Nonton balapan liar, remaja ini tertembak peluru Polisi

Trigger Netmedia - 29 Oktober 2018
Nonton balapan liar, remaja ini tertembak peluru Polisi
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Seorang remaja, warga Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan menjadi korban penembakan oknum Anggota Polsek Pelabuhan Ketapang, di Jalan R Suprapto, Minggu dini hari (28/10). DH hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agoesdjam Ketapang, DH mengalami luka tembak di bagian lutut kanan.

“Saat kejadian saya sedang berada diluar rumah, Minggu dinihari sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu saya melihat mobil patroli yang membubarkan para pembalap liar di kawasan Jalan R Suprapto. Pertama sidak yang balap bubar, tapi setelah itu balap lagi. Kemudian ada polisi gunakan dua motor KLX membubarkannya lagi,” ungkap DH.

Berselang kemudian, kata DH saat itu dirinya berada diseberang jalan, Dia melihat sebuah mobil bewarna merah yang parkir di deretan hotel aston Ketapang. Saat itu dirinya mengaku tak menaruh curiga terhadap mobil tersebut.

“Pertama kaca mobil tertutup, selang beberapa menit kaca mobil terbuka dan orang dari dalam mobil kemudian menembak ke arah atas sekali dan langsung menembak ke arah dirinya,” ujarnya.

DH terkejut atas aksi pelaku. Namun, Dia mengingat pelaku berambut pendek dan menggunakan baju kaos bewarna hitam. DH bersama rekannya saat itu ketakutan, dan langsung memacu kendaraan mereka.

Baca juga  Peringatan Hari Guru di Kubu Raya

“Pertama tak terasa sakit, tapi setelah dekat lampu merah, kepala saya pusing lihat sudah banyak darah keluar dari kaki saya, dan saya tidak sadarkan diri. Saya merasa trauma, tidak buat kesalahan, apalagi punya musuh. Berharap pelaku diproses hukum,” ujarnya.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat melalui Paur Subbag Humas, Ipda Matalib membenarkan kejadian penembakan yang dilakukan oleh oknum anggota Polsek Pelabuhan Polres Ketapang, pada Minggu (28/10) sekitar pukul 02.30 WIB.

“Oknum anggota yang melakukan penembakan berinisial R. Saat ini kasusnya ditangani langsung Propam Polres Ketapang bahkan ada Provost dari Polda yang turun ke Ketapang untuk kasus ini,” kata Ipda Matalib di Mapolres Ketapang, Senin (29/10).

Kejadian penembakan, kata Ipda Matalib bermula saat Polres Ketapang melakukan giat rutin setiap malam minggu guna menjaga keamanan Ketapang yang mana seluruh anggota Polsek ikut diperbantukan termasuk oknum anggota yang melakukan penembakan tersebut.

Baca juga  164 PAUD Terima Bantuan Hibah dari Pusat

“Kebetulan oknum anggota itu lewat didepan Aston melihat ada orang nongkrong-nongkrong jam segitu dianggap preman, sebagai seorang Polri insting timbul dan kemudian meletupkan senjatanya keatas. Jadi niatnya bukan menembak pelaku melainkan nembak keatas dan korban terkena peluru pantulan,” jelasnya.

Ipda Matalib mengatakan saat kejadian oknum anggota tidak melihat dengan jelas korban merupakan anak dibawah umur. Lantaran dilokasi Jalan R Suprapto merupakan lokasi sering dijadikan ajang balap liar.

“Jadi wajar insting seorang Polri hendak mengamankan lokasi tersebut. Yang jelas penembakan tidak ada intruksi dari pimpinan, mungkin karena tak lepas dari insting Polri serta usia oknum anggota yang masih memiliki ego tinggi serta kondisi oknum anggota letih. Namun apapun alasannya proses hukum tetap berjalan dan jika terbukti dengan sengaja melakukan penembakan maka bisa saja dilakukan pemecatan,” ucapnya.

Kasus penembakan tersebut kini viral dimedsos. Warga Ketapang diantaranya mengecam dan berharap tindakan oknum polisi yang tidak sepantasnya dilakukan terhadap korban anak dibawah umur untuk diproses secara internal dan proses hukum.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

Tinggalkan Komentar

Streaming

Close Ads X