banner 468x60 banner 468x60

Rekonstruksi Kasus Suami Bunuh Istri di Bengkayang

Trigger Netmedia - 9 Januari 2019
Rekonstruksi Kasus Suami Bunuh Istri di Bengkayang
 - ()

BENGKAYANG (triggernetmedia.com) – Rekonstruksi kasus pembunuhan suami tikam istri yang terjadi pada 5 Desember 2018 lalu di Dusun Dungkan, Desa Dharma Bakti, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang dilakukan di halaman Belakang Mapolres Bengkayang, Rabu (9/1).

Rekonstruksi tersangka PA terbilang singkat, karena dilakukan dengan 6 (enam) adegan.

Usai rekonstruksi PA mengaku menyesal atas perbuatannya. Menurutnya penikaman yang dilakukan atas unsur sakit hati, karena dituduh sang istri soal uang.

“Tidak direncanakan, tidak sengaja. Saya pun tidak tahu kenapa bisa melakukan hal itu. Memang saya awalnya sakit hati, dan kecewa karena dituduh memakai uang 1juta. Padahal satu rupiah pun saya tidak tahu,” ungkap PA.

Selain menuduh memakai uang, kata PD, saat itu dia juga dituduh sang istri menjual besi rumah. Korban, AB saat itu baru saja pulang dari Malaysia.

“Padahal besi tersebut digunakan untuk membuat rumah mertua,” ucapnya.

Baca juga  Bubur Bakar Murah dengan Tampilan Mewah di Solo, Mulai Rp 8 Ribu Saja!

Beberapa saat setelah terjadi percekcokan itu, cerita PA, sang istri minta diceraikan. Namun dia menolak untuk bercerai.

“Saya tidak mau cerai. Kalau begitu lebih baik saya yang bunuh diri,” ujarnya.

Percekcokan sempat mereda. PA menyuruh istrinya untuk tidur bersama anak-anaknya dikamar, karena ia tahu bahwa istrinya pasti capek, dan rindu sama kedua anak mereka. Tapi sang isti malah keluar dengan membawa Handphone.

“Karena dia tidak mau dengar, malah keluar sambil main HP. Saya pun ke dapur ambil pisau, dan menikamnya ulu hatinya dari belakang,” ujar PA.

Setelah melihat istrinya terbaring, PA mengaku merasa bersalah. Saat itu dia berpikir untuk bunuh diri dengan menikamkan pisau dibagian perutnya, kemudian PA pun melarikan diri ke hutan.

“Sempat saya berpikir mau menyerahkan diri di Polsek Teriak. Tapi saya takut. Selama di hutan, saya juga menenangkan diri, saya hanya makan timun dan minum air sungai,” katanya.

Baca juga  Warga Net Heboh Rok Amanda Manopo Harganya Rp10 Juta

Atas perbuatannya itu, PA mengaku khilaf dan sangat menyesal. Ia pun meminta maaf kepada keluarga istrinya.

Sementara, untuk hak asuh anaknya, PA meminta agar diserahkan kepada ibunya. Karena menurutnya, ibunya bisa mengurus kedua anaknya selama ia menjalani hukuman.

Hingga kini proses hukum terhadap PA masih dalam pemberkasan atau sidik.

“Setelah rekonstruksi tadi, secepatnya berkas perkara dilakukan tahap 1 ke JPU,” ungkap Kapolsek Teriak, Ipda Jumadi.

Tersangka PA kata Kapolsek, dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun.

“Jo pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman pidanan mati atau pidana seumur hidup, dan atau paling lama 20 tahun penjara,” jelas Kapolsek.

Pewarta : Doe
Editor : Dhesta

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X