banner 468x60 banner 468x60

Sidang Lanjutan Ujaran Kebencian, JPU Tanggapi Eksepsi Penasehat Hukum Isa Anshari

Trigger Netmedia - 17 Desember 2018
Sidang Lanjutan Ujaran Kebencian, JPU Tanggapi Eksepsi Penasehat Hukum Isa Anshari
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Pengadilan Negeri (PN) Ketapang menggelar sidang lanjutan kasus ujaran kebencian terhadap terdakwa Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Isa Anshari.

Sidang lanjutan dengan agenda tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas Eksepsi atau nota keberatan dari penasehat hukum terdakwa, Senin (17/12).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lasido menyatakan bahwa keberatan penasehat hukum terdakwa tidaklah benar. Dikatakan, bahwa pihaknya dalam menyusun dakwaan sudah berpatokan dengan aturan dan sudah cermat.

“Bahkan, terlihat fakta yaitu surat dakwaan JPU telah diuraikan secara lengkap mengenai unsur-unsur tindak pidana, sesuai pasal yang didakwakan kepada terdakwa, baik dalam dakwaan pertama maupun dalam dakwaan kedua,” kata JPU Lasido saat menyampaikan tanggapan JPU di persidangan.

Baca juga  Pencarian CVR Sriwijaya Air SJ 182: Sinyal Mati dan Casing Terlepas

Selanjutnya, kata Lasido, surat dakwaan JPU telah menyebutkan waktu dan tempat kejadian tindak pidana yang dirumuskan secara alternaftif. Kemudian mengenai cara melakukan tindak pidana yang termasuk syarat materiil surat dakwaan telah dirinci secara jelas dalam dakwaan.

“Surat dakwaan kami sudah disusun secara cermat, jelas dan lengkap sehingga tidak tidak ada hal yang dapat dipertentangkan lagi terkait surat dakwaan yang telah kami susun,” tegasnya.

Sementara, Penasehat Hukum terdakwa, Syarif Kurniawan menilai surat dakwaan JPU tidaklah cermat lantaran didalamnya tidak menceritakan awal kronologis penyebab kenapa kliennya membuat status facebook, padahal menurutnys tentu reaksi yang ditunjukkan kliennya merupakan bentuk pembelaan terhadap suku dan agama yang dinilai dilecehkan oleh Mantan Gubernur Kalbar dalam sebuah videonya.

Baca juga  Lima Fraksi Setujui Pertanggungjawaban APBD TA 2018, Dua Fraksi Tak Memberikan Pendapat

“Harusnya disebutkan awal kronologisnya yang berisi video statmen Cornelis, itu kenapa kita beranggapan JPU kurang cermat,” akunya.

Syarif Kurniaean berharap majelis hakim untuk dapat mengabulkan eksepsi yang diajukan pihaknya, Dan berharap pada putusan sela yang akan disampaikan esok, Selasa (18/12) dapat memutuskan sesuai fakta yang ada.

“Kita yakin hakim bisa melihat yang sebenarnya,” ujarnya.

Majelis Hakim PN Ketapang yang mengadili perkara tersebut dipimpin langsung Hakim Ketua Iwan Wardhana, dengan hakim anggota Ersin dan Hendra. Majelis hakim telah menerima tanggapan JPU tentang eksepsi dari penasehat hukum terdakwa kemudian menyampaikan bahwa sidang akan dilanjutkan pada Selasa (18/12) dengan agenda pembacaan Sela.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X