca juga  Pemkot Pontianak Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran

“Kadangkala pasar juga bisa menjadi masalah di samping mendatangkan PAD. Sehingga apa yang kita dapatkan di Kubu Raya bisa kita jabarkan, sampaikan, dan tularkan di Kabupaten Batang. Agar Batang ini minimal akan bisa lebih baik di dalam tata kelola birokrasi maupun kemasyarakatan,” kata dia lagi.

Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo menyatakan bangga dengan dipilihnya Kabupaten Kubu Raya sebagai lokasi studi tiru DPRD Kabupaten Batang.

“Hal terpenting dari kegiatan studi tiru adalah didapatnya ilmu dan informasi baru yang aplikatif khususnya bagi daerah yang melakukan kunjungan. Jadi itu yang terpenting,” ujar Sujiwo.

“Sehingga ketika menggunakan keuangan negara, tentunya kita mendapatkan sesuatu untuk kemaslahatan umat di daerah kita. Paling tidak kebijakan apa yang bisa diadopsi dan kemudian diterapkan. Karena salah satu tujuan utamanya adalah kita coba mengadopsi baik itu kebijakan, perkembangan, dan strategi pemerintah daerah yang dikunjungi,” sambungnya.

Baca juga  Kilang Pertamina Terbakar Berulang, Ahok: Sudah Lama Kami Ingatkan

Rio | Ariz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.