banner 120x600 banner 120x600

IPC Operasionalkan Pelabuhan Internasional Kijing Awal 2020

banner 120x600
banner 468x60

[rev_slider alias=”ipckijing”]

Pontianak (triggernetmedia.com) – PT. Pelabuhan Indonesia II atau IPC berkomitmen mengembangkan kepelabuhan dan logistik di Kalimantan Barat. Komitmen tersebut dituangkan dalam kesepakatan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalbar melalui penandatangan MOU kerjasama.

“Kesepakatan kerjasama meliputi pengembangan fasilitas kepelabuhan dan logistik merupakan wujud komitmen antara IPC dengan Pemprov Kalbar untuk bersama-sama membangun Kalbar,” kata Dirut PT. Pelindo II atau IPC, Elvyn G Masasya, Kamis (20/12) di Pontianak.

Menurut Elvin G Masasya nantinya IPC dan Pemprov Kalbar akan bersama-sama mengkaji potensi-potensi yang ada, dan menyusun rencana pengembangan dibidang logistik di wilayah Kalbar.

“Harapannya rencana pengembangan perusahaan IPC diwilayah Kalbar ini dapat dimasukkan dalam RPJMD Kalbar 2019-2023,” ujarnya.

Saat ini IPC telah mengelola 4 pelabuhan di Kalbar. Pelabuhan Dwikora dan Pelabuhan Nipah Kuning di Pontianak, Pelabuhan Ketapang di Ketapang, dan Pelabuhan Sintete di Kabupaten Sambas.

Terkait pembangunan Terminal Internasional di Kijing, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Dirut PT. Pelindo II atau IPC, Elvin G Masasya mengatakan terminal tersebut telah dirancang sebagai hub terminal modern di kawasan Indonesia tengah, yang terintegrasi dengan kawasan industri. Pihaknya juga mendukung perubahan nama terminal Kijing menjadi Tanjungpura sebagaimana diusulkan gubernur Kalbar, Sutarmidji.

Baca juga  Evan Dimas Bakar Semangat Timnas Indonesia Hadapi Timnas Singapura

“Manfaat bagi daerah dengan adanya terminal tersebut dan kawasan industri sekaligus menjadi kawasan ekonomi khusus, diantaranya dapat mendorong investasi di daerah, terciptanya lapangan kerja, peningkatan devisa hasil ekspor, serta peningkatan nilai tambah dan keunggulan kompetitif bagi produk unggulan ekspor daerah,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Elvin G Mashasa keberadaan Terminal Kijing akan menciptakan potensi transfer pengetahuan, teknologi dan keahlian.

Elvin G Masasya menyebut manfaat keberadaan 4 pelabuhan di Kalbar yang akan ditopang dengan Terminal Kijing atau Terminal Tanjungpura itu nantinya dapat ditingkatkan lagi dengan adanya pengembangan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya.

“Seperti peningkatan kualitas akses jalan, ketersediaan lahan atau area pendukung untuk kegiatan industri dan logistik, dan fasilitas-fasilitas logistik, termasuk fasilitas transportasi lainnya, yang membutuhkan sinergi dengan Pemprov Kalbar, maupun Kabupaten Kota lainnya,” ucapnya.

Baca juga  Pemerintah Ubah Aturan Jaga Jarak dari 1 Meter Menjadi 2 Meter

Sementara, General Manager PT. Pelindo II atau IPC Pontianak, Adi Sugiri mengatakan saat ini progres pembangunan konstruksi Terminal Tanjungpura (Kijing) di Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah masih dalam proses pengerjaan.

“Proses pembangunan konstruksi di darat dan di laut itu sedang dilaksanakan. Diharapkan awal tahun 2020 terminal pelabuhan hub itu dapat dioperasionalkan,” jelasnya.

Pewarta : Arizbroadcaster
Editor : Arizbroadcaster

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.