banner 120x600 banner 120x600

Tim SAR gabungan evakuasi mayat korban kapal KLM di Perairan Mangkut

banner 120x600
banner 468x60
Jenazah korban yang berhasil dievakuasi dan teridentifikasi langsung diserahkan Tim SAR gabungan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Warga di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang dihebohkan dengan adanya penemuan dua mayat di perairan Kendawangan, Selasa (6/11). Satu mayat teridentifikasi bernama Amar (50) korban Kapal Layar Motor (KLM) Arta Ilahi pembawa garam yang beberapa hari lalu tenggelam di Perairan Mangkut, Kendawangan, sedangkan potongan mayat lainnya belum diketahui identitasnya.

“Tim Sar gabungan terdiri dari empat anggota Basarnas Ketapang, dua Anggota TNI AL Kendawangan, dua anggota marinir Patroli Kendawangan serta dua orang keluarga korban kapal Arta Ilahi, saat ini masih giat melakukan pencarian. Korban dua jenazah berhasil ditemukan, dan satu sudah teridentifikasi,” kata anggota Satpol Air Kendawangan, Brigadir Wahyu, Rabu, (7/11).

Brigadir Wahyu menyatakan 1 jenazah ditemukan tanpa identitas dan tidak dapat di identifikasi. Dikatakan, kondisi tubuh jenazah yang sudah tidak utuh lagi karena bagian kepala, tangan dan kaki sudah hilang.

“Mayat tersebut ditemukan pada koordinasi 03, 19′,218″S 110, 21′, 056″ E sekitar pukul 14.20 WIB, dan langsung dievakuasi dibawa ke pelabuhan Kendawangan pada pukul 18.20. Kemudian diserahkan ke Mapolsek Kendawangan. Setelah melalui kesepakatan jenazah dikebumikan di Kendawangan,” ujarnya.

Sedangkan penemuan terhadap mayat Amar (50) penumpang kapal Arta Ilahi yang tenggelam beberapa waktu lalu, ditemukan oleh keluarga korban yang ikut mencari menggunakan motor nelayan pada koordinat 03, 31′ 1218″ S 110,14′, 1630″ E. Jenazah Amar kemudian dibawa ke dermaga pelabuhan kendawangan pada pukul 23.10 WIB, dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban yang hendak membawa jenazah untuk dimakamkan di Desa Kali Nilam, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang.

Baca juga  Empat Tahun Terakhir, LPSK Terima 926 Permohonan Perlindungan Anak

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Heri Marantika, membenarkan mayat yang ditemukan pihaknya di perairan Kendawangan merupakan ABK Kapal Arta Ilahi yang beberapa hari lalu tenggelam di perairan Kendawangan.

“Informasi sudah A1 dari pihak keluarganya kalau mayat tersebut penumpang kapal Arta Ilahi yang beberapa hari lalu tenggelam,” ucapnya.

Heri Marantika mengatakan tim gabungan masih terus melakukan pencairan terhadap korban.

“Informasi kita terima pukul 21.30 WIB, setelah kita evakuasi kita bawa ke Pol Air Kendawangan dan kemudian kita panggil pihak keluarganya untuk diserahkan sekitar pukul 01.30 dini hari,” terangnya.

Humas Polres Ketapang, Ipda Matalib menegaskan penemuan terhadap kedua mayat korban pada saat pencarian sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca juga  Rakor Sinergitas Penyidik Polri - PPNS Wujudkan Profesionalisme

“Saat itu Radio RIB Basarnas mendapat panggilan radio dari kapal tuck boad yang tidak menyebutkan identitas kapal. Mereka yang memberitahukan koordinat keberadaan sesosok jenazah yang sedang mengapung dan sudah tidak utuh,” kata Ipda Matalib.

Setelah mendatangi TKP, lanjut Ipda Matalib, sekitar pukul 14.05 WIB tim gabungan menemukan sesosok mayat yang langsung dievakuasi dan dimasukkan ke kantong jenazah untuk dibawa ke dermaga pelabuhan kendawangan.

“Setelah melalui musyawarah antara tokoh masyarakat, perangkat desa dan pihak terkait, jenazah tidak utuh langsung dikebumikan di Kendawangan,” pungkasnya.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.