TNI dan POLRI Tangkap Penyeludupam Batu Antimoni

  • Bagikan
banner 468x60

PUTUSSIBAU (triggernetmedia.com) – Upaya penyeludupan batu yang diduga jenis Antimoni seberat 4,5 ton, yang akan di bawa ke Negara tetangga Malaysia di daerah perbatasan digagalkan petugas.

“Truk pengangkut bongkahan batu antimoni secara ilegal itu kami tangkap di Desa Sebindang, Kecamatan Badau,” kata Komandan Batalyon Satgas Pamtas Yonif 320/BP, Letkol Inf Imam Wicaksana, Kamis (29/11).

Letkol Inf Imam Wicaksana mengatakan kendaraan jenis Dum Truck Tidak sebagai pengangkut batu antimoni itu ditangkap bersama supirnya berinisial RY (24). RY diamankan sekira pukul 09.00 WIB (28/11).

“Tim gabungan TNI Pamtas dan kepolisian Polres Kapuas Hulu melakukan patroli bersama di jalur tak resmi. RY kita tangkap disitu,” sebutnya.

Baca juga  Kapolsek Menjalin Tekankan Anggotanya Dukung Konsep Presisi Kapolri

Batu antimoni berasal dari daerah Riam Menggelai, Kecamatan Boyan Tanjung. Batu tersebut ditencanakan diangkut ke Putussibau, kemudian dibawa ke perbatasan untuk diseludupkan ke Malaysia.

“Berdasarkan penjelasan RY dia mengambil batu antimoni itu dia mendapatkan upah 600 ribu rupiah,” kata Komandan Batalyon Satgas Pamtas Yonif 320/BP Inf Imam Wicaksana.

Truk pengangkut batu antimoni sebelumnya melintasi Pos Satpam perumahan perkebunan kelapa sawit menuju jalan tidak resmi, untuk bongkar muat di dekat perbatasan Indonesia – Malaysia. Sekira pukul 09.50 WIB, sopir pengangkut batu antimoni bertemu dengan tim yang sedang patroli.

“Jadi, sopir bersama truk berisikan bongkahan batu antimoni itu ditahan dan kepada sopir dilakukan pemeriksaan yang kemudian akan diserahkan kepada pihak Bea Cukai Badau, dan kasus tersebut masih dalam pengembangan,” ujar Danyon Satgas Pamtas Yonif 320/BP Inf Imam Wicaksana.

Baca juga  Benarkah Kontrasepsi Hormonal Pengaruhi Suasana Hati? Ini Kata Ahli

Jumlah batu alam seberat 4,5 ton yang ditangkap aparat (TNI/Polri) ditaksir mencapai 50 dolar/kg, dengan perkiraan kerugian negara sebesar 225.000 dolar Amerika.

Batu antimoni merupakan sarana membuat senjata ringan, dan peluru peledak (tracer bullets), detektor infra merah dan beberapa kegunaan lainnya.

“Jadi batu antimoni itu banyak kegunaannya. Dan apabila hal tersebut disalah gunakan bukan hanya merugikan negara. Namun, sekaligus ancaman untuk negara,” kata Danyon Satgas Pamtas Yonif 320/BP Inf Imam Wicaksana.

Pewarta : Lay
Editor : Arizbroadcaster

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *