banner 468x60 banner 468x60

Pemkab Ketapang Diminta Tegakkan Aturan dan Awasi Elpiji Sesuai HET

Trigger Netmedia - 28 Desember 2018
Pemkab Ketapang Diminta Tegakkan Aturan dan Awasi Elpiji Sesuai HET
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Persoalan mahalnya gas elpiji ukuran 3kg seolah tak berujung. Sebab, hingga kini harga eceran gas 3kg di Kota Ketapang sudah tembus pada kisaran Rp30-35 ribu ditingkat pengecer.

Sima (40) warga Kelurahan Kantor, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang mengeluhkan hal tersebut.

“Makin hari makin sulit untuk mendapatkan elpiji 3 kilogram, sekalipun ada dijual pengecernya dengan harga mahal sekali,” ungkapnya, Kamis (27/12).

Sima mengaku sudah beberapa kali membeli elpiji 3kg dengan harga Rp35 ribu pertabung di toko-toko eceran yang ada. Harga tersebut diakui sangat membebankan.

“Kita sebagai masyarakat kecil merasa terbebani dengan mahalnya harga elpiji subsidi disiini. Kita bingung kenapa seperti ini padahal harga standar telah ditetapkan pemerintah, tetapi kenapa masih ada yang berani jual mahal, apakah tidak dilakukan pengawasan atau pemberian sanksi yang tegas,” ujarnya.

Sementara, Tio (32) satu diantara penjaga warung kopi di Kelurahan Sampit, mengeluhkan hal yang sama, ia mengaku membeli elpiji ukuran 3kg dengan harga Rp33 ribu pertabungnya.

“Tidak tahu kenapa jadi harga jualnya di eceran mahal sekali, kita berharap pihak-pihak terkait bisa menyoroti dan menyikapi hal ini,” ucapnya.

Tio meminta agar aparat hukum dapat bertindak menyelidiki kondisi elpiji saat ini, karena dirinya menduga ada hal-hal tidak beres sehingga harga elpiji bisa melambung tinggi tembus dikisaran Rp33-35rb pertabung.

Sementara, Ketua Hiswana Migas Ketapang, Yusman menyatakan dari pantauan pihaknya sampai saat ini penyaluran elpiji 3kg diwilayah Ketapang masih berjalan secara normal.

“Penyaluran semua normal dari SPBE ke agen kemudian agen ke pangkalan setiap hari berjalan seperti biasa,” jelasnya.

Yusman mengatakan sejauh ini pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah ada persoalan susahnya masyarakat mendapatkan gas atau harga gas melebihi HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Sampai saat ini penyaluran dan stok gas elpiji di Ketapang masih normal dengan HET ditingkat pangkalan 16.500 rupiah pertabung,” kata Yusman.

Mengenai harga melambung tinggi ditingkat pengecer, sebut Yusman, hal itu tidak dapat diprediksikan, karena pengawasan Hiswana Migas hanya ditingkat agen kemudian pangkalan.

“Kita selalu tekankan kepada pihak para pihak di pangkalan untuk mengimbau pengecer agar tidak menjual harga lebih mahal,” jelasnya.

Yusman berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang melalui Satpol PP selaku penegak aturan untuk dapat melakukan pengawasan dan menindaklanjuti informasi mengenai toko-toko atau pengecer yang menjual harga melebihi HET yang telah ditentukan.

“Sebenarnya HET itu sudah ditetapkan Pemerintah, jadi Satpol PP selaku penegak kebijakan atau peraturan Pemerintah daerah harus mengawasi ini agar bisa meminimalisir pengecer yang ingin meraup keuntungan banyak dengan menjual gas secara mahal,” ujarnya.

Selain itu, sebut Yusman, hal-hal negatif yang memungkinkan sehingga menyebabkan elipiji 3kg susah didapat, seperti ada oknum yang menimbun kemudian membawa elpiji ke pedalaman dengan dalih harga jual yang jauh lebih tinggi juga memungkinkan terjadi.

“Itu bisa saja terjadi, makanya pengawasan secara bersama penting kita lakukan,” kata Yusman.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

Tinggalkan Komentar

Terkini

Restrukturisasi Sulit Akibat Utang Terlalu Besar, Garuda Indonesia Bakal Pailit?

Restrukturisasi Sulit Akibat Utang Terlalu Besar, Garuda Indonesia Bakal Pailit?

Bisnis   Ekonomi   Keuangan   Nasional   News   Sorotan
Update 19 Oktober: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 902, Jadi 4.236.287 Orang

Update 19 Oktober: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 902, Jadi 4.236.287 Orang

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
Dicopot karena Cabul, Eks Kapolsek Parigi juga Diproses Kasus Tiduri Anak Tersangka

Dicopot karena Cabul, Eks Kapolsek Parigi juga Diproses Kasus Tiduri Anak Tersangka

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
AKP Robin Bantah 8 Orang Bekingan Azis Syamsuddin di KPK: Cuma Saya Sendiri

AKP Robin Bantah 8 Orang Bekingan Azis Syamsuddin di KPK: Cuma Saya Sendiri

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Nikita Mirzani Bongkar Harga yang Harus Dibayar saat Karantina di Hotel

Nikita Mirzani Bongkar Harga yang Harus Dibayar saat Karantina di Hotel

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Wika Salim Unggah Foto Siluet di Tepi Pantai, Publik: Kirain Anya Geraldine

Wika Salim Unggah Foto Siluet di Tepi Pantai, Publik: Kirain Anya Geraldine

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Poppy Dharsono Ingin Kolaborasikan Fashion Italia dan Indonesia

Poppy Dharsono Ingin Kolaborasikan Fashion Italia dan Indonesia

Fashion   Headline   Infotainment   Kekinian   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
AniesBaswedan Akan Dideklarasikan Jadi Calon Presiden 2024

AniesBaswedan Akan Dideklarasikan Jadi Calon Presiden 2024

Comunity   Headline   Nasional   News   Politik   Sorotan
LAB 45: Akun-akun Pendukung Jokowi di Pilpres 2019 Kini jadi Buzzer Pemerintah

LAB 45: Akun-akun Pendukung Jokowi di Pilpres 2019 Kini jadi Buzzer Pemerintah

Analisis   Comunity   Headline   IT   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Industri Pariwisata Kampung Cikadu di KEK Tanjung Lesung Terus Digenjot

Industri Pariwisata Kampung Cikadu di KEK Tanjung Lesung Terus Digenjot

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com