banner 468x60 banner 468x60

Rumah lanting sebagai hunian dan tumpuan hidup warga Melawi

Trigger Netmedia - 21 Juli 2019
Rumah lanting sebagai hunian dan tumpuan hidup warga Melawi
 - ()

triggernetmedia.com – Keberadaan rumah lanting atau rumah apung hingga kini masih dapat dijumpai di Provinsi Kalimantan Barat.
Di Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi misalnya, terdapat puluhan rumah lanting yang masih terjaga dan menjadi salah satu pilihan hunian warga untuk tinggal menetap di aliran Sungai Pinoh maupun sungai Melawi.

“Rumah lanting itu bagian dari kearifan lokal yang dapat dijadikan salah satu destinasi wisata di Kota Nanga Pinoh. Keberadaan rumah lanting dapat dikatakan tidak pula tergilas zaman, sampai sekarang masih ada,” kata Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Melawi, Galih Wana Bhakti, Minggu (21/7).

Galih mengatakan, tinggal di rumah lanting aman dari banjir. Rumah yang di huni di atas air itu terbilang kuat dan tidak mudah tenggelam.

“Karena umumnya pondasi rumah lanting milik warga itu terbuat dari bahan rakit kayu bulat yang dirakit dengan kuat,” jelasnya.

Hendra (44), salah seorang warga yang tinggal di rumah lanting di Desa Paal, Nanga Pinoh mengatakan, rumah lanting umumnya terbuat dari papan kayu. Saat ini menurutnya rumah lanting bahkan telah dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat usaha.

“Seperti menjual kebutuhan bahan pokok, rumah makan, penginapan. Bahkan diantara warga ada juga yang menjadikan rumah lanting sebagai tempat menjual bahan bakar minyak untuk kebutuhan transportasi sungai,” ujarnya.

Meski demikian, kata Hendra, tinggal dirumah lanting tentu saja ada suka dukanya. Jika musim air pasang, maka harus cepat untuk mengontrol ikatan tali lanting.

“Kita was-was juga kalau talinya terputus ataupun terlepas akibat arus deras,” ujar Hendra.

Sama halnya saat musim kemarau. Menurut Hendra, pemilik lanting juga harus cekatan dalam melihat kondisi air.

“Jika tidak, kondisi rumah lanting bisa miring tersangkut dipinggir sungai,” timpalnya.

Hendra mengaku sudah 13 tahun lamanya ia merasa nyaman tinggal di rumah lanting. Meski demikian, dirinya terkadang dihantui kekhawatiran, karena saat ini dia masih memiliki anak kecil. Karena itu dia dan istrinya harus berhati-hati dalam mengawasi anak-anaknya di rumah lanting tersebut.

Hendra menyebut, membangun rumah lanting sebagai rumah tinggal sebenarnya juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dia mencontohkan, dari rumah lanting yang dibangunnya saja saat ini saja sudah menghabiskan biaya mencapai puluhan juta rupiah.

“Tergantung dari besar kecilnya bahan ukuran lanting yang dibuat juga,” jelasnya.

Keberadaan rumah lanting di sungai Pinoh dan sungai Melawi sampai saat ini boleh dibilang cukup menguntungkan pemiliknya. Apalagi Pemerintah Kabupaten Melawi sejauh ini belum menjadikan rumah lanting sebagai objek pajak.

“Memang sejauh ini rumah lanting kami belum pernah ditagih atau dikenakan PBB. Kalau pun ada, kita siap saja. Yang penting jelas dasar hukumnya,” kata Hendra.

Pewarta : Dea
Editor : Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Sempat Hilang, KPK Amankan Bupati Kuansing Lewat Bantuan Keluarga

Sempat Hilang, KPK Amankan Bupati Kuansing Lewat Bantuan Keluarga

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Demi Dapat Sinyal, Guru NTT Sampai Panggul Muridnya untuk Laksanakan ANBK

Demi Dapat Sinyal, Guru NTT Sampai Panggul Muridnya untuk Laksanakan ANBK

Headline   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan   Technology
Menkominfo Gandeng Google dan Apple untuk Saring Pinjol Ilegal Beroperasi

Menkominfo Gandeng Google dan Apple untuk Saring Pinjol Ilegal Beroperasi

Bisnis   Fintech   Headline   IT   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Abaikan Mendagri, Kemenhub: Penerbangan Jawa-Bali Masih Bisa dengan Tes Antigen

Abaikan Mendagri, Kemenhub: Penerbangan Jawa-Bali Masih Bisa dengan Tes Antigen

Bisnis   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Megawati: Polri Jangan Hanya Mikirin Karir Tapi Lupa Rakyat

Megawati: Polri Jangan Hanya Mikirin Karir Tapi Lupa Rakyat

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Media Inggris Ungkap Fakta Baru Tragedi 1965, Amnesty: Buka Kembali Kasusnya

Media Inggris Ungkap Fakta Baru Tragedi 1965, Amnesty: Buka Kembali Kasusnya

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pasca OTT Bupati Kuansing Andi Putra Tak Langsung Dibawa ke KPK, Mengapa?

Pasca OTT Bupati Kuansing Andi Putra Tak Langsung Dibawa ke KPK, Mengapa?

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Suap Perizinan Kebun Sawit, KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Jadi Tersangka

Suap Perizinan Kebun Sawit, KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Jadi Tersangka

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ketua Dewan OJK Minta Perusahaan Pinjol Legal Tidak Pasang Bunga Mencekik

Ketua Dewan OJK Minta Perusahaan Pinjol Legal Tidak Pasang Bunga Mencekik

Ekonomi   Fintech   Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Beri Bantuan Modal, Jokowi: PKL Optimis Merangkak Naik

Beri Bantuan Modal, Jokowi: PKL Optimis Merangkak Naik

Bisnis   Ekonomi   Nasional   News   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com