banner 120x600 banner 120x600

KKR Bangun Pasar Rakyat tingkatkan kesejahteraan masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

KUBU RAYA (triggernetmedia.com) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen untuk melakukan penyempurnaan penataan pasar rakyat secara bertahap. Penyempurnaan penataan pasar dilakukan melalui program penataan pedagang kaki lima dan asongan, yang terimplementasi melalui kegiatan pembangunan pasar rakyat.

“Pembangunan tersebut didukung Dana Alokasi Khusus dan APBD Kabupaten Kubu Raya,” kata Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat meresmikan Pasar Rakyat Sejati di Jalan H. Muksin Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Selasa (6/11).

Rusman menuturkan pada tahun 2017, pemerintah daerah telah membangun dua unit pasar di Desa Rasau Jaya 1 dan Desa Parit Baru. Dan di tahun 2018, kedua pasar tersebut dilanjutkan penataan dan penambahan fasilitasnya melalui dana APBD Kabupaten Kubu Raya agar dapat segera difungsikan.

“Tahun 2018 juga, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sudah membangun empat unit pasar melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian Perdagangan RI, yakni di Desa Parit Baru, Desa Kuala Dua, Desa Rasau Jaya, dan Teluk Pakedai,” ujar Rusman Ali.

Kesemua pasar ini, kata bupati Ruang Ali diperuntukkan bagi pedagang yang belum memiliki tempat berjualan yang layak. Dirinya berharap semua pasar yang ada sudah bisa difungsikan pada awal tahun nanti,” ucapnya.

Salah satu misi pemerintah daerah yakni membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi sesuai potensi wilayah, maka pasar perlu ditata dan dikelola secara profesional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Bupati Rusman Ali mendorong Pasar Sejati Desa Parit Baru sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi daerah.

Baca juga  UAS Hadiri Wisuda Hafidz Hafidzah di Pontianak

“Harapannya akan memberi efek berganda pada sektor lainnya dalam upaya mewujudkan Kubu Raya yang maju disektor ekonomi,” sebut Rusman Ali.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya, Nora Sari Arani, mengatakan Pasar Rakyat Sejati mulai dibangun pada tahun 2017. Pasar Sejati memiliki 72 lapak dan 4 kios, yakni 1 kios sekretariat, 2 kios sembako, dan 1 kios beras lokal Kubu Raya.

“Halaman pasar dimanfaatkan juga untuk pusat jajanan serba ada atau pujasera yang menampung usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM. Kios dan lapak tidak diperjualkan karena merupakan aset Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.

Nora menerangkan sejumlah komoditas yang dijual 95 persen merupakan hasil bumi Kubu Raya berupa hasil pertanian, perikanan, peternakan, dan lain-lain. Sedanhkan jam operasional pasar mulai pukul 05.00 sampai 15.00 WIB.

“Pasar Rakyat Sejati akan menjadi pasar percontohan dalam lima hal. Yakni tertib ukur di mana peralatan alat ukur takar timbang telah ditera oleh UPTD Metrologi Legal. Kemudian pasar bebas dari bahan berbahaya, di mana komoditas telah diuji oleh BPOM dan Dinas Kesehatan. Selanjutnya pasar bersih, di mana setiap pekan ada kegiatan Jumat Bersih Pedagang, Dan terakhir pasar hijau atau green market, yakni menyediakan tanaman hijau dan tanaman hias untuk menciptakan lingkungan sehat,” sebut Dia.

Baca juga  Nora Alexandra, Istri Jerinx yang Setia Mendukung

Pasar Rakyat Sejati kini sudah dilengkapi dengan tempat pembuangan sementara, jaringan internet nirkabel gratis, pelayanan transaksi keuangan mobil Bank Kalbar, bak air sumur bor, layar monitor harga, pengawas pasar, kios beras lokal Kubu Raya untuk kesejahteraan petani, dan bantuan dana CSR Bank Kalbar untuk pedagang.

Pemerintah kecamatan dan masyarakat umumnya mengapresiasi bergulirnya pembangunan Pasar Rakyat yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus. Diharapkan program pembangunan dapat terus dikembangkan, mengingat masih luasnya lahan yang tersisa untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kubu Raya.

Pewarta : Rio / Humas Pemkab. Kubu Raya
Editor : Yulia Ramadhiyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.