banner 468x60 banner 468x60

Pelanggang Keluhkan Air PDAM Sudah Sepekan Berlumpur

Trigger Netmedia - 4 Januari 2019
Pelanggang Keluhkan Air PDAM Sudah Sepekan Berlumpur
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Sejumlah warga di Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, mengeluhkan kualitas air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dinilai tak layak untuk digunakan.
Saat ini menurut warga, air yang mengalir kerumah mereka bewarna cokelat menyerupai air lumpur.

“Kita meminta Bupati Ketapang untuk dapat mengevaluasi kinerja Pjs Direktur Utama (Dirut) PDAM Ketapang,” ujar Rosyadi (38) warga Ketapang, Jum’at (4/1).

Di Kelurahan Sukaharja, kata Rosyadi, sudah sepekan terakhir distribusian air PDAM tidak layak pakai, suplai air PDAM itu selalu bewarna keruh.

“Airnya bukan seperti air ledeng tapi seperti lumpur atau mirip kopi susu. Bagaimana kita tak kesal,” kata Rosyadi.

Kondisi air seperti lumpur yang didistribusikan pihak PDAM kerumah pelanggam itu bukan persoalan baru. Menurut warga hampir setiap bulan selalu ada air keruh yang dialiri, sehingga sangat menganggu aktivitas mereka. Sebab setiap hari warga sebenarnya sangat bergantung pada sumber air bersih PDAM Ketapang.

Baca juga  Dandim 1207/BS Sabet Piagam Penghargaan KPU Pontianak

“Sekarang ini Mlmau tidak mau kita harus beli air atau gunakan air didalam tong tampungan. Ini membebani kita karena di PDAM kita sudah bayar tiap bulannya tapi nyatanya sampai saat ini air yang kita terima kualitasnya sangat buruk,” sebut Rosyadi.

Buruknya kualitas air PDAM Ketapang dalam sepekan terakhir tak dapat digunakan untuk mandi, dan dikhawatirkan jadi sumber penyakit.

“Ini bukan pertama kali terjadi, sudah sering sekali, kita minta DPRD untuk dapat memanggil Dirut PDAM dan mempertanyakan apa sebenarnya kendala yang dihadapi PDAM. Apalagi PDAM ada mendapat penyertaan modal menggunakan APBD. Atau kalau perlu kita harapkan Bupatinya langsung menegur atau mengevaluasi kinerja pimpinan PDAM,” harap Rosyadi.

Baca juga  Sangkal BPOM, Terawan: Vaksin Nusantara 100 Persen Karya Orang Indonesia!

Warga di Jalan KS Tubun mengeluhkan hal yang sama. Dikatakan kualitas air PDAM yang mengalir ke rumah konsumen juga sering keruh bahkan menyerupai air kopi susu.

“Sudah sejak 3-4 bulan kondisi keruhnya, kadang dua hari bagus kadang seharian kotor, jauh dari harapanlah,” keluh Aditya.

Aditya berharap ada perbaikan pelayanan yang dilakukan PDAM Ketapang. Dikatakan, para pelanggan yang telah membayar seharusnya dapat menikmati pelayanan secara maksimal.

“Kalau kondisi seperti ini sudah sering terjadi sehingga harusnya ada evaluasi atau inovasi di internal PDAM dan segera menanggulanginya, demi kepentingan publik,” pungkasnya.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X