banner 468x60

Polisi Ungkap Tersangka Baru dalam Prostitusi Online di Ketapang

Trigger Netmedia - 2 Februari 2019
Polisi Ungkap Tersangka Baru dalam Prostitusi Online di Ketapang
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Pengungkapan kasus prostitusi online oleh jajaran Polres Ketapang terhadap tersangka mucikari SD (31) ternyata melibatkan tersangka baru NI (32) warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong.

“NI ditetapkan sebagai tersangka karena berdasarkan pengembangan penyidikan dia ikut terlibat dalam penjualan tersangka bersama SD dan mendapat uang dari hasil penjualan tersangka,” kata Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat melalui Kasat Reskrim Polres ketapang, AKP Eko Mardianto.

Ssbelumnya, lanjut AKP Eko Mardianto, pada Kamis (31/1) setelah melakukan pengembangan, pihaknya berhasil memeriksa dua saksi, yakni NI (32) dan IM terkait kasus prostitusi online.

“Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara awal seorang saksi yakni NI (32) statusnya kita naikkan dari saksi menjadi tersangka karena diduga ikut berperan dalam menjual korban bersama SD (31),” bebernya, Jum’at (1/2).

Baca juga  Konfirmasi Kasus Covid-19 Ketapang, Rustami: Tidak ada penambahan kasus positif.

Selain itu, menurut AKP Eko Mardianto NI juga diketahui telah menerima uang sebanyak dua kali dari hasil penjualan korban yakni pertama sebesar Rp700 ribu dan kedua Rp800 ribu.

“Untuk tersangka saat ini sudah 2 orang, sedangkan saksi lainnya yakni IM sementara masih wajib lapor ke Polres Ketapang. Dari pemeriksaan sementara tersangka SD mengaku menawarkan korban menggunakan aplikasi We chat,” tegasnya.

Penasehat hukum SD dan NI, Dewa M Satria menyatakan kasus protitusi online yang menjerat kedua kliennya saat ini, telah dilaporkan balik.

“SS sudah kita laporkan ke Polres Ketapang dalam kasus penipuan,” ujar Dewa M Satria.

Penasehat hukum SD dan NI, Dewa M Satria menyebut, terkait dijualnya SS kepada lelaki hidung belang, dikatakannya atas permintaan korban sendiri.

Baca juga  Kasus Kian Melejit, Warga Indonesia Positif Corona Tembus 1.217.468 Orang

“Karena korban tidak mampu membayar hutangnya kepada kedua tersangka. Jadi SS ini yang selalu minta agar dirinya dijual saja setiap kali kedua kliennya menagih hutang,” sebutnya.

Menurut kuasa hukum kedua tersangka, SS mempunyai hutang terhadap kedua tersangka total Rp25juta, masing-masing terhadap SD Rp14 juta, dan SI Rp11 juta.

“Modus korban meminjam uang kepada kedua klien saya ini katanya untuk investasi atau arisan. Bahkan kedua klien saya dijanjikan akan mendapat keuntungan berapa persen. Namun, nyatanya saat ditagih korban mengelak dan malah minta dijualkan. Bukti chat korban yang minta agar dijual atau dicarikan pelanggan masih ada dan sudah kita serahkan ke Polisi,” beber Dewa M Satria.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Sosialisasi PPKM, Bupati Landak: Perketat Operasi Yustisi dan Disiplin Prokes

Sosialisasi PPKM, Bupati Landak: Perketat Operasi Yustisi dan Disiplin Prokes

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Landak   Lipsus   News   Sorotan   Video
Evaluasi Belajar Tatap Muka Kota Pontianak, Kadisdukbud: Kita Akan Perluas Jumlah Sekolah

Evaluasi Belajar Tatap Muka Kota Pontianak, Kadisdukbud: Kita Akan Perluas Jumlah Sekolah

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Pendidikan   Video
5 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Menjabat, Ini Pesan Gubernur Kalbar

5 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Resmi Menjabat, Ini Pesan Gubernur Kalbar

Headline   Kilas Kalbar   News   Sorotan   Sospolhukam   Video
Kepala Daerah yang Baru Dilantik Diminta Camkan Pesan Ini

Kepala Daerah yang Baru Dilantik Diminta Camkan Pesan Ini

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Jangan Oplos Miras dengan Minuman Berenergi, Ini Akibatnya

Jangan Oplos Miras dengan Minuman Berenergi, Ini Akibatnya

Artikel   Headline   Kesehatan   Selebritis   Tips
Jokowi Buka Izin Investasi Miras, Tengku Zul Sentil Maruf Amin: Bersuaralah

Jokowi Buka Izin Investasi Miras, Tengku Zul Sentil Maruf Amin: Bersuaralah

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Resiko Kudeta, Facebook Larang Militer Myanmar dan Afiliasinya dari Platform Medsos

Resiko Kudeta, Facebook Larang Militer Myanmar dan Afiliasinya dari Platform Medsos

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Aplikasi Clubhouse Jadi Sarana Pengunjuk Rasa Pro-Demokrasi di Thailand

Aplikasi Clubhouse Jadi Sarana Pengunjuk Rasa Pro-Demokrasi di Thailand

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Dana PEN Rp 699 Triliun Dialokasikan ke 5 Bidang Ini

Dana PEN Rp 699 Triliun Dialokasikan ke 5 Bidang Ini

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan
Kari Ini Harga Emas Anjlok 2,2 Persen

Kari Ini Harga Emas Anjlok 2,2 Persen

Bisnis   Headline   Internasional   News   Sorotan

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Barat

Pemerintah Kabupaten Ketapang

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X