Selasa, 17 Maret 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Headline

Angin Kencang, Pesisir Kalbar Terdampak Banjir Rob

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
29 Desember 2018
in Headline, Kilas Kalbar, Pontianak
0
1.2k
VIEWS
Share on Facebook

PONTIANAK (triggernetmedia.com) – Angin kencang berdurasi singkat dan hujan intensitas sedang – lebat diperkirakan masih terjadi di pesisir Kalimantan Barat.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Kalbar pada Sabtu (29/12), Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Mempawah, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara hingga Kabupaten Ketapang, terdeteksi angin kencang terjadi sejak pukul 12.00 WIB sebagai berikut :

Related posts

Pemerintah Kaji Windfall Tax bagi Perusahaan yang Diuntungkan Lonjakan Harga Komoditas

Pemerintah Kaji Windfall Tax bagi Perusahaan yang Diuntungkan Lonjakan Harga Komoditas

16 Maret 2026
Pemerintah Kaji Efisiensi Anggaran K/L Imbas Kenaikan Harga Minyak

Pemerintah Kaji Efisiensi Anggaran K/L Imbas Kenaikan Harga Minyak

16 Maret 2026

Staklim BMKG Mempawah mencatat kecepatan angin 45 km/jam.

Staklim Maritim Kota Pontianak mencatat kecepatan angin 26 knot sekitar 47 km/jam.

Staklim Supadio Pontianak mencatat kecepatan angin 30 knot sekitar 54 km/jam.

Kepala Staklim BMKG Mempawah, Wandayantolis mengatakan angin kencang terjadi di pesisir Kalbar terjadi sejak pukul 11.30 WIB.

“Berdasarkan penginderaan citra radar cuaca, angin kencang dan hujan ini meluas di Kabupaten Sambas, Kabupaten Landak, Kabupatrn Sanggau, hingga Kabupatrn Sekadau,” jelasnya.

Sementara, data pasang surut yang dipantau di Muara Sungai Kapuas Kecil pada AWS Stasiun Meteorologi Maritim Kota Pontianak menunjukkan terjadinya peningkatan tinggi air yang signifikan sejak pukul 11.20 WIB.

“Hingga puncaknya pada jam 12.40 – 12.50 WIB yaitu 2,8 meter. Pada jam 11.10 WIB pola pasang menunjukkan mulai turun menjadi 2.2 meter,” kata Wandayantolis.

Catatan curah hujan hari ini, kata Wandayantolis terdata sejal jam 07.00 – 13.00 WIB. Menurutnya secara umum tidak signifikan.

“Curah hujan di Staklim Mempawah sebesar 9 mm, termasuk hujan ringan. Di Stasiun Meteorologi Maritim Kota Pontianak 7 mm termasuk hujan ringan, dan Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak 4 mm termasuk hujan ringan,” jelasnya.

Berdasarkan data-data tersebut di atas Pihak BMKG secara umum menyimpulkan pemicu tingginya pasang yang terjadi di Kota Pontianak dan sekitarnya disebabkan terbawanya air laut menuju darat oleh angin kencang.

Hingga tanggal 1 Januari 2019 diprakirakan masih ada potensi hujan sedang – lebat yang disertai angin kencang berdurasi singkat di Pesisir Kalimantan Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai UPT BMKG di Wilayah Kalbar, sebut Wandayantolis, bahwa tinggi gelombang di Perairan Kalbar diprakirakan juga akan cukup tinggi hingga 2,5 meter yaitu di seluruh Perairan Kalimantan Barat.

” Potensi gelombang tinggi hingga 4,0 meter berpotensi terjadi di Laut Natuna Utara – Perairan Kep. Natuna. Potensi cuaca ekstrem hingga beberapa hari ke depan ini dipicu oleh pertemuan massa udara di Kalimantan Barat serta adanya Pusat tekanan rendah yang simetris di Belahan Bumi Utara yaitu di Laut Cina selatan dan di Belahan Bumi Selatan yaitu di Samudra Hindia,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, pasang air laut diprakirakan sudah mulai menurun. Pasang maksimum terjadi pada tanggal 24 – 27 Desember 2018.

Namun, seiring diprakirakan masih adanya potensi hujan sedang – lebat di pesisir Kalbar, maka perlu diwaspadai potensi akan terjadinya genangan di pesisir Kalimantan Barat.

“Bagi para nelayan tradisional khususnya, perlu diwaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang lebih dari 1,25 meter. Ini data yang kita himpun dan untuk dapat diketahui masyarakat, sekaligus peringatan dini BMKG,” kata Wandayantolis.

Pewarta : Arizbroadcaster
Editor : Arizbroadcaster

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Previous Post

BMKG Imbau Waspada Curah Hujan dan Pasang Air Laut

Next Post

51 Pengunjung Hotel dan Karaoke di Bengkayang Terjaring Razia Gabungan

Next Post

51 Pengunjung Hotel dan Karaoke di Bengkayang Terjaring Razia Gabungan

Pemerintah Kaji Windfall Tax bagi Perusahaan yang Diuntungkan Lonjakan Harga Komoditas

Pemerintah Kaji Windfall Tax bagi Perusahaan yang Diuntungkan Lonjakan Harga Komoditas

16 Maret 2026
Pemerintah Kaji Efisiensi Anggaran K/L Imbas Kenaikan Harga Minyak

Pemerintah Kaji Efisiensi Anggaran K/L Imbas Kenaikan Harga Minyak

16 Maret 2026
Pemerintah Bahas Kerja Fleksibel ASN dan Sekolah Daring untuk Hemat BBM

Pemerintah Bahas Kerja Fleksibel ASN dan Sekolah Daring untuk Hemat BBM

16 Maret 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Pemerintah Kaji Windfall Tax bagi Perusahaan yang Diuntungkan Lonjakan Harga Komoditas
  • Pemerintah Kaji Efisiensi Anggaran K/L Imbas Kenaikan Harga Minyak
  • Pemerintah Bahas Kerja Fleksibel ASN dan Sekolah Daring untuk Hemat BBM

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Pemerintah Kaji Windfall Tax bagi Perusahaan yang Diuntungkan Lonjakan Harga Komoditas

Pemerintah Kaji Windfall Tax bagi Perusahaan yang Diuntungkan Lonjakan Harga Komoditas

16 Maret 2026
Pemerintah Kaji Efisiensi Anggaran K/L Imbas Kenaikan Harga Minyak

Pemerintah Kaji Efisiensi Anggaran K/L Imbas Kenaikan Harga Minyak

16 Maret 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600