Panji : Narkoba rusak generasi muda dan menghancurkan negara

Trigger Netmedia - 22 Juli 2019
Panji : Narkoba rusak generasi muda dan menghancurkan negara
Ilustrasi - ()

triggernetmedia.com – Kabupaten Melawi menjadi salah satu daerah di Provinsi Kalbar yang rawan dari ancaman Narkotika, Psikotropika dan Obat terlarang lainnya.
Karena itu diperlukan dukungan dari semua pihak dalam memerangi peredaran Narkoba yang dianggap sebagai kejahatan luar biasa (ekstra ordinary crime).

“Melakukan hal-hal positif adalah salah satu cara dalam menyelamatkan generasi muda saat ini. Karena Narkoba bukan gaya anak Melawi,” ungkap Fajar Sadewa Rimbawan, Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Melawi, Senin (22/7).

Menurut Fajar, peran aktif dari orangtua dalam hal pengawasan terhadap anak-anaknya menjadi faktor utama di lingkungan keluarga untuk mencegah ancaman Narkoba.

Fajar mengungkapkan, setiap tahunnya aparat penegak hukum kerap mengungkap sejumlah kasus Narkoba di Melawi.

Baca juga  Pandemi COVID -19 Berikan Dampak Besar di Kota Pontianak

“Bahkan tidak sedikit para remaja maupun pelajar yang menjadi korban dari barang haram tersebut,” ujarnya.

Pemberantasan narkoba, lanjut Fajar, tidak hanya menjadi tanggungjawab kepolisian saja. Namun bahaya laten ini juga merupakan tanggungjawab bersama unsur pemerintah bersama masyarakat.

“Para orangtua juga penting dalam membentengi anak-anak mereka. Antar lain dengan menanamkan nilai-nilai agama,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Melawi, Panji menegaskan, bahwa Melawi sudah masuk dalam zona rawan sebagai daerah peredaran narkoba. Karena itu, ia menilai upaya memberantas narkoba tak bisa dilakukan separuh hati.

“Perlu kerjasama yang baik semua pihak. Tak bisa hanya kita terlihat bekerja semata. Karena narkoba bisa menghancurkan dan merusak bangsa dan negara. Menghancurkan bangsa yang besar itu dianggap mudah, cukup dengan merusak generasi mudanya,” kata Panji.

Baca juga  Masa Belajar di Rumah Kembali di Perpanjang Hingga 30 Mei 2020

Panji menilai, penggunaan narkoba yang disebut memberikan nikmat sesaat tak lebih dari sebuah tipuan semata. Benda haram itu padahal jelas-jelas merusak manusia. Merugikan diri sendiri serta orang lain.

“Jangan sampai adik-adik kita khususnya generasi muda terjebak atau jatuh dengan mengkonsumsi narkoba. Mari kita sepakat dan kerja keras menyikapi ini. Benteng utama adalah keimanan dan ketakwaan pada tiap manusia,” imbau bupati Panji.

Pewarta : Dea
Editor : Ariz

Tinggalkan Komentar

Streaming

Close Ads X