Parman, Si Perancang Alat Sumur Bor Hidrolik Pertama Di Kalbar

Trigger Netmedia - 16 Juli 2019
Parman, Si Perancang Alat Sumur Bor Hidrolik Pertama Di Kalbar
 - ()

triggernetmedia.com – Bisnis jasa pembuatan sumur bor di Kalimantan Barat masih sangat menjanjikan. Demikian pula peluangnya di Kabupaten Melawi.

Parman (42), seorang pengusaha sumur bor asal Melawi membenarkan hal tersebut. Menurutnya saat ini permintaan jasa pembuatan sumur bor cukup tinggi, di tengah ketersediaan air bersih yang masih relatif minim.

“Sejak bergelut di usaha binis sumur bor sejak tahun 2010 lalu sampai saat sekarang ini sudah lebih dari 500 sumur bor yang saya kerjakan di Melawi,” ungkap Parman.

Parman mengaku, saat ini tengsh membuat terobosan baru dengan merancang alat pembuatan sumur bor menggunakan sistem Hidrolik, yang diklaim sebagai pertama menggunakan di Kalimantan Barat.

Baca juga  Lapas Ketapang Bebaskan 12 Narapidana

“Bahkan banyak pihak dari luar daerah seperti dari jawa, yang belajar ke saya terkait perakitan sumur bor hidrolik dan pengoperasiannya,” ucap dia.

“Alhamdulilah, saya sudah merancang sendiri pembuatan alat sumur bor dengan sistem Hidrolik, yang pertama kali digunakan di kalimantan Barat,” kata dia.

Alat sumur bor hidrolik rancangan Parman, menggunakan seperangkat alat pengeboran dengan mesin kecil dong feng R175 dengan kedalaman maksimal mencapai 50 meter.

Rancangan alat sumur bor hidrolik tersebut sudah ia fungsikan sejak awal 2018 lalu dan mendapat respon positif dari masyarakat. Bahkan dalam sebulan Parman mengaku bisa mendapatkan pemesanan pembuatan sumur bor 6-7 titik lokasi.

Baca juga  Pemkab Landak Bantu Korban Terdampak Bencana Puting Beliung

“Bahkan ada satu developer rumah di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi menggunakan jasa sumur bor yang saya geluti.Kedalaman sumur bisa berbeda di setiap daerah tergantung struktur tanah atau hidrogeloginya,” ujar Parman.

Parman menyebut soal harga pembuatan sumur bor dengan sisitem hidrolik, memang agak sedikit mahal dari yang sisitem manual. Hanya saja, cara kerjanya lebih cepat dan efisien.

“Jumlah pekerjannyapun sedikit. Cukup dua orang saja, yakni operator mesin dan tenaga pembantu,” jelasnya.

Pewarta : Dea
Editor : Ariz

Tinggalkan Komentar

Streaming

Close Ads X