banner 120x600 banner 120x600

Penerbitan DPR RI Monitoring ke Perpustakaan UB Dan UM

Penerbitan DPR RI Monitoring ke Perpustakaan UB Dan UM
banner 120x600
banner 468x60

Tim monitoring dan evaluasi (Monev) yang dipimpin Kepala Bagian Penerbitan Dadang Prayitna melaksanakan kunjungan untuk mengetahui data persebaran majalah dan buletin Parlementaria di Malang, Kamis (6/12/2018). Tempat yang menjadi tujuan adalah Perpustakaan Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Malang (UM).

Dalam kesempatan itu Dadang menyampaikan kepada masing-masing pengurus perpustakaan bahwa tugas monitoring dan evaluasi Penerbitan DPR RI tidak lain untuk memperkuat data persebaran majalah yang telah diproduksi DPR RI di Kota Malang.

“Perlu kami sampaikan maksud dan tujuan kami melakukan kunjungan tidak lain untuk mengetahui sampai sejauh mana pendistribusian majalah dan buletin Parlementaria di kota ini. Sudah berjalan baik atau menemui hambatan dalam perjalanan pendistribusiannya, serta berapa kali dibaca,” tutur Dadang.

Baca juga  Google Pamer Fitur 'Remas' di Pixel 3

Hal tersebut langsung dijawab oleh Kepala Perpustakaan UB, Johan Andoyo Effendi Noor yang menyatakan bahwa sejauh ini majalah dan buletin Parlementaria selalu disusun rapi begitu datang. Namun, karena dipampang di tempat terbuka maka tidak bisa tercatat. Akan tetapi untuk majalah yang dipinjam nanti akan kita buka datanya,” ujar Johan.

Sementara itu mewakili Kepala Perpustakaan UM, Setiawan menjelaskan bahwa Parlementaria merupakan bentuk media informasi lain yang menyuguhkan berita tentang kegiatan politisi parlemen secara menyeluruh. Menurutnya akan sangat bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat di UM.

“Memang majalah dengan jenis seperti Parlementaria ini, merupakan bentuk informasi yang sangat dibutuhkan oleh orang perpustakaan seperti kita dan juga mahasiswa yang memiliki banyak jurusan yang berbeda antara satu dengan yang lain. Dan jika tujuan dari tim ini untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait pendistribusian majalah, kami sudah mengantonginya. Nanti bisa kita diskusikan,” tukas Setiawan. (ep)

Baca juga  Citra Satelit Resolusi Canggih Cari Titik Terparah Gempa Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.