banner 468x60

WNA Republik Korea Masuk Dalam DPT KPU Ketapang

Trigger Netmedia - 8 Maret 2019
WNA Republik Korea Masuk Dalam DPT KPU Ketapang
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ketapang melayangkan surat rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ketapang agar mencoret nama seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Republik Korea Kim Soh Yeon, yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

“WNA yang terdaftar dalam DPT di Ketapang itu dipastikan setelah Bawaslu menyurati Disdukcapil Ketapang. Berdasarkan konfirmasi dari pihak Disdukcapil, data WNA tersebut memang telah diterbitkan Disdukcapil e-KTPnya,” ungkap Anggota Bawaslu Ketapang, Ronny Irawan, Kamis (7/3).

Dari hasil pengecekan data di Disdukcapil Ketapang, kata Ronny, WNA asal Republik Korea itu berstatus telah menikah dengan Warga Negara Indonesia (WNI).

“WNA yang bersangkutan berdomisi di Ketapang. Namun WNA ini belum melakukan alih kewargangeraan sebagai WNI,” jelasnya.

Baca juga  Panji Resmikan Gedung Kristen Melawi Gloria Center

Dari data Disdukcapil Ketapang itu, lanjut Ronny, Bawaslu kemudian melakukan pengecekan dalam DPT KPU guna memastikan apakah yang bersangkutan masuk dalam DPT atau tidak.

“Setelah di cek dalam DPT KPU ternyata nama WNA Kim Soh Yeon asal Republik Korea ini memang masuk dalam DPT, namanya tertera di TPS 4 Kelurahan Kantor, Kecamatan Delta Pawan. Atas dasar itulah kita resmi meminta KPU Ketapang untuk mencoret nama WNA tersebut dalam DPT Pemilu 17 April 2019 mendatang,” ujarnya.

Bawaslu Ketapang menjelaskan, WNA asal Republik Korea itu memang sudah lama berdomisili di Ketapang. Bahkan sudah menikah dengan WNI dan berkeluarga di Ketapang.

“Hanya saja secara aturan, ketentuan warga negara yang punya hak pilih dalam pemilu adalah Warga Negara Indonesia. Sedangkan Kim Soh Yeon ini masih berstatus WNA, makanya kita rekomendasikan untuk di coret dari DPT KPU,” jelas Ronny Irawan.

Baca juga  Kekinian Pesona Destinasi Alternatif di Kalbar

Atas temuan Bawaslu itu, Ketua KPU Ketapang, Tedi Wahyudin menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjutinya dan mencoret nama WNA Kim Soh Yeon dalam DPT KPU.

“Intinya akan dicoret dan yang bersangkutan tak bisa memilih,” tegas Tedi Wahyudin.

Tedi Wahyudin menyatakan, hal tersebut terjadi akibat adanya human error ditingkat verifikasi faktual yang dilakukan petugas dibawah.

“WNA tersebut memang memiliki e-KTP. Hanya saja human error terjadi dilapangan, karena petugas dilapangan tidak melihat kalau WNA yang bersangkutan sebenarnya belum pindah warga negara. sekitar tindak lanjuti ini,” punhkasnya.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Sosialisasi PPKM, Bupati Landak: Perketat Operasi Yustisi dan Disiplin Prokes

Sosialisasi PPKM, Bupati Landak: Perketat Operasi Yustisi dan Disiplin Prokes

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Landak   Lipsus   News   Sorotan   Video
Evaluasi Belajar Tatap Muka Kota Pontianak, Kadisdukbud: Kita Akan Perluas Jumlah Sekolah

Evaluasi Belajar Tatap Muka Kota Pontianak, Kadisdukbud: Kita Akan Perluas Jumlah Sekolah

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Pendidikan   Video
5 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Menjabat, Ini Pesan Gubernur Kalbar

5 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Menjabat, Ini Pesan Gubernur Kalbar

Headline   Kilas Kalbar   News   Sorotan   Sospolhukam   Video
Kepala Daerah yang Baru Dilantik Diminta Camkan Pesan Ini

Kepala Daerah yang Baru Dilantik Diminta Camkan Pesan Ini

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Jangan Oplos Miras dengan Minuman Berenergi, Ini Akibatnya

Jangan Oplos Miras dengan Minuman Berenergi, Ini Akibatnya

Artikel   Headline   Kesehatan   Selebritis   Tips
Jokowi Buka Izin Investasi Miras, Tengku Zul Sentil Maruf Amin: Bersuaralah

Jokowi Buka Izin Investasi Miras, Tengku Zul Sentil Maruf Amin: Bersuaralah

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Resiko Kudeta, Facebook Larang Militer Myanmar dan Afiliasinya dari Platform Medsos

Resiko Kudeta, Facebook Larang Militer Myanmar dan Afiliasinya dari Platform Medsos

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Aplikasi Clubhouse Jadi Sarana Pengunjuk Rasa Pro-Demokrasi di Thailand

Aplikasi Clubhouse Jadi Sarana Pengunjuk Rasa Pro-Demokrasi di Thailand

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Dana PEN Rp 699 Triliun Dialokasikan ke 5 Bidang Ini

Dana PEN Rp 699 Triliun Dialokasikan ke 5 Bidang Ini

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan
Kari Ini Harga Emas Anjlok 2,2 Persen

Kari Ini Harga Emas Anjlok 2,2 Persen

Bisnis   Headline   Internasional   News   Sorotan

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Barat

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X